3 Pemain Arema FC yang Wajib Diwaspadai Persikabo 1973: Tanpa Pilar Asing, Pemain Lokal pun Berbahaya

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Malang - Arema FC akan menghadapi Persikabo 1973 dalam pertandingan pertama Grup A Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (21/3/2021). Dalam laga yang disiarkan langsung oleh Indosiar itu, Arema FC bakal mengandalkan pemain lokal mengingatkan kondisi dua pemain asing asal Brasil yang dibawa oleh Kuncoro belum fit.

Stoper Arema FC, Caio Ruan, belum pulih 100 persen dari cedera. Sementara playmaker Bruno Smith belum bisa mengejar kondisi fisik pemain lain karena baru bergabung satu pekan sebelum turnamen ini digelar.

Tanpa pemain asing pada laga pertama di Piala Menpora 2021 tak membuat Arema FC menjadi lemah. Tim berjulukan Singo Edan itu masih punya sederet pemain andalan.

Persikabo 1973 pun wajib mewaspadai mereka. Apalagi Arema FC masih menjadi tim terbanyak yang menyumbangkan pemain ke Timnas Indonesia.

Artinya, kualitas pemain lokal Arema FC benar-benar tidak bis diragukan. Kali ini, Bola.com melihat ada 3 pemain Arema FC yang wajib diwaspadai oleh Persikabo 1973.

Dedik Setiawan

Penyerang Arema FC, Dedik Setiawan. (Bola.com/Iwan Setiawan)
Penyerang Arema FC, Dedik Setiawan. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Penyerang Arema FC yang satu ini sempat menghilang karena menjalani pemulihan setelah operasi lutut pada 2019. Piala Menpora 2021 ini menjadi pertama kalinya dia kembali beraksi di lapangan hijau.

Sebenarnya pada musim 2020 Dedik bisa kembali bermain lagi. Namun, ketika sudah siap kembali ke lapangan hijau, Liga 1 dihentikan karena pandemi COVID-19.

Dalam laga perdana di Piala Menpora 2021 ini, Dedik Setiawan disiapkan untuk menjadi starter. Selama persiapan, dia terlihat lebih matang. Trauma cedera seakan tidak membekas.

Ketika menjalani laga uji coba menghadapi Madura United di Stadion Kanjuruhan beberapa waktu lalu, Dedik tidak ragu berduel keras dengan bek kanan.

"Alhamdulillah saya sudah pulih sepenuhnya. Saat kompetisi terhenti, ada waktu tambahan bagi saya untuk memulihkan kondisi hingga benar-benar mencapai 100 persen," ujar Dedik.

Selama persiapan, ada sedikit perubahan dari cara bermain Dedik Setiawan. Dia terlihat lebih cerdik, tak sekadar mengandalkan kecepatan saja.

Beberapa kali dia mencetak gol saat laga uji coba dengan tendangan yang tidak terlalu keras tapi terarah. Hal itu berbeda dengan beberapa musim lalu ketika Dedik lebih banyak berlari dan mengandalkan tendangan yang keras.

Kushedya Hari Yudo

Penyerang Arema FC, Kushedya Hari Yudo. (Bola.com/Iwan Setiawan)
Penyerang Arema FC, Kushedya Hari Yudo. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Boleh dibilang Yudo merupakan pemain Arema FC yang paling bersinar sejak tahun lalu. Pada pertandingan pertama Arema FC pada Liga 1, dia berhasil mencetak dua gol ke gawang Tira Persikabo.

Kini dia bertemu lagi dengan tim yang sama tapi sudah berganti nama menjadi Persikabo 1973 di pertandingan pertama Piala Menpora 2021. Kepercayaan diri striker berusia 27 tahun itu makin tinggi karena dia mulai menjadi langganan Timnas Indonesia.

Dia tidak malu-malu jika memiliki hasrat untuk menjadi top scorer turnamen ini. "Ingin dalam setiap pertandingan bisa mencetak gol, karena itu tugas striker," ujar Yudo.

Kebetulan dalam turnamen pramusim kali ini tidak semua klub menggunakan jasa striker asing. Arema FC pun bertumpu kepada Yudo, karena striker asing yang dibidik baru didatangkan ketika sudah ada kejelasan mengenai Liga 1 2021.

Yudo berpotensi mengacak-acak pertahanan Persikabo 1973. Ini sudah teruji ketika dia membela Timnas Indonesia proyeksi SEA Games 2021 pada awal bulan lalu dalam laga uji coba kontra Persikabo 1973. Yudo memang tidak mencetak gol, tapi dia memberikan assist untuk gol kedua Timnas Indonesia yang dicetak Muhammad Rafli.

Bagas Adi Nugroho

Bek Arema FC, Bagas Adi Nugroho. (Bola.com/Iwan Setiawan)
Bek Arema FC, Bagas Adi Nugroho. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Posisinya memang seorang stoper, tapi bek berkaki kidal ini bisa membahayakan gawang Persikabo 1973. Bagas dipercaya menjadi eksekutor tendangan bebas untuk jarak dekat. Dalam latihan dan uji coba, Bagas beberapa kali membuat tendangan bebas melengkung nan indah.

"Bagas punya akurasi tendangan yang bagus. Kalau tidak salah, di Timnas Indonesia U-22 dia pernah mencetak gol lewat tendangan bebas. Jadi dia menjadi satu di antara beberapa eksekutor tendangan bebas Arema," ujar pelatih sementara Singo Edan, Kuncoro.

Ketika Arema FC beruji coba menghadapi Madura United di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada 15 Maret lalu, Bagas Adi Nugroho nyaris mencetak gol lewat tendangan bebas.

Namun, tembakannya masih membentur mistar gawang. Meski tidak berujung gol, itu jadi sinyal bahaya bagi lawan-lawan Arema FC yang melakukan pelanggaran di depan kotak penalti.

Video