3 Rekrutan Terburuk Jurgen Klopp di Liverpool: Loris Karius Paling Mudah Diingat

Bola.com, Jakarta - Liverpool menjelma sebagai klub terkuat di Inggris dan Eropa sejak sentuhan tangan dingin Jurgen Klopp. The Reds menorehkan pencapaian luar biasa dalam beberapa musim terakhir.

Jurgen Klopp datang ke Anfield untuk menukangi Liverpool pada 2015 dan telah mengubah tim kembali menapaki kejayaan dan disegani di Eropa.

Manajer berusia 55 tahun itu telah memenangkan enam trofi bersama Liverpool, termasuk satu gelar Liga Inggris dan satu trofi Liga Champions UEFA. Dia juga memenangkan Piala FA, Piala EFL, Piala Super UEFA dan Piala Dunia Antarklub FIFA.

Juru Transfer Andal

<p>Kemenangan ini membuat skuat Jurgen Klopp masih memiliki asa untuk meraih gelar juara Liga Inggris di dua pertandingan yang tersisa. Kini, Liverpool berada di posisi kedua klasemen dengan raihan 86 poin dari 36 pertandingan, atau menyamai poin Manchester City yang baru memainkan 35 laga. (AFP/Paul Ellis)</p>

Kemenangan ini membuat skuat Jurgen Klopp masih memiliki asa untuk meraih gelar juara Liga Inggris di dua pertandingan yang tersisa. Kini, Liverpool berada di posisi kedua klasemen dengan raihan 86 poin dari 36 pertandingan, atau menyamai poin Manchester City yang baru memainkan 35 laga. (AFP/Paul Ellis)

Jurgen Klopp dikenal dengan kecerdasannya di bursa transfer. Sudah banyak pemain yang awalnya biasa saja, menjadi top karena besutannya.

Nama-nama seperti Mohamed Salah, Sadio Mane, dan Virgil van Dijk, adalah hasil tangan dingin Klopp di Liverpool.

Akan tetapi, yang namanya manusia tetaplah tidak sempurna. Jurgen Klopp juga pernah melakukan kesalahan dalam merekrut pemain. Bukannya menjadi hebat, malah flop. Berikut ini tiga di antaranya.

Dominic Solanke

Ekspresi kecewa bek Liverpool, Dominic Solanke, saat adu penalti melawan Atletico Madrid pada laga final Audi Cup di Stadion Allianz, Munchen, Rabu (2/8/2017). Atletico Madrid menang 5-4 atas Liverpool melalui babak adu penalti. (AFP/Christof Stache)
Ekspresi kecewa bek Liverpool, Dominic Solanke, saat adu penalti melawan Atletico Madrid pada laga final Audi Cup di Stadion Allianz, Munchen, Rabu (2/8/2017). Atletico Madrid menang 5-4 atas Liverpool melalui babak adu penalti. (AFP/Christof Stache)

Dominic Solanke sebenarnya merupakan salah satu striker Inggris paling berbakat. Dia memainkan peran kunci dalam promosi Bournemouth ke Premier Legaue musim lalu, mencetak 29 gol dalam 46 penampilan.

Namun, mantranya di Anfield tidak begitu bermanfaat. Dia bergabung dengan Liverpool dari Chelsea di jendela transfer musim panas 2017.

Dominic Solanke terus berjuang untuk tampil di Anfield, meski hanya mencetak satu gol dalam 21 penampilan. The Merseysiders menjualnya ke Bournemouth seharga 19 juta pounds pada 2019.

Loris Karius

Loris Karius merupakan penjaga gawang Liverpool yang pernah melakukan dua blunder fatal di Final Liga Champion 2017/2018 melawan Real Madrid. Hingga saat ini dirinya masih berstatus kiper Liverpool, walapun sedang dipinjamkan ke klub Liga Jerman, Union Berlin. (Foto: AFP/Franck Fife)
Loris Karius merupakan penjaga gawang Liverpool yang pernah melakukan dua blunder fatal di Final Liga Champion 2017/2018 melawan Real Madrid. Hingga saat ini dirinya masih berstatus kiper Liverpool, walapun sedang dipinjamkan ke klub Liga Jerman, Union Berlin. (Foto: AFP/Franck Fife)

Jurgen Klopp mengontrak Loris Karius pada tahun 2016 setelah penampilan apiknya bersama FC Mainz di Bundesliga. Penjaga gawang kelahiran Biberach itu dianggap sebagai penerus Manuel Neuer di Timnas Jerman saat bergabung dengan Liverpool.

Namun, ia berjuang untuk memenuhi harapan, bermain hanya 29 pertandingan bersama Liverpool. Dia membuat dua kesalahan fatal, terutama dalam final Liga Champions UEFA pada 2018, saat mereka kehilangan trofi melawan Real Madrid.

Kemudian Karius tidak pernah mendapatkan kepercayaan diri Klopp setelah pertandingan itu. Ia digantikan oleh Alisson Becker dan dipinjamkan ke Besiktas pada bursa transfer musim panas 2018.

Ia menghabiskan dua musim dengan status pinjaman bersama klub Turki tersebut sebelum bergabung dengan Union Berlin sementara jelang musim 2019-20.

Karius kembali ke Anfield pada awal musim lalu tetapi gagal kembali ke skuat utama. The Reds baru-baru ini mengkonfirmasi bahwa akan meninggalkan klub seiring kontraknya berakhir pada 1 Juli 2022.

Marko Grujic

Gelandang Liverpool asal Serbia, Marko Grujic. (dok. Liverpool FC)
Gelandang Liverpool asal Serbia, Marko Grujic. (dok. Liverpool FC)

Marko Grujic adalah salah satu gelandang paling menjanjikan di Eropa ketika ia bergabung dengan Liverpool dari Red Bull Salzburg pada jendela transfer Januari 2016.

Namun, pemain internasional Serbia itu gagal memenuhi potensinya dan hanya bermain delapan pertandingan Liga Inggris bersama Liverpool. Grujic kemudian dipinjamkan ke Cardiff City, Hertha Berlin dan Porto masing-masing selama waktunya dengan Merseysiders.

Dia akhirnya bergabung dengan FC Porto secara permanen pada awal musim lalu. Bisa dikatakan bahwa pemain Serbia itu adalah salah satu pemain terburuk yang pernah didatangkan Jurgen Klopp bersama The Reds.

Sumber: Sportskeeda

Yuk Intip Persaingan Liverpool di Musim Lalu

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel