3 Senjata Ampuh Persija untuk Bungkam Borneo FC demi Meraih 3 Poin di Piala Menpora

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Persija Jakarta di ujung tanduk Piala Menpora 2021. Macan Kemayoran, julukannya, terancam tersingkir lebih cepat di babak penyisihan.

Jika Bhayangkara Solo FC berhasil menang atas PSM Makassar dan Persija Jakarta kalah dari Borneo FC Samarinda di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (27/3/2021), maka Macan Kemayoran harus terima kenyataan mengepak koper di awal.

Persija Jakarta tentu tidak ingin perjuangannya berakhir prematur di Piala Menpora. Apalagi, Macan Kemayoran masih dijuluki The Dream Team. Skuad bertabur bintang tim ibu kota pun terbilang masih hampir lengkap.

Persija Jakarta tentunya bakal malu jika terdepak dari Piala Menpora setelah baru melalui dua pertandingan. Oleh sebab itu, Macan Kemayoran bakal sekuat tenaga meraih kemenangan atas Borneo FC.

Persija Jakarta bermain jelek ketika kalah 0-2 dari PSM pada matchday pertama Grup B Piala Menpora. Hasil ini menjadi kejutan karena kekuatan kedua tim sangat timpang dan Macan Kemayoran begitu diunggulkan.

Kemenangan menjadi satu-satunya jalan untuk menjaga kans Macan Kemayoran di Piala Menpora. Berikut tiga pemain Persija Jakarta yang bisa diandalkan untuk mengalahkan Borneo FC.

1. Heri Susanto

Penyerang Persija Jakarta, Heri Susanto, melepaskan tendangan saat melawan Geylang International FC pada laga uji coba di SUGBK, Jakarta, Minggu, (23/2/2020). Persija menang dengan skor 3-1. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Penyerang Persija Jakarta, Heri Susanto, melepaskan tendangan saat melawan Geylang International FC pada laga uji coba di SUGBK, Jakarta, Minggu, (23/2/2020). Persija menang dengan skor 3-1. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Heri Susanto menjadi satu di antara sedikit pemain Persija Jakarta yang bermain baik ketika kalah dari PSM. Winger berusia 26 tahun itu bahkan tampil lebih oke ketimbang Osvaldo Haay.

Hersus, panggilannya, baru diturunkan pada babak kedua. Namun, performa mantan pemain PSM ini cukup impresif.

Hersus layak diandalkan Persija Jakarta untuk mengobrak-abrik lini pertahanan Borneo FC. Pemain bernomor punggung 94 ini punya keunggulan dalam berhadapan satu lawan satu dengan pemain lawan.

2. Marc Klok

Pemain PSM Makassar Rasyid Assahid Bakri (kanan) berebut bola dengan pemain Persija Jakarta Marc Anthony Klok dalam pertandingan babak penyisihan Piala Menpora 2021 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Senin (22/3/2021). PSM Makassar menang dengan skor 2-0. (Bola.com/Arief Bagus)
Pemain PSM Makassar Rasyid Assahid Bakri (kanan) berebut bola dengan pemain Persija Jakarta Marc Anthony Klok dalam pertandingan babak penyisihan Piala Menpora 2021 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Senin (22/3/2021). PSM Makassar menang dengan skor 2-0. (Bola.com/Arief Bagus)

Marc Klok seperti bekerja sendirian di lini tengah Persija Jakarta ketika keok dari PSM. Gelandang naturalisasi itu tampil prima, namun tidak mendapatkan bantuan dari Ramdani Lestaluhu dan Tony Sucipto.

Peran Marc Klok begitu krusial bagi Persija Jakarta. Di kaki pemain berusia 27 tahun ini, serangan Macan Kemayoran bermula.

Marc Klok perlu didukung oleh rekan-rekannya sesama pemain tengah untuk melancarkan pasokan bola ke sektor depan. Andai terwujud, maka Marko Simic dan kawan-kawan dijamin tidak akan tumpul lagi seperti melawan PSM.

3. Marco Motta

Bek Persija Jakarta, Marco Motta, merayakan gol bersama Marko Simic, saat melawan Borneo FC pada laga Shopee Liga 1 di SUGBK, Jakarta, Minggu, (1/3/2020). Persija menang 3-2 atas Borneo FC. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Bek Persija Jakarta, Marco Motta, merayakan gol bersama Marko Simic, saat melawan Borneo FC pada laga Shopee Liga 1 di SUGBK, Jakarta, Minggu, (1/3/2020). Persija menang 3-2 atas Borneo FC. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Permainan Marco Motta belum panas tatkala Persija Jakarta dibungkam PSM. Bek asal Italia ini diyakini masih membutuhkan waktu untuk mengembalikan kebugarannya.

Saat Persija kalah dari PSM, berulang kali eks pemain Juventus dan AS Roma ini sering salah umpan dan kelebihannya dalam hal crossing juga belum maksimal.

Motta akan memperbaiki kekurangannya itu ketika melawan Borneo FC. Jika pemain berusia 34 tahun itu telah dalam kondisi sempurna, umpan-umpan terukurnya bakal jadi santapan empuk Marko Simic.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini