3 Opsi Jadwal Lanjutan Liga 1 dan Tetap Berakhir di April 2023, Pelatih Bali United Teco Angkat Bicara

Bola.com, Bali - Rapat antara PT Liga Indonesia Baru (LIB) dengan klub kontestan Liga 1 2022/2023 sudah berakhir pada Jumat (04/11/2022). PT LIB mengungkapkan jika ada tiga opsi tanggal untuk memutar kembali kompetisi musim ini.

Tanggal-tanggal tersebut adalah 18 November, 25 November, dan 2 Desember. Adapun 16 April 2023, ditetapkan sebagai tanggal berakhirnya Liga 1 musim ini.

Nah untuk format kompetisi sendiri, masih memakai format home-away. Namun masih ada opsi jika kompetisi akan digelar dengan format bubble to bubble.

Dengan tertundanya Liga 1 yang kemungkinan akan memakan waktu dua bulan, jelas ini akan merugikan. Terutama merugikan klub.

Pasalnya, jadwal akan semakin padat. Padahal, April 2023 memang adalah bulan berakhirnya Liga 1 musim ini ketika tidak dihentikan pasca tragedi Kanjuruhan.

 

Masih Menunggu Surat Resmi

Melihat kondisi ini, Pelatih Bali United Stefano Cugurra Teco angkat bicara. Teco masih ingin menunggu kepastian terkait lanjutan Liga 1.

"Kami masih menunggu surat resmi dari PSSI untuk kami tahu kapan bisa main lagi," bebernya.

Meskipun kemungkinan besar formt home-away masih tetap dilakukan, tetapi masih tidak tertutup kemungkinan jika sistem bubble to bubble kembali diterapkan.

Melihat kondisi ini, mantan Pelatih Persija Jakarta tersebut menolak jika Liga 1 kembali menggunakan format bubble to bubble.

"Saya pikir waktu main dengan sistem bubble, semua tim bisa rugi finansial. Tim harus bayar hotel, makanan, sewa lapangan, sewa bus dan sebagainya. Terus tim bisa bermain jauh dari suporter," tegasnya.

 

Jadwal Padat

Sayangnya anak asuh Stefano Cuggura
Sayangnya anak asuh Stefano Cuggura

Kemungkinan padatnya jadwal kompetisi juga dikomentari oleh pelatih kelahiran Rio De Janeiro, Brasil ini.

Bisa saja dalam sebulan pertama ketika Liga 1 mulai berjalan kembali, masing-masing tim akan bermain enam kali dalam sebulan. Menurutnya bermain 5-6 kali dalam sebulan adalah kondisi yang kurang ideal.

"Ya pasti main enam kali dalam satu bulan, tidak ideal. Tapi lebih bagus kami main enam kali dalam sebulan daripada tidak bermain sama sekali," ucapnya.

 

Sulit Dapat Lawan Uji Coba

Liga 1 - Ilustrasi Logo Bali United BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)
Liga 1 - Ilustrasi Logo Bali United BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)

Meskipun ada tiga opsi jadwal, tapi jadwal memang belum pasti dan belum ada surat resmi kapan kompetisi akan kembali digulirkan.

Bali United sendiri masih menunggu. Sembari menunggu, latihan terus dilakukan. Namun agenda uji coba agar pemain tidak jenuh, masih belum ada. Agenda uji coba sejauh ini hanya sekadar wacana.

Teco pun memiliki alasannya. Kondisi Bali United berbeda dengan tim-tim lain terutama di Pulau Jawa yang cukup mudah melakukan uji coba.

"Di Bali, hanya ada satu tim. Tidak mudah untuk mendapatkan jadwal uji coba. Kalau kami ingin uji coba, harus keluar kota terlebih dahulu. Lebih baik di sini dulu. Saya dengar juga tim Liga 3 di Bali sudah berhenti latihan," tutup Teco.