3 Terobosan Baru Menteri Trenggono

Siti Ruqoyah, Willibrodus
·Bacaan 2 menit

VIVA – Pengawasan internal sangat dibutuhkan untuk memastikan semua program kerja di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berjalan dengan baik serta terukur. Maka dari itu, tim pengawas di Inspektorat Jenderal (Itjen) KKP diharapkan, dapat melaksanakan tugas dan fungsinya secara maksimal.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, terdapat tiga program terobosan KKP hingga 2024 mendatang, selain program-program yang selama ini sudah berjalan. Tiga program terobosan tersebut, meliputi peningkatan pendapatan negara bukan pajak dari sub-sektor perikanan tangkap, pengembangan perikanan budidaya dalam negeri, dan pembangunan kampung-kampung budidaya di sejumlah daerah Indonesia.

Program terobosan ini, kata Menteri Trenggono, merupakan langkah strategis KKP dalam upaya menciptakan lapangan kerja, mendorong kesejahteraan masyarakat, dan memberi pemasukan lebih banyak bagi keuangan negera dari sektor kelautan dan perikanan.

"Saya berharap, Itjen KKP dapat menjadi consulting partner dalam pelaksanaan program atau kegiatan strategis setiap Direktorat Jenderal (Dirjen) di KKP. Sehingga, program-program yang sudah direncanakan dapat berjalan dengan baik," kata Trenggono Rapat Kerja Pengawasan (Rakerwas) tahun 2021 di Kantor KKP, Kamis 4 Februari 2021.

Trenggono menambahkan, hal penting lain untuk mendukung keberhasilan program-program kerja KKP adalah dengan kolaborasi dan sinergi bersama semua stakeholder, baik dari internal maupun eksternal. Langkah tersebut dinilai penting, agar potensi dan sumber daya yang ada bisa diolah secara maksimal dengan tetap mengutamakan konsep keberlanjutan.

"Setiap kita harus mengambil peran mewujudkan pembangunan kelautan dan perikanan yang maju. Sebagaimana tema dalam Rakerwas ini yaitu Optimalisasi Peran Itjen KKP dalam Mendukung KKP Rebound," tambahnya.

Ia menyebut, peningkatan pengawasan internal dapat membawa KKP menjadi kementerian negara yang tiap tahun memperoleh status Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Laporan Keuangan dari Badan Pemeriksaan Keuangan RI. Sejak tiga tahun terakhir, KKP sudah meraih predikat tersebut.

"Peningkatan pengawasan internal yang dilakukan juga akan mencegah penyimpangan dan penyelewengan dalam pelaksanaan kegiatan atau program yang sudah kita rencanakan," sebut Trenggono.

Sementara itu, Irjen KKP Muhammad Yusuf mengungkapkan, bahwa pihaknya siap all-out untuk mengawal jalannya program-program kerja di KKP, baik yang strategis maupun yang rutin dilakukan. Berbagai langkah yang dilakukan Itjen tersebut, meliputi reviu perencanaan dan penganggaran, termasuk didalamnya reviu RKA-KL, pengawasan pengadaan barang atau jasa melalui probity audit, pemantauan PBJ, reviu pembayaran pekerjaan, pemantauan penyelesaian pemeliharaan, audit kinerja pelaksanaan program atau kegiatan, evaluasi sistem pengendalian internal, evaluasi PNBP, evaluasi penyerapan anggaran, termasuk pemantauan dan evaluasi program atau kegiatan strategis kelautan dan perikanan.

"Peningkatan kinerja tim Itjen juga menjadi prioritas kami. Termasuk menemukan inovasi-inovasi dalam setiap pengawasan, sehingga proses pengawas dapat berlangsung dengan baik dari dalam hingga ke luar," ujar Yusuf.

Baca juga: Jokowi Tunjuk Risma Gantikan Anies, Cek Faktanya