3 Teori Asal Muasal April Mop dan Prank terbaik Sepanjang Sejarah

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Setiap tanggal 1 April biasanya banyak orang membuat prank dan lelucon untuk memperingati April Fool Day atau yang lebih dikenal dengan April Mop. Sejarah peringatan ini asal usulnya tradisinya masih diperdebatkan.

Namun, kini pemerintah di beberapa daerah memperingatkan soal perayaan April Mop ini. Sebab, dunia tengah prihatin dengan adanya pandemi virus corona.

Melansir AFP, beberapa perusahaan yang biasa merayakan April Fool tahun ini memutuskan untuk tak mengeluarkan prank. Negara seperti Taiwan bahkan mengatur langsung bagaimana perayaan April Mop dilarang karena rentan akan desas-desus palsu mengenai virus corona dengan memberlakukan hukuman tiga tahun penjara dan denda sebesar 3 juta Dolar Taiwan.

Namun tak ada salahnya mengetahui teori tentang dari mana April Mop berasal, dan beberapa lelucon paling ikonik sepanjang masa. Mari kita simak, melansir inews.co.uk.

1. Teori Chaucer

Ilustrasi april mop (dok. Pixabay.com/Alexas_Fotos)
Ilustrasi april mop (dok. Pixabay.com/Alexas_Fotos)

Dalam kisah ini, seekor ayam jantan bernama Chauntecleer ditipu oleh seekor rubah di “Syn March bigan thritty dayes and two”, yang mana pembaca mengerti maksudnya 32 hari setelah Maret dimulai - atau 1 April.

Namun, tidak jelas apakah Chaucer merujuk pada 1 April. Cendekiawan modern percaya ada kesalahan penyalinan dalam replika manuskrip, dan bahwa Chaucer sebenarnya menulis "Syn March adalah gon thritty dayes and two", atau 32 hari setelah Maret berakhir, yang berarti 2 Mei.

Ini mungkin tampak seperti tanggal acak, tetapi sebenarnya itu adalah peringatan pertunangan Raja Richard II dari Inggris pada tahun 1381 dengan Anne dari Bohemia, yang terjadi satu dekade sebelum buku Chaucer diterbitkan.

2. Teori Prancis

Beberapa penulis berpendapat bahwa April Mop berasal karena pada Abad Pertengahan, Tahun Baru dirayakan pada tanggal 25 Maret di sebagian besar kota di Eropa khususnya di Prancis dengan hari libur yang berakhir pada 1 April.

Pada abad 16 di Prancis, Tahun Baru berubah di kalender Georgian dari awalnya 1 April menjadi 1 Januari. Namun beberapa orang tetap merayakan Tahun Baru pada 1 April ketimbang 1 Januari. Orang-orang yang merayakan Tahun Baru pada 1 April ini kemudian disebut sebagai April fools dan orang-orang jadi mempermainkan mereka.

Pada 1508, penyair Prancis Eloy d’Amerval merujuk pada "poisson d'avril", yang secara harfiah diterjemahkan sebagai "ikan April". Tradisi tersebut masih dikenal dengan nama itu di Prancis dan bagian lain Eropa. Asal muasal ini dikaitkan dengan teori lama bahwa lebih mudah menangkap ikan di sungai pada awal April.

Ini masih menjadi trik umum di Prancis, dan di tempat lain di Eropa, untuk menempelkan ikan kertas ke punggung seseorang pada Hari April Mop, dan memberikan ikan cokelat sebagai hadiah.

3. Teori Belanda

April Mop (Nito/Shutterstock)
April Mop (Nito/Shutterstock)

Teori lain datang dari Belanda, di mana asal mula hari ini sering dikaitkan dengan kemenangan Belanda di Brielle pada tahun 1572.

Selama pertempuran itu, Adipati Spanyol Álvarez de Toledo dikalahkan, sehingga memunculkan frasa Belanda: “Op 1 april verloor Alva zijn bril”.

Diterjemahkan, ini berarti: "Pada tanggal 1 April, Alva kehilangan kacamatanya."

Ini pelesetan, dengan "bril" dalam bahasa Belanda yang berarti kacamata, jadi Alva yang kehilangan "Brielle" dan "bril" memiliki arti ganda.

Namun, teori ini tidak menyarankan bagaimana tradisi April Mop tumbuh dari cerita tersebut.

Pranks terbaik dalam sejarah

Salah satu lelucon April Mop paling terkenal sepanjang masa disiarkan di acara BBC pada tahun 1957.

Itu menunjukkan rekaman keluarga Swiss "memanen spageti dari pohon spaghetti", dan berhasil meyakinkan ribuan demi ribuan orang Inggris bahwa dari sinilah spaghetti benar-benar berasal.

BBC sukses lebih jauh pada tahun 1965, ketika berpura-pura menguji "Smell-O-Vision", mengatakan kepada pemirsa bahwa itu memompa bau ke ruang keluarga mereka melalui TV mereka. Banyak orang menghubungi BBC untuk mengatakan itu berhasil, meski itu tipuan.

Pada tahun 1980, stasiun televisi Boston WNAC-TV menayangkan buletin berita palsu di akhir berita pukul enam, yang melaporkan bahwa Great Blue Hill di Milton, Massachusetts sedang meletus.

#elevate women