3 Pengakuan Artis Aron soal Kekerasan dari Kakaknya Habibie Ashab

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Artis Aron Ashab belakangan ini viral dan ramai diperbincangkan di sosial media usai mengunggah videonya menjadi korban bully dan dipukuli kakak kandungnya sendiri, Habibie Ashab.

Pria berdarah Arab dan Belanda ini mengunggah dalam unggahan Insta Story yang menampilkan perkelahian saudaranya.

Dalam video yang diunggahnya, terlihat perlakuan buruk salah satu kakak laki-lakinya bernama Habibie Ashab terhadap kakak sulungnya, Amalia Gamyla Ashab.

Aron Ashab merupakan bungsu dari empat bersaudara mengungkapkan kejadian semacam itu memang sering terjadi.

Dalam video Insta Story akun @aronashab tersebut menampilkan Habibie dan Amalia Gamyla sedang bertengkar. Bukan pertengkaran biasa, Habibie melemparkan benda ke arah Myla.

"Dan kalian bertanya-tanya mengapa aku kacau. Selama 15 tahun aku di-bully oleh psikopat ini. Dan dia masih tinggal di sini, orang tuaku belain dia SETIAP SAAT," tulis Aron Ashab di Instagram Story beberapa waktu lalu yang kini telah hilang.

Berikut sederet pengakuan Aron Ashab yang mengaku kerap dibully dan dipukuli kakak kandungnya sendiri Habibie Ashab dihimpun Liputan6.com:

1. Menganggap Sang Kakak Psikopat, Kerap Berkata Kasar

Aaron Shahab atau yang dikenal dengan Aron Ashab. (Instagram - @aronashab)
Aaron Shahab atau yang dikenal dengan Aron Ashab. (Instagram - @aronashab)

Salah satu saudara Aron Ashab yang disebut melakukan bully dan kekerasan kepada dirinya dan juga saudara kandungnya yang lain ialah Habibie Ashab.

Dalam video Insta Story akun @aronashab tersebut menampilkan Habibie dan Amalia Gamyla sedang bertengkar. Bukan pertengkaran biasa, Habibie nampak melemparkan benda ke arah Myla.

"Dan kalian bertanya-tanya mengapa aku kacau. Selama 15 tahun aku di-bully oleh psikopat ini. Dan dia masih tinggal di sini, orang tuaku belain dia SETIAP SAAT," tulis Aron Ashab di Instagram Story beberapa waktu lalu yang kini telah hilang.

Mirisnya lagi, kelakuan kakak Aron Ashab dilakukan di hadapan keponakannya. Tak hanya perlakuan kasar, Aaron juga memperlihatkan kelakuan kakaknya dalam video dengan kata-kata kasar.

2. Mengaku Dibully Selama 15 Tahun

Aron Ashab ngamuk kepada Imam Darto di Instagram Stories. (Foto: Instagram @aronashab)
Aron Ashab ngamuk kepada Imam Darto di Instagram Stories. (Foto: Instagram @aronashab)

Selain itu, Aaron mengaku kerap dipukuli selama 15 tahun. Bersama dengan saudara yang lainnya, ia di-bully dengan kekerasan yang sering dilakukan oleh sang kakak.

Pria kelahiran Jakarta 15 Agustus 1993 ini mengaku sudah lelah dengan perilaku kasar dari sang kakak.

"Selama 15 tahun, aku ditinju setiap hari. Satu-satunya alasan aku enggak dipukuli lagi karena waktu aku berusia 15 tahun, aku lebih tinggi darinya. Jadi aku bisa melawannya," kata Aron.

Dengan mengunggah ungkapan tersebut Aron hanya ingin terlepas dari penderitaan yang selama ini ia alami.

"Aku sudah selesai, aku benar-benar selesai. Ibu, ayah, aku tahu kalian tidak peduli saat aku mengatakan aku ditinju setiap hari, tapi, aku sudah selesai. Dia harus dihukum dengan cara apa pun," imbuhnya.

3. Sang Kakak Dianggap Jadi Beban dan Bisa Dapat Sanksi Sosial

Aron Ashab menuntut Imam Darto minta maaf. (Foto: Instagram @aronashab)
Aron Ashab menuntut Imam Darto minta maaf. (Foto: Instagram @aronashab)

Di lain kisah, Aron Ashab juga membagikan kisahnya tentang sifat dari sang kakak, Habibie. Ia mengungkapkan Habibie sering menghabiskan uang orangtua.

Bahkan kakaknya sering berpindah kampus dan tak pernah menyelesaikan studinya.

"Iya (Habibie) yang ngabisin duit nyokap, ke Trisakti Perminyakan, DO, ke Binus, BO. Habis itu stay di rumah lama banget, terus penginnya ke US, terus ke LA for 5 years. Lulus? Kaga. Sekarang di rumah sudah 3 tahun enggak punya kerjaan, hidupnya cuma minta duit sama nyokap saja. Dikasih pula. Anak bawang dah kayaknya," ungkapnya.

Aron mengaku kakaknya harus mendapat hukuman yang setimpal. Dalam Insta Storynya ia mengaku kakaknya layak mendapat sanksi sosial.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel