3 Pemain Arema yang Berpotensi Permalukan Persebaya Saat Bertemu di BRI Liga 1: Lini Depan Singo Edan On Fire

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Lini depan Arema FC mulai menunjukkan tajinya di BRI Liga 1 2021/2022. Carlos Fortes, Kushedya Hari Yudo, M. Rafli hingga Dedik Setiawan sudah mencatatkan namanya di papan skor.

Deretan striker di atas sudah bisa dimainkan dalam laga sarat gengsi lawan Persebaya Surabaya di Stadion Manahan Solo, Sabtu (06/11/2021).

Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida tinggal memilih siapa yang paling siap untuk tampil. Tentunya sesuai dengan kebutuhan strategi yang akan dipakai. Karena kondisi mereka tidak diganggu cedera.

Hanya saja, Almeida masih sering gonta-ganti komposisi pemain di lini depan. Kadang menurunkan trisula, Fortes, Dedik, dan Yudo. Tapi pernah juga memakai trio lokal, Rafli, Yudo dan Dedik.

Secara hasil, dalam 7 laga Arema tak tersentuh kekalahan. Selain itu, enam laga terakhir, lini depan Arema selalu menyumbangkan gol.

Grafik positif tentunya. Karena pada awal musim, Arema sempat bermasalah dengan penyelesaian akhir para strikernya. Sehingga mereka mengandalkan pemain tengah untuk mencetak gol.

Lantas, siapa yang akan jadi andalan dalam menjebol gawang Persebaya? Bola.com melihat ada 3 nama yang berpotensi mempermalukan salah satu rival kental tersebut.

Kushedya Hari Yudo

Penyerang Arema FC, Kushedya Hari Yudo, berselebrasi setelah mencetak gol ke gawang Persita Tangerang dalam pertandingan pekan kesembilan BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Sultan Agung Bantul, Rabu (27/10/2021). Arema dan Persita berbagi poin setelah bermain imbang 2-2. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Penyerang Arema FC, Kushedya Hari Yudo, berselebrasi setelah mencetak gol ke gawang Persita Tangerang dalam pertandingan pekan kesembilan BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Sultan Agung Bantul, Rabu (27/10/2021). Arema dan Persita berbagi poin setelah bermain imbang 2-2. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Musim ini Yudo lebih sering main di sayap bersama Arema FC. Terkadang di kanan, beberapa momen dia berpindah ke sektor kiri. Meski demikian, naluri golnya tak luntur.

Justru dua laga sebelumnya, striker 28 tahun ini selalu menyumbangkan gol. Artinya, dia termasuk pemain yang sedang on fire.

Posisinya yang sering tak terduga bisa memberi kejutan bagi lini belakang Persebaya. Karena Yudo bisa menyelinap ke dalam kotak penalti lawan untuk menyelesaikan peluang yang didapat. Selain itu, dia mulai padu dengan Fortes. Gol yang dicetaknya ke gawang Madura United, 1 November lalu bermula dari kolaborasi keduanya.

Selain on fire untuk perihal produktifitas, aksi individunya juga mulai sering terlihat. Cepat, ngotot dan skill bagus membuat pemain yang mengawalnya keteteran. Ini jadi warning bagi pemain Persebaya yang akan mengawalnya nanti.

M. Rafli

M. Rafli. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
M. Rafli. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Pemain yang bisa jadi gelandang maupun striker ini sudah mencetak dua gol. Semuanya lahir dari tendangan bebas. Ketika cuaca hujan, kelebihannya mengeksekusi tendangan bebas bisa dimaksimalkan. Karena kiper lawan lebih sulit menangkap bola dalam kondisi basah.

Selain itu, kehadiran Rafli di lapangan membuat serangan Arema lebih tajam. Dia bisa membagi bola kepada Fortes atau Yudo. Dia mengaku lebih senang memberikan assist ketimbang mencetak gol.

Rafli pun menjalani peran berbeda ketika memperkuat Arema dan Timnas Indonesia. Ketika di Timnas, Rafli berstatus targetman. Tapi di Arema, dia lebih banyak jadi second striker atau gelandang serang.

Carlos Fortes

Pemain Arema FC, Carlos Fortes (kiri) melakukan selebrasi bersama Hanif Sjahbandi usai mencetak gol ke gawang Persipura Jayapura dalam laga pekan ke-5 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Madya, Jakarta, Rabu, (29/9/2021). Arema FC menang 1-0. (Bola.com/ M Iqbal Ichsan)
Pemain Arema FC, Carlos Fortes (kiri) melakukan selebrasi bersama Hanif Sjahbandi usai mencetak gol ke gawang Persipura Jayapura dalam laga pekan ke-5 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Madya, Jakarta, Rabu, (29/9/2021). Arema FC menang 1-0. (Bola.com/ M Iqbal Ichsan)

Produktifitasnya macet dalam dua laga terakhir ketika Arema bersua Persita Tangerang dan Madura United. Padahal dia sempat mencetak lima gol dalam empat laga.

Tapi, meski tak mencetak gol, dia masih sangat berbahaya di area pertahanan lawan. Ketika sulit mencetak gol karena kawalan ketat lawan, striker asal Portugal ini bisa jadi pemberi assist. Seperti yang diperlihatkannya saat pertandingan lawan Madura United.

Tapi, ketika pemain belakang Persebaya seperti Arif Satria atau Alie Sesay lengah, Fortes bisa memanfaatkan celah untuk mencetak gol. Karena melihat kemampuannya, dia termasuk striker komplit.

Punya skill, postur ideal untuk menahan bola atau duel bola atas. Ketika adu sprint juga ternyata Fortes tak kalah cepat. Laga lawan Persebaya ini bisa jadi momen mengembalikan produktifitasnya.

Di Mana Posisi Arema Saat Ini?

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel