3 Stasiun Isi Oksigen Gratis di Surabaya Raya, Buka 24 Jam

·Bacaan 2 menit

VIVA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur membuat stasiun pengisian oksigen gratis di Surabaya Raya yang dikhususkan kepada pasien COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri. Buka 24 jam, warga yang membutuhkan oksigen bisa mengakses melalui call center di nomor 1500117 atau on call di nomor 031-39935030. Syaratnya hanya membawa KTP dan bukti positif COVID-19.

Di Kota Surabaya, stasiun oksigen gratis itu berada di kantor Dinas Perhubungan Jawa Timur di Jalan A Yani. Sementara di Kabupaten Sidoarjo halaman Samsat Kabupaten Sidoarjo atau tepatnya di Kantor UPT PPD di Jalan Pahlawan. Sementara di Kabupaten Gresik berada di Samsat kabupaten setempat.

"Mohon semuanya bisa mengkoordinasikan lewat aplikasi dan call center yang ada. Hari ini kita buka di lapangan Dishub Provinsi Jawa Timur 24 jam. Sementara disiapkan 500 m³ (meter kubik) tabung oksigen atau silinder kapasitas 1 m³ (meter kubik). Tetapi kita punya stok yang cukup, artinya itu bisa ditambahkan," kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meluncurkan stasiun pengisian oksigen gratis di kantor Dishub Jatim, Sabtu, 17 Juli 2021.

Ia menjelaskan, pengisian ulang oksigen yang beroperasi 24 jam secara gratis itu dapat dimanfaatkan masyarakat yang melakukan isoman . Tak hanya itu, ambulans yang sedang membutuhkan isi ulang oksigen juga dapat memperolehnya secara gratis.

"Tetapi seandainya 500m³ berarti untuk 500 tabung oksigen atau silinder 1m³ itu tidak mencukupi, maka kita akan menambahkan. Karena stok kita Insya Allah cukup. Kami menyampaikan terima kasih terutama asosiasi BUMN yang ada di Jawa Timur. Tidak sekali support kemudian berhenti. Tapi akan di-supply secara continue. Dengan demikian stok kita cukup untuk bisa meluaskan isi ulang oksigen secara gratis," ujar Khofifah.

Ketua Umum PP Muslimat NU itu menjelaskan, secara bertahap stasiun pengisian oksigen gratis akan didirikan di beberapa kabupaten dan kota lainnya di Jatim. Beberapa hal teknis yang dibutuhkan untuk mendirikan stasiun pengisian oksigen, seperti SDM.

"Oleh karena itu bagi kabupaten dan kota lain yang sudah mengajukan, kami sedang berkoordinasi dengan tim teknis yang memiliki skill khusus untuk melakukan pengisian secara aman dengan SOP yang terjaga. Seperti yang diberlakukan oleh distributor atau agen isi ulang oksigen," kata Khofifah.

Hari pertama dibuka, masyarakat langsung antre di stasiun-stasiun pengisian oksigen di Kantor Dinas Perhubungan Jawa Timur. Salah satunya Irvan Nurdiansyah, warga Surabaya.

"Dengan adanya pengisian oksigen gratis ini sangat membantu. Persyaratannya juga mudah, cukup dengan KTP dan bukti positif COVID-19," kata Irvan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel