3 Pemain Persik Segitiga Maut bagi Madura United di Piala Menpora

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Bandung - Para penggawa Persik Kediri harus kerja lebih keras lagi saat meladeni Madura United pada matchday keempat Grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (3/4/2021).

Pasalnya, Laskar Sappe Kerab bakal tampil habis-habisan. Karena ini merupakan laga terakhir, sekaligus penentuan langkah M. Fakhruddin dkk. perempatfinal.

Sementara Persik butuh kemenangan untuk menjaga kepercayaan publik Kediri. Hingga partai kedua, Faris Aditama dkk. belum meraih sebutir poin pun.

Tiga pemain Persik Kediri ini akan sangat berpengaruh untuk meraih angka pada pertandingan nanti. Baik saat bertahan maupun menyalurkan serangan ke depan.

Ibrahim Sanjaya

Striker PS Sleman, Derry Rachman Noor (kanan) berusaha menghalau bola dari bek Persik Kediri, Ibrahim Sanjaya dalam laga matchday ke-3 Grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Kamis (1/4/2021). PS Sleman menang 1-0 atas Persik. (Bol
Striker PS Sleman, Derry Rachman Noor (kanan) berusaha menghalau bola dari bek Persik Kediri, Ibrahim Sanjaya dalam laga matchday ke-3 Grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Kamis (1/4/2021). PS Sleman menang 1-0 atas Persik. (Bol

Pemain asal NTT ini telah tiga musim membela Persik Kediri. Ibrahim Sanjaya masih berusia muda, namun memiliki skill dan kecepatan saat menyisir sisi kanan lapangan.

Saat berlaga di Liga 2, Ibrahim Sanjaya tak hanya kuat dalam bertahan, tapi juga sangat agresif saat menyerang.

Jika Joko Susilo memberi kebebasan Ibrahim Sanjaya berimprovisasi, tak menutup kemungkinan dia bisa mengancam pertahanan Madura United lewat umpan silangnya.

Ibrahim Sanjaya juga bisa mempersulit penyerang sayap Madura United untuk menerobos lini pertahanan Macan Putih.

Dani Saputra

Dani Saputra, andalan Persik Kediri di sektor kiri. (Bola.com/Gatot Susetyo)
Dani Saputra, andalan Persik Kediri di sektor kiri. (Bola.com/Gatot Susetyo)

Pemain senior ini memiliki peran seperti Ibrahim Sanjaya. Namun sektor yang ditempatinya di sisi kiri lapangan.

Kolaborasinya dengan Faris Aditama sering merepotkan lini tengah dan pertahanan lawan. Chemistry Dani dan Faris sangat kuat. Keduanya sering saling mengisi dan berbagai peran di sayap kiri Persik.

Pemain yang pernah membela Persija ini jadi motivator tim. Meski usianya tak muda lagi, namun pengalamannya mampu memompa semangat rekan setimnya.

Serangan dan pertahanan Persik juga tergantung mobilitas Dani Saputra. Dia kuat dalam bertahan dan berbahaya lewat umpan silangnya ke penyerang.

Adi Eko Jayanto

Gelandang Persik Kediri, Adi Eko Jayanto. (Bola.com/Gatot Susetyo)
Gelandang Persik Kediri, Adi Eko Jayanto. (Bola.com/Gatot Susetyo)

Persik memiliki kelemahan di lini tengah, setelah ditinggalkan Galih Akbar Febrian yang masih dalam masa pemulihan cedera lutut. Sementara pemain naturalisasi Sackie Teah Doe belum nyetel dengan tim.

Tak pelak lagi. Persik sangat tergantung dari sepak terjang Adi Eko Jayanto sebagai kreator di lini tengah. Apalagi Persik juga kehilangan Ahmad Agung Setiabudi yang terpaksa absen karena kartu merah saat melawan PSS lalu.

Di Liga 2 2019, peran Adi Eko Jayanto sangat vital. Namun di Liga 1, dia masih harus belajar banyak. Karena kualitas gelandang yang dimiliki klub-klub Liga 1 pilih tanding.

Video