3 Pemain Top yang Nyinyiri Cristiano Ronaldo, Ditunding Bikin Juventus Merana

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Romantisme antara Juventus dan Cristiano Ronaldo sudah berakhir. Seperti diketahui, I Bianconeri kehilangan pemain Timnas Portugal itu yang akhirnya cabut ke Manchester United pada bursa transfer musim panas lalu.

Selama memperkuat Juventus, Cristiano Ronaldo mempersembahkan titel scudetto Serie A musim 2018/2019 dan 2019/2020. Lalu juara Coppa Italia 2020/2021 plis Piala Super Italia 20018 plus 2020.

Hanya saja sangat disayangkan, tujuan utama Juventus mendatangkan Cristiano Ronaldo gagal terealisasi. Adalah fakta rival sekota Torino ini urung mempersembahkan titel juara Liga Champions.

Kini belakangan beberapa eks penggawa dan pemain yang masih memperkuat Juventus justru mengkritik keberadaan Cristiano Ronaldo.

Tercatat ada tiga sosok yang mengeluarkan komentar miring terkait oleh-oleh buruk yang ditinggalkan Cristiano Ronaldo di Juventus. Yuk scroll ke bawah untuk mengetahui siapa saja mereka.

Gianluigi Buffon

Striker Juventus, Cristiano Ronaldo, bersama Gianluigi Buffon berpose usai menjuarai Serie A musim 2019-20 di Stadion Allianz, Sabtu (1/8/2020). CR7 berhasil membawa Juventus merengkuh gelar Liga Italia kesembilan secara beruntun. (Photo by Isabella BONOTTO / AFP)
Striker Juventus, Cristiano Ronaldo, bersama Gianluigi Buffon berpose usai menjuarai Serie A musim 2019-20 di Stadion Allianz, Sabtu (1/8/2020). CR7 berhasil membawa Juventus merengkuh gelar Liga Italia kesembilan secara beruntun. (Photo by Isabella BONOTTO / AFP)

Gianluigi Buffon tidak menyangkal kekuatan seorang Cristiano Ronaldo saat memperkuat Juventus. Namun sisi lain, kiper senior itu menilai Juventus kehilangan identitas sebagai tim karena pemain asal Portugal itu.

"Ketika saya kembali, saya bekerja dengan CR7 selama dua tahun dan kami melakukannya dengan baik bersama-sama, tetapi saya pikir Juve kehilangan DNA sebagai sebuah tim," kata Buffon.

"Kami mencapai final Liga Champions pada 2017 karena kami adalah tim yang penuh pengalaman."

"Tapi di atas semua itu, kami adalah satu kesatuan dan ada persaingan untuk tempat di grup yang sangat kuat. Kami kehilangan itu dengan Ronaldo," lanjutnya.

Leonardo Bonucci

Bek Juventus, Leonardo Bonucci, berusaha mencetak gol ke gawang Barcelona pada laga matchday terakhir Grup G Liga Champions di Camp Nou Stadium, Rabu (9/12/2020) dini hari WIB. Juventus menang 3-0 atas Barcelona. (AFP/Josep Lago)
Bek Juventus, Leonardo Bonucci, berusaha mencetak gol ke gawang Barcelona pada laga matchday terakhir Grup G Liga Champions di Camp Nou Stadium, Rabu (9/12/2020) dini hari WIB. Juventus menang 3-0 atas Barcelona. (AFP/Josep Lago)

Seperti Buffon, Leonardo Bonucci juga menyebut ada efek buruk kehadiran Cristiano Ronaldo di Juventus. Menurutnya I Bianconeri jadi terlalu berharap kepada eks pemain Real Madrid itu.

"Kami bermain dengan pemain juara seperti CR7. Kami ingin menempatkan Cristiano Ronaldo dalam posisi untuk selalu melakukannya dengan baik," Bonucci menuturkan.

"Kami selalu berpikir Cristiano Ronaldo bisa menyelesaikan semua pertandingan," sambungnya.

Giorgio Chiellini

Pemain Juventus Alex Sandro, Giorgio Chiellini, Gianluigi Buffon dan Danilo merayakan akhir laga tunda pekan ketiga Serie A usai mengalahkan Napoli di Allianz Stadium, Kamis (8/4/2021) dini hari WIB. Juventus menang 2-1 atas Napoli lewat gol yang dicetak Ronaldo dan Dybala.  (Marco BERTORELLO/AFP)
Pemain Juventus Alex Sandro, Giorgio Chiellini, Gianluigi Buffon dan Danilo merayakan akhir laga tunda pekan ketiga Serie A usai mengalahkan Napoli di Allianz Stadium, Kamis (8/4/2021) dini hari WIB. Juventus menang 2-1 atas Napoli lewat gol yang dicetak Ronaldo dan Dybala. (Marco BERTORELLO/AFP)

Hal kurang lebih sama dikatakan oleh Giorgio Chiellini. Menurut palang pintu Timnas Italia itu Juventus seperti kehilangan karakter permainan ketika diperkuat Cristiano Ronaldo.

Chiellini bahkan secara terang-terangan menyebut Ronaldo seharusnya cabut dari Juventus lebih cepat dari seharusnya.

"Cristiano Ronaldo pergi pada 28 Agustus. Saya yakin akan lebih baik bagi kita jika ia pergi lebih awal. Itu sesuatu yang harus kami bayar," kata Chiellini.

"Akan lebih baik jika ia pergi pada 1 Agustus. Kami akan punya waktu untuk mengatur diri kami sendiri. Kami tidak akan hanya memikirkan (Cristiano Ronaldo) dan kami akan memulai kejuaraan dengan lebih siap," lanjut bek berusia 37 tahun tersebut.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel