3 Strategi Pemerintah Bawa Masyarakat RI Hidup Berdampingan dengan Covid-19

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Menko Maritim dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan bahwa Presiden RI Joko Widodo menekankan COVID-19 tidak akan hilang dalam waktu yang singkat.

Hal itu dikarenakan penyebaran COVID-19 yang akan berubah dari pandemi ke epidemi.

"Bapak Presiden dalam rapat kabinet terbatas tadi siang menekankan bahwa COVID-19 ini tidak akan hilang dalam waktu yang singkat, dan kita perlu menyiapkan diri untuk hidup bersama COVID-19, karena COVID-19 ini akan berubah dari pandemic ke epidemic," kata Menko Luhut, pada Senin (6/9/2021).

Ia pun membeberkan tiga jurus menghadapi penyebaran COVID-19.

"Tiga strategi pengendalian pandemi kita akan menjadi kunci utama dari transisi kehidupan kita ketika COVID-19 ini menjadi epidemi dari pandemi. Tiga strategi tersebut adalah peningkatan coverage vaksinasi yang cepat untuk seluruh masyarakat Indonesia, testing-tracing-treatment yang baik, dan kepatuhan prokes 3M yang tinggi," jelasnya.

"Sistem Peduli Lindungi yang kita gunakan saat ini akan menjadi integrator utama dari tiga strategi tersebut, sehingga bisa meminimalkan penularan COVID-19 ketika kita membuka kembali aktivitas masyarakat," lanjut Menko Luhut.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Masih Ditemukan Banyak Pelanggaran Prokes COVID-19

Pengunjung Mall Ikea Alam Sutera menjalani pemeriksaan suhu tubuh untuk mengantisipasi penyebaran vius corona COVID-19, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (12/3/2020). Hingga hari ini, kasus virus corona secara global telah menembus angka 121 ribu orang. (merdeka.com/Arie Basuki)
Pengunjung Mall Ikea Alam Sutera menjalani pemeriksaan suhu tubuh untuk mengantisipasi penyebaran vius corona COVID-19, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (12/3/2020). Hingga hari ini, kasus virus corona secara global telah menembus angka 121 ribu orang. (merdeka.com/Arie Basuki)

Selanjutnya, Menko Luhut menegaskan bahwa pemerintah akan terus mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi.

"Oleh karena itu, pemerintah tidak bosan-bosannya untuk mengingatkan kepada seluruh komponen masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi sesuai dengan instruksi dari pemerintah," kata Menko Luhut.

"Dalam satu minggu terakhir, kami menemukan banyak pelanggaran seperti yang muncul di media dalam beberapa hari ini. Pemerintah akan mengambil langkah persuasif dalam penegakan aturan-aturan ini sebelum mengambil langkah tegas jika upaya-upaya persuasif diabaikan," pungkasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel