3 Pemain Arema FC yang Bakal Mematikan Duo PSIS, Taisei Marukawa dan Carlos Fortes pada BRI Liga 1

Bola.com, Malang - Arema FC coba bangkit setelah hasil buruk di pekan pertama BRI Liga 1 2022/2023. Tim berjuluk Singo Edan ingin mencari poin yang hilang setelah kalah telak 0-3 di kandang Borneo FC pada 24 Juli lalu.

Namun bukan perkara mudah bagi Arema untuk bangkit. Meskipun pekan kedua mereka bermain di kandang sendiri, Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (30/7/2022).

Lawan yang dihadapi adalah PSIS Semarang. Tim tangguh yang tengah memburu kemenangan pertama musim ini. Karena di pertandingan pertama mereka ditahan tim promosi Rans Nusantara di Stadion Jatidiri, Semarang.

Ditambah lagi PSIS membawa skuat lengkap ke Malang. Dua pemain tajam di lini depan Taisei Marukawa dan Carlos Fortes hadir dalam lawatan ini.

 

Pemain yang Bisa Mematikan Duo Fortes dan Marukawa

<p>Taisei Marukawa (kanan) dan Carlos Fortes (kiri) sudah mengikuti sesi latihan PSIS Semarang di Stadion Citarum pada Rabu (25/5/2022). (Dok. PSIS Semarang)</p>

Taisei Marukawa (kanan) dan Carlos Fortes (kiri) sudah mengikuti sesi latihan PSIS Semarang di Stadion Citarum pada Rabu (25/5/2022). (Dok. PSIS Semarang)

Marukawa akan tampil sejak menit awal. Sedangkan Fortes disiapkan jadi senjata rahasia. Karena dia baru pulih dari cedera. Tapi, tetap ada kans Fortes jadi starter atau masuk sebagai pengganti.

Arema sendiri sudah menyiapkan pemain untuk mematikan duet tajam PSIS tersebut. Berikut tiga pemain yang bakal jadi lawan seimbang bagi Fortes dan Marukawa.

 

 

Sergio Silva

Bek Arema, Sergio Silva. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Bek Arema, Sergio Silva. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bek asal Portugal ini bakal dapat tugas mengawal Fortes. Karena dari segi postur hingga pengalamannya bisa jadi lawan sepadan. Apalagi Sergio sudah cukup lama mengenal Fortes. Keduanya lama bermain di kasta kedua Liga Portugal. Musim lalu mereka jadi rekan satu tim di Arema.

Saat semifinal Piala Presiden, dia mampu mematikan pergerakan Fortes. Terutama dalam leg pertama di Semarang. Waktu itu Fortes memang punya beberapa peluang emas. Namun tak ada yang bisa berbuah gol.

Dari segi postur, Sergio masih kalah jangkung dari Fortes. Namun dia pintar menutup ruang gerak lawan. Tak jarang dia melakukan blok demi menutup ruang tembak Fortes.

 

 

 

Bagas Adi

Bek Arema FC, Bagas Adi Nugroho. (Bola.com/Iwan Setiawan)
Bek Arema FC, Bagas Adi Nugroho. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Saat dipasang jadi striker tunggal, Fortes lebih sering berlari ke arah Bagas. Dia seperti menghindari kawalan Sergio. Karena dari segi postur, Bagas tidak setinggi Sergio. Namun, ada kelebihan yang dimiliki Bagas.

Di semifinal pertama Piala Presiden, hadangan Bagas membuat Fortes tak bisa melanjutkan pertandingan karena cedera. Selain itu, beberapa kali dia membuat striker 28 tahun itu tersungkur karena hadangan keras.

Jadi, kalah postur tak membuat Bagas kehilangan nyali untuk mengawal Fortes. Dia juga sudah hafal seperti apa cara bermain mantan striker Arema musim lalu itu. Ada kemungkinan Fortes merasa trauma saat menghadapi Bagas. Karena dia tak segan menghentikan pergerakan Fortes dengan pelanggaran.

 

 

 

Ahmad Alfarizi

Kapten Arema FC, Ahmad Alfarizi, antusias bermain satu lapangan Ronaldinho di Trofeo Meet the Star yang digelar Minggu (26/6/2022). (Bola.com/Iwan Setiawan)
Kapten Arema FC, Ahmad Alfarizi, antusias bermain satu lapangan Ronaldinho di Trofeo Meet the Star yang digelar Minggu (26/6/2022). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Seharusnya, bek kanan Arema yang sibuk mengawal Taisei Marukawa. Hanya saja dalam laga ini, Rizky Dwi, tak bisa tampil karena hukuman kartu merah di laga sebelumnya. Kemungkinan besar kapten Arema, Ahmad Alfarizi yang digeser sebagai bek kanan.

Alfarizi punya kemampuan saat adu cepat dengan Marukawa. Karena bek yang satu ini dikenal agresif di belakang. Dia sudah sering berhadapan dengan para winger cepat. Termasuk Marukawa. Beberapa kali Marukawa tak bisa berbuat banyak saat menghadapi Arema.

Alfarizi tak akan memberikan banyak ruang untuk pemain asal Jepang itu. Karena jika dibebaskan, Marukawa bisa dengan cepat melakukan tusukan kedalam kotak penalti Arema. Seperti yang sering diperlihatkannya musim lalu.

Yuk Lihat Peta Persaingan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel