3 Pemain Serbabisa di Skuad Timnas Indonesia: Menopang Taktik Shin Tae-yong

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia berhasil lolos ke Piala Asia 2023. Garuda lolos sebagai salah satu runner-up terbaik di fase ketiga babak Kualifikasi Piala Asia 2023.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong menggunakan banyak pemain muda di skuadnya saat ini. Kebanyakan pemain Timnas Indonesia saat ini masih berusia sangat muda. Rata-rata berusia dibawah 25 tahun.

Selain itu ada yang menarik dari skuad Timnas Indonesia era Shin Tae-yong. Ada cukup banyak pemain yang punya tipikal versatile alias bisa bermain di beberapa posisi yang berbeda.

Paling tidak ada tiga pemain yang punya kemampuan bermain di cukup banyak posisi. Bahkan lebih dari tiga posisi.

Tiga pemain yang dimaksud adalah Stefano Lilipaly, Alfeandra Dewangga, dan Rachmat Irianto. Simak ulasan Bola.com, di bawah ini.

 

Stefano Lilipaly

Timnas Indonesia berusaha kembali menggebrak pada awal babak kedua. Shin Tae-yong juga melakukan rotasi kepada pemainnya seperti Stefano Lilipaly yang digantikan oleh Muhammad Rafli dan Irfan Jaya yang digantikan oleh Witan Sulaeman. (Dok. PSSI)
Timnas Indonesia berusaha kembali menggebrak pada awal babak kedua. Shin Tae-yong juga melakukan rotasi kepada pemainnya seperti Stefano Lilipaly yang digantikan oleh Muhammad Rafli dan Irfan Jaya yang digantikan oleh Witan Sulaeman. (Dok. PSSI)

Sejak awal kariernya, Lilipaly memang dikenal sebagai pemain yang bisa bermain di banyak posisi. Lilipaly bisa bermain di posisi gelandang serang, winger kanan, winger kiri, bahkan penyerang tengah.

Lilipaly dimainkan di posisi penyerang nomor 9 pada Kualifikasi Piala Asia 2023. Saat itu, performanya cukup baik terutama di laga melawan Kuwait.

Di laga itu, Stefano Lilipaly bisa melakukan screening ball dengan baik. Meski berpostur cukup kecil, Lilipaly juga mampu menjadi papan pantul bagi para pemain Timnas Indonesia yang lain.

Stefano Lilipaly sudah berusia 32 tahun. Namun, eks pemain Bali United itu masih jadi kandidat kuat untuk masuk skuad Piala Asia tahun depan.

 

Alfeandra Dewangga

<p>Pemain Timnas Indonesia U-23, Alfeandra Dewangga saat pertandingan melawan Timor Leste dalam laga kedua fase Grup A SEA Games 2021 di Stadion Viet Tri, Phu Tho, Vietnam, Selasa (10/5/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)</p>

Pemain Timnas Indonesia U-23, Alfeandra Dewangga saat pertandingan melawan Timor Leste dalam laga kedua fase Grup A SEA Games 2021 di Stadion Viet Tri, Phu Tho, Vietnam, Selasa (10/5/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Dewa adalah satu dari banyak pemain muda yang bersinar di Timnas Indonesia era Shin Tae-yong. Masih berusia 20 tahun, tapi Dewangga sudah mengemas 13 caps sejauh ini bersama Skuad Garuda.

Pemain milik PSIS Semarang ini juga punya kemampuan spesial. Ia bisa bermain di tiga posisi yang berbeda yakni bek tengah, bek kiri, dan gelandang bertahan.

Selain itu kaki kirinya juga bagus. Ia bisa diandalkan menjadi eksekutor bola-bola mati Timnas Indonesia.

 

Rachmat Irianto

Pemain Thailand, Supachok Sarachat (kanan), mencoba melepaskan diri dari pengawalan gelandang Timnas Indonesia, Rachmat Irianto, pada leg pertama final Piala AFF 2020 di National Stadium, Singapura, Rabu (29/12/2021) malam WIB. (AP Photo/Suhaimi Abdullah)
Pemain Thailand, Supachok Sarachat (kanan), mencoba melepaskan diri dari pengawalan gelandang Timnas Indonesia, Rachmat Irianto, pada leg pertama final Piala AFF 2020 di National Stadium, Singapura, Rabu (29/12/2021) malam WIB. (AP Photo/Suhaimi Abdullah)

Ketika masih di level junior, Irianto adalah seorang striker. Kemudian ia berganti posisi menjadi bek tengah.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong punya rencana tersendiri untuk putra dari Bejo Sugiantoro. Ia melihat Irianto bisa diandalkan di posisi lain.

Selama membela Timnas Indonesia era Shin Tae-yong, Irianto bermain di dua posisi yang selama ini belum pernah ia mainkan yakni di posisi bek kanan dan gelandang bertahan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel