3 Pertimbangan Prokes dalam Beraktivitas Selama Pandemi COVID-19

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk meminimalisasi penularan COVID-19 saat beraktivitas dalam kehidupan sehari-hari. Satu di antara upaya yang dilakukan ialah dengan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) baik level 4, 3, dan 2.

Kini, protokol kesehatan menjadi hal yang wajib ditaati setiap orang. Menerapkan 5M merupakan protokol kesehatan yang utama selama pandemi COVID-19, yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Kemudian untuk meminimalisasi risiko penularan dalam beraktivitas, protokol kesehatan perlu dilakukan dengan beberapa pertimbangan.

Selain untuk meminimalkan risiko penularan, hal tersebut penting dilakukan agar pandemi bisa segera berakhir.

Jadi, dalam melakukan kegiatan sehari-hari, masyarakat sudah seharusnya mengikuti berbagai pertimbangan penerapan protokol kesehatan.

Sesuai Inmendagri No.41 Tahun 2021, berikut ini pertimbangan penerapan protokol kesehatan dalam beraktivitas selama masa pandemi COVID-19.

Pertimbangan Jarak

Ilustrasi anggota keluarga menjaga jarak di rumah. Sumber: Freepik
Ilustrasi anggota keluarga menjaga jarak di rumah. Sumber: Freepik

Pertimbangan jarak merupakan satu di antara pertimbangan penerapan protokol kesehatan yang harus dilakukan untuk meminimalkan risiko penularan COVID-19 dalam beraktivitas.

Berikut beberapa pertimbangan jarak yang perlu diterapkan dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari:

1. Beraktivitas dari rumah saja dan berinteraksi hanya dengan orang-orang yang tinggal serumah.

2. Jika harus meninggalkan rumah, harus selalu mengupayakan jarak minimal 2 meter dalam berinteraksi dengan orang lain. Anda harus mengurangi atau menghindari kontak dengan orang lain yang tidak tinggal serumah.

3. Menyosialisasikan berbagai petunjuk visual di tempat umum terkait pencegahan dan penanganan COVID-19.

Pertimbangan Durasi

Ilustrasi makanan, COVID-19. (Photo by Micheile Henderson on Unsplash)
Ilustrasi makanan, COVID-19. (Photo by Micheile Henderson on Unsplash)

Pertimbangan penerapan protokol kesehatan selanjutnya yang tak kalah penting diperhatikan adalah pertimbangan durasi. Hal ini sangat penting dalam rangka meminimalisasi risiko penularan COVID-19 dalam beraktivitas.

Berikut beberapa pertimbangan durasi yang perlu diterapkan dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari:

1. Jika harus berinteraksi dengan orang lain atau menghadiri suatu kegiatan, dilakukan dengan durasi yang singkat untuk mengurangi risiko penularan.

2. Dalam perkantoran dan situasi berkegiatan lainnya, penjadwalan dan rotasi dapat membantu untuk mengurangi durasi interaksi.

Pertimbangan Ventilasi

Ilustrasi belajar. (Photo by Andy Falconer on Unsplash)
Ilustrasi belajar. (Photo by Andy Falconer on Unsplash)

Pertimbangan ventilasi menjadi satu di antara penerapan protokol kesehatan terakhir yang harus diperhatikan. Untuk meminimalkan risiko penularan COVID-19 dalam beraktivitas, pertimbangan ventilasi sangat penting.

Terlebih lagi, COVID-19 paling menular pada kondisi ruangan yang tertutup. Berikut beberapa pertimbangan ventilasi yang perlu diterapkan dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari:

1. Berkegiatan di luar ruangan memiliki risiko penularan yang jauh lebih rendah dibandingkan di dalam ruangan.

2. Ruangan harus selalu diupayakan untuk memiliki ventilasi udara yang baik. Membuka pintu, jendela dapat dilakukan untuk mengurangi risiko penularan.

Dalam kondisi pintu atau jendela tidak dapat dibuka,air purifier dengan High Efficiency Particulate Air (HEPA) filter dapat digunakan di dalam ruangan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel