3 Pemain Timnas Indonesia yang Berpotensi Membobol Gawang Nepal: Marc Klok, Witan Sulaiman, Siapa Lagi?

 

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia akan meladeni Nepal pada laga pemungkas Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023 di Jaber Al-Ahmad International Stadium, Kuwait City, Rabu (15/6/2022) dini hari WIB.

Indonesia membutuhkan kemenangan dengan banyak gol untuk menjaga asa lolos ke putaran final. Siapakah yang akan mencetak gol nanti?

Fakta ini mengacu pada dua ajang terakhir timnas Indonesia bersama Shin Tae-yong yakni Piala AFF 2020 dan SEA Games 2021.

Pemain belakang seperti bek kiri, Pratama Arhan berpotensi jadi pencetak gol pada laga nanti seperti yang ia tunjukkan dengan mengoleksi dua gol di Piala AFF 2020.

Begitu pun dengan duet stoper Fachruddin Aryanto dan Rizky Ridho yang sama-sama mengemas satu gol di SEA Games 2021. Terakhir bek kanan, Rachmat Irianto jadi penentu kemenangan Timnas Indonesia atas Kuwait di pada laga perdana Grup A.

Semua Lini Ada

<p>Timnas Indonesia - Ricky Kambuaya, Marc Klok, Fachrudin Aryanto (Bola.com/Adreanus Titus)</p>

Timnas Indonesia - Ricky Kambuaya, Marc Klok, Fachrudin Aryanto (Bola.com/Adreanus Titus)

Di lini tengah ada Marc Klok, gelandang spesialis bola mati serta Ricky Kambuaya yang mengemas satu gol di Piala AFF. Di lini serang, penyerang sayap cepat yang dimiliki Indonesia yakni Irfan Jaya dan Witan Sulaiman bisa jadi andalan untuk membobol gawang Nepal.

Irfan misalnya, jadi pemain produktif di Piala AFF 2020 dengan tiga golnya. Sementara Witan mencetak dua gol pada Piala AFF 2020 dan tiga di Sea Games 2022.

Berdasarkan data di atas, Bola.com memilih tiga nama yang berpotensi menjebol gawang Nepal pada laga nanti. Siapa saja? Berikut narasi singkatnya:

1. Witan Sulaiman

TImnas Indonesia - Witan Sulaeman 2 (Bola.com/Adreanus Titus)
TImnas Indonesia - Witan Sulaeman 2 (Bola.com/Adreanus Titus)

Witan Sulaiman pantas jadi yang terdepan dalam urusan mencetak gol ke gawang Nepal nanti. Eks penyerang sayap FK Senica sudah membuktikannya pada dua ajang terakhir yakni Piala AFF 2020 dan SEA Games 2021.

Kelebihan yang menonjol pada diri pria kelahiran Palu, 7 Juli 2000 ini adalah kecepatan dan kejeliannya mencari celah kosong di area pertahanan lawan untuk mengintip peluang mencetak gol.

Witan memang belum mencetak gol di Grup A putaran ketiga kualifikasi Piala Asia 2023. Tapi, dengan kelebihan yang dimilikinya, ia berpeluang mencetak gol ke gawang Nepal sekaligus menambah catatan positifnya yakni selalu mencetak gol buat Indonesia pada tiga ajang terakhir.

2. Marc Klok

<p>Pemain Indonesia, Marc Klok (tengah) berebut bola dengan pemain Bangladesh, Jamal Bhuyan dalam laga persahabatan FIFA Matchday antara Timnas Indonesia menghadapi Bangladesh di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (1/6/2022) malam WIB. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)</p>

Pemain Indonesia, Marc Klok (tengah) berebut bola dengan pemain Bangladesh, Jamal Bhuyan dalam laga persahabatan FIFA Matchday antara Timnas Indonesia menghadapi Bangladesh di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (1/6/2022) malam WIB. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Marc Klok baru tiga kali memperkuat Indonesia pada laga resmi di level senior. Dari tiga laga itu, gelandang Persib Bandung mencetak satu gol via penalti ke gawang Kuwait pada laga perdana Grup A putaran ketiga kualifikasi Piala Asia 2023.

Meski diplot sebagai gelandang jangkar, Marc Klok kerap terlihat berkeliaran di area 16 tim lawan.Selain jadi pemain penyeimbang di lini tengah, Marck Klok dikenal sebagai spesialias bola mati baik tendangan bebas, penjuru dan penalti.

Ia juga memiliki tendangan keras dari luar kotak penalti yang kerap berbuah gol. Laga kontra Nepal,ia berpeluang mencetak gol lewat kelebihan yang disebut tadi.

Indonesia diyakini bakal lebih menguasai pertandingan sehingga memaksa pemain Nepal melakukan pelanggaran di area 16 pertahanan sendiri.

3. Irfan Jaya

Irfan Jaya - Winger Indonesia ini adalah lawan utama Teerasil Dangda dalam perebutan gelar top skor Piala AFF 2020. Sejauh ini pemain PSS Sleman itu telah mencetak tiga gol. Irfan berpeluang menyamai torehan gol Dangda atau bahkan melampauinya di partai puncak. (AFP/Roslan Rahman)
Irfan Jaya - Winger Indonesia ini adalah lawan utama Teerasil Dangda dalam perebutan gelar top skor Piala AFF 2020. Sejauh ini pemain PSS Sleman itu telah mencetak tiga gol. Irfan berpeluang menyamai torehan gol Dangda atau bahkan melampauinya di partai puncak. (AFP/Roslan Rahman)

Irfan Jaya menuai kritikan dari pecinta timnas Indonesia karena dinilai tampil buruk sebagai pemain pengganti pada laga kontra Yordania. Meski begitu, Irfan tetap punya potensi jadi sumber gol skuad Garuda menghadapi Nepal yang level permainannya masih di bawah.

Pria asal Kabupaten Bantaeng ini sudah membuktikan kapasitasnya dengan menjadi pemain tersubur Indonesia di Piala AFF 2020 dengan tiga gol.

Shin Tae-yong tak memasukkan nama Irfan dalam skuad SEA Games 2021 karena aturan kuota 3 pemain senior yang diisi oleh Fakhruddin Aryanto, Marc Klok dan Ricky Kambuaya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel