Cek Kesehatan Gratis, Wujud Peduli Mahasiswa dan Dosen UMM

·Bacaan 1 menit

VIVA – Serangkaian kegiatan cek kesehatan dan konsultasi obat gratis dilakukan oleh sekelompok mahasiswa dan dosen Farmasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui program Pengabdian pada Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) pada hari Minggu (27/06).

Kegiatan tersebut sebagai wujud kepedulian mahasiswa terhadap kesehatan masyarakat, apalagi di masa pandemi COVID-19 yang membuat tubuh rentan sakit. Warga terlihat sangat antusias dalam mengikuti kegiatan dan datang tepat waktu bahkan sebelum kegiatan dimulai.

Dihadiri oleh sekitar 25 orang dari lingkungan RT 01 RW 10 Kelurahan Bandungrejosari Kecamatan Sukun Kota Malang, kegiatan berlangsung tertib dan sesuai protokol kesehatan. Warga diwajibkan cuci tangan dahulu sebelum memasuki area, menggunakan hand sanitizer, memakai masker, duduk berjarak, serta diatur jadwal per sesi untuk menghindari kerumunan.

Pada kegiatan tersebut dilakukan pemeriksaan kesehatan secara umum yang berkaitan dengan keseharian seperti suhu, saturasi, oksigen, berat badan, tinggi badan, tekanan darah, gula darah, dan asam urat. Selain itu dilakukan pula assessment tentang kebiasaan sehari-hari, obat-obatan maupun herbal yang digunakan sehari-hari sehingga diperoleh informasi yang lengkap seputar kesehatan.

Warga juga diberikan fasilitas konsultasi seputar obat, herbal, dan kesehatan dengan dosen Farmasi UMM setelah pemeriksaan sehingga dapat memperoleh wawasan lebih luas maupun saran-saran yang membantu perbaikan kesehatan. Sebagian besar warga lansia mengungkapkan bahwa mereka merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini karena di masa pandemi COVID-19 ini mereka menjadi jarang kontrol ke rumah sakit.

“Kegiatan cek kesehatan ini sudah lama ditunggu-tunggu, terakhir ada kegiatan seperti ini ya dari Posyandu 1 tahun lalu sebelum pandemi. Sekarang pandeminya kan belum selesai jadi kayaknya belum ada rencana kegiatan itu lagi. Padahal dari kegiatan ini bisa membantu mengingatkan warga untuk selalu jaga kesehatan, kontrol, apalagi kalau jarang ke dokter.”, ujar Bu Lilik Fauziah, salah satu warga yang mengikuti kegiatan tersebut.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel