3 Penggawa Timnas Indonesia yang Tampil Dominan saat Menghadapi Bangladesh

Bola.com, Bandung - Hanya hasil imbang 0-0 yang bisa diraih Timnas Indonesia saat menghadapi Bangladesh dalam laga uji coba bertajuk FIFA Matchday, Rabu (1/6/2022) malam WIB.

Skor imbang 0-0 itu memang patut disayangkan. Timnas Indonesia (159) memiliki peringkat di atas Bangladesh (188). Di sepanjang laga, tim asuhan Shin Tae-yong juga tampil sangat dominan.

Paling tidak ada empat sampai lima peluang berbahaya yang dihasilkan Timnas Indonesia di laga itu. Namun, semuanya mentok ditahan kiper Bangladesh, Anisur Rahman.

Dalam beberapa kesempatan para pemain depan Timnas Indonesia juga tampak frustasi di laga itu. Strategi menumpuk pemain di area pertahanan yang diterapkan Javier Cabrera sangat efektif.

Meski demikian, tetap ada pemain Timnas Indonesia yang tampil dominan di laga itu. Mereka layak mendapatkan kredit lebih.

Marc Klok

<p>Pemain Indonesia, Marc Klok (tengah) berebut bola dengan pemain Bangladesh, Jamal Bhuyan dalam laga persahabatan FIFA Matchday antara Timnas Indonesia menghadapi Bangladesh di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (1/6/2022) malam WIB. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)</p>

Pemain Indonesia, Marc Klok (tengah) berebut bola dengan pemain Bangladesh, Jamal Bhuyan dalam laga persahabatan FIFA Matchday antara Timnas Indonesia menghadapi Bangladesh di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (1/6/2022) malam WIB. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Gelandang bertahan berusia 29 tahun ini tampil penuh di SEA Games 2021 bulan lalu. Namun, energinya seperti belum habis.

Di laga yang menjadi debutnya di Timnas Indonesia senior ini, Klok tetap mampu tampil penuh di sepanjang 90 menit.

Klok mampu menjadi jenderal utama di lini tengah Garuda. Eksekusi tendangan bebas yang selama ini jadi senjatanya pun terlihat di laga ini.

Sejak awal babak kedua, Klok bahkan mendapatkan kehormatan dengan menjadi kapten skuad Garuda. Menggantikan Fachruddin Aryanto yang ditarik keluar.

Rizky Ridho

<p>Pemain Timnas Indonesia U-23,&nbsp;Rizky Ridho saat pertandingan melawan Timor Leste dalam laga kedua fase Grup A SEA Games 2021 di Stadion Viet Tri, Phu Tho, Vietnam, Selasa (10/5/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)</p>

Pemain Timnas Indonesia U-23, Rizky Ridho saat pertandingan melawan Timor Leste dalam laga kedua fase Grup A SEA Games 2021 di Stadion Viet Tri, Phu Tho, Vietnam, Selasa (10/5/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Bangladesh memang inferior di laga ini. Namun, mereka tetap bisa menghasilkan peluang berbahaya.

Beruntung, Timnas Indonesia punya bek bernama Rizky Ridho di pertandingan ini. Bek milik Persebaya Surabaya itu semakin menunjukkan kematangannya di pertandingan ini.

Beberapa kali, Ridho mampu menempatkan diri di posisi yang tepat untuk menjadi benteng yang membendung serangan Bangladesh.

Ketika maju ke depan untuk membantu serangan, Rizky Ridho juga cukup bisa diandalkan. Terutama dalam duel udara ketika situasi bola mati.

Saddil Ramdani

Timnas Indonesia - Saddil Ramdani (Bola.com/Adreanus Titus)
Timnas Indonesia - Saddil Ramdani (Bola.com/Adreanus Titus)

Sama seperti kedua pemain di atas, Saddil juga tampil penuh selama 90 menit di laga ini. Saddil berperan sebagai winger kanan.

Performa Saddil di pertandingan ini sebenarnya masih jauh di bawah kemampuan aslinya. Namun, Saddil tetaplah Saddil.

Ia punya kecepatan dan skill yang mampu membuat repot lini belakang Bangladesh di pertandingan ini.

Pada pertengahan babak kedua, Saddil juga nyaris memberikan satu assist manis. Umpan Saddil berhasil ditanduk Stefano Lilipaly. Namun, kiper Bangladesh ada di posisi yang tepat untuk menepis bola.

Skor Imbang

<p>FIFA Matchday - Timnas Indonesia Vs Bangladesh (Bola.com/Adreanus Titus)</p>

FIFA Matchday - Timnas Indonesia Vs Bangladesh (Bola.com/Adreanus Titus)

Adapun skor imbang tanpa gol alias 0-0 menjadi hasil akhir pertandingan antara Timnas Indonesia kontra Bangladesh. Tim besutan Shin Tae-yong gagal mengkonversi banyaknya peluang menjadi gol.

Timnas Indonesia punya banyak peluang, terutama di babak kedua. Namun, penyelesaian akhir yang buruk dari Irfan Jaya dkk. membuat Indonesia tak bisa mengalahkan Bangladesh, yang secara peringkat jauh di bawah.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel