3 Penyerang Fenomenal Brasil di Piala Dunia: Mesin Gol yang Bikin Bergidik

Bola.com, Jakarta - Benua Eropa mendominasi Piala Dunia mulai 2006 hingga 2018. Negara Eropa seperti Italia, Spanyol, Jerman hingga Prancis silih berganti menjuarai turnamen.

Negara non Eropa khususnya Brasil menjadi tersukses meraih gelar juara Piala Dunia. Brasil sudah mengoleksi lima gelar juara Piala Dunia dan selalu tampil di setiap edisi turnamen empat tahunan ini tanpa pernah absen.

Tim Negeri Samba juga terkenal melahirkan banyak pemain berbakat di setiap edisi Piala Dunia. Tak terkecuali striker haus gol yang menjadi legenda karena mencetak banyak gol dan masuk dalam catatan sejarah pemain tersubur di Piala Dunia.

Tercatat ada tiga penyerang Brasil yang fenomenal. Ketiga striker tersebut masuk dalam 10 daftar pencetak gol terbanyak di ajang Piala Dunia.

Berikut tiga striker Brasil yang sangat subur di ajang Piala Dunia. Mereka menjadi legenda serta berhasil masuk buku sejarah Piala Dunia dengan mencetak banyak gol.

 

3. Jairzinho

Pemain ini mencetak sembilan gol dalam 16 pertandingan di tiga piala dunia. Jairzinho bukanlah striker murni melainkan pemain yang kerap beroperasi di sektor sayap.

Tetapi, dia berhasil menceploskan gol dalam nam pertandingan timnya di Piala Dunia 1970 yang ikonik. Dia kemudian menyumbanhkan dua gol lagi di Piala Dunia 1974.

2. Pele (Brasil)

Meski baru berusia 17 tahun saat tampil di Piala Dunia 1958, Pele sudah menunjukan kehebatannya. Dia kemudian tampil lagi di tiga edisi Piala Dunia yakni tahun 1062, 1966 dan 1970 serta selalu mencetak gol di tiap edisi itu.

Total Pele mencetak 12 gol dari 14 laganya di empat edisi Piala Dunia. Dia juga mampu mencetak hat-trick pada laga final Piala Dunia tahun 1958.

1. Ronaldo (Brasil)

Setelah hanya duduk menyaksikan negaranya memenangkan Piala Dunia 1994, Ronaldo kemudian menjadi pemain fenomenal di Piala Dunia 1998. Syangnya dia hanya mencetak empat gol dan Brasil kalah di laga final.

Dia sempat diragukan tampil karena cedera pada Piala Dunia 2002 tetapi ternyata dia mampu mencetak delapan gol dan memenangkan sepatu emas serta trofi turnamen ini. Pada edisi 2006, dia kembali mencetak tiga gol yang membuatnya mengukir 13 gol dalam tiga edisi Piala Dunia.

2. Pele

Bersama Santos, Carlos Alberto Torres (kiri) dan Pele memenangi dua gelar divisi pertama dan lima trofi negara bagian Sao Paulo. (AFP/Emmanuel Dunand)
Bersama Santos, Carlos Alberto Torres (kiri) dan Pele memenangi dua gelar divisi pertama dan lima trofi negara bagian Sao Paulo. (AFP/Emmanuel Dunand)

Meski baru berusia 17 tahun saat tampil di Piala Dunia 1958, Pele sudah menunjukan kehebatannya. Dia kemudian tampil lagi di tiga edisi Piala Dunia, yaitu 1962, 1966, dan 1970, serta selalu mencetak gol di setiap edisi itu.

Total Pele mengoleksi 12 gol dari 14 laga di empat edisi Piala Dunia. Dia juga mampu membukukan hat-trick pada final Piala Dunia 1958.

 

1. Ronaldo

Ronaldo Nazario De Lima. Eks striker Brasil yang kini berusia 45 tahun dan kini menjabat sebagai presiden klub Real Valladolid ini menjadi bintang dalam putaran final Piala Dunia 2002 yang berlangsung di Jepang dan Korea Selatan. Dua golnya di laga final membawa Brasil meraih trofi Piala Dunia 2002 usai mengalahkan Jerman 2-0. Total ia mengemas 8 gol dan membawanya merebut Sepatu Emas sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang turnamen. (AFP/Roberto Schmidt)
Ronaldo Nazario De Lima. Eks striker Brasil yang kini berusia 45 tahun dan kini menjabat sebagai presiden klub Real Valladolid ini menjadi bintang dalam putaran final Piala Dunia 2002 yang berlangsung di Jepang dan Korea Selatan. Dua golnya di laga final membawa Brasil meraih trofi Piala Dunia 2002 usai mengalahkan Jerman 2-0. Total ia mengemas 8 gol dan membawanya merebut Sepatu Emas sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang turnamen. (AFP/Roberto Schmidt)

Setelah hanya duduk menyaksikan negaranya menjuarai Piala Dunia 1994, Ronaldo kemudian menjadi pemain fenomenal di Piala Dunia 1998. Sayangnya dia hanya mencetak empat gol dan Brasil kalah di laga final.

Dia sempat diragukan tampil karena cedera pada Piala Dunia 2002, tetapi ternyata menyumbangkan delapan gol dan menyabet sepatu emas serta trofi turnamen ini. Pada edisi 2006, dia kembali mencetak tiga gol yang membuatnya mengukir 13 gol dalam tiga edisi Piala Dunia.

Sumber: Give Me Sport