3 Tim Kejutan Liga Champions Yang Tak Mengagetkan Lagi : Kasihan, Ngos-ngosan di Tengah Jalan

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Hasil-hasil pertandingan di panggung Liga Champions 2021/2022 tak lagi banyak kejutan dibanding musim-musim lalu. Setidaknya, dalam dua hari terakhir, tim-tim yang sempat mengagetkan dunia persilatan Liga Champions, justru melempem.

Yup, mereka sudah pasti tersingkir dari fase grup, dan seolah hanya numpang lewat. Padahal, kisah alias perjalanan tim-tim tersebut layak menjadi inspirasi. Tapi itulah sepak bola, dan nasib buruk kini sedang menghampiri 3 klub, yakni Leipzig, Malmo FF dan Young Boys.

Nama terakhir sempat menghebohkan dan membuat fans Manchester United menangis. Bagaimana tidak, tanpa dinyana, mereka sanggup menaklukkan sang raksasa pada laga pembuka alias Matchday 1 Grup F Liga Champions 2021/2022.

Saat itu, gol Jordan Pefok pada lima menit injury time babak kedua, membuyarkan angan-angan Cristiano Ronaldo dkk untuk membawa pulang satu angka. Gara-gara menang atas Manchester United, nama Young Boys langsung meroket dan dianggap kuda hitam nan berbahaya di Liga Champions musim ini.

Sayang, prediksi di awal musim berbeda dengan apa yang terjadi sekarang. Usai Matchday 4, statistik menunjukkan kalau tim asal Swiss tersebut justru merasakan tiga kekalahan beruntun.

Sangat Berat

Manchester United pun takluk 1-2 dari tuan rumah Young Boys dan sementara menghuni dasar klasemen Grup F. Sebaliknya, Young Boys memimpin klasemen sendirian setelah di laga lainnya Villarreal bermain imbang 2-2 dengan Atalanta. (Foto: AFP/Fabrice Coffrini)
Manchester United pun takluk 1-2 dari tuan rumah Young Boys dan sementara menghuni dasar klasemen Grup F. Sebaliknya, Young Boys memimpin klasemen sendirian setelah di laga lainnya Villarreal bermain imbang 2-2 dengan Atalanta. (Foto: AFP/Fabrice Coffrini)

Mereka takluk dari Atalanta (0-1), dihajar Villarreal (1-4) dan tak berdaya di markas Villarreal (0-2). Hasil tersebut membuat Young Boys terpuruk di dasar klasemen sementara Grup F. Namun, kans lolos ke Babak 16 Besar memang masih terbuka.

Namun, syaratnya menjadi semakin berat. Mereka harus sanggup menaklukkan Atalanta di rumah sendiri pada Matchday 5. Setelah itu, tugas berat masih menghampiri ketika Young Boys menjadi tamu bagi Manchester United. Oleh karena itu, kans lolos ada, tapi kecil.

Tim lain yang kini menjadi sorotan adalah Leipzig. Status tim unggulan dan prestasi bagus dalam beberapa musim ke belakang, nyaris tak membekas. Sekarang, mereka terperosok di dasar lembah klasemen sementara Grup A, dan harus angkat koper alias tak lolos ke babak berikutnya.

Bahkan, Leipzig menjadi lumbung gol bagi lawan. Pada pertandingan pembuka, gawang tim asal Jerman ini kebobolan enam gol oleh Manchester City. Setelah itu, giliran Club Brugge menang 2-1.

Jago Kualifikasi

Pemain Chelsea, Hakim Ziyech (kanan) mencoba merebut bola dari penguasaan winger Malmo, Sergio Pena, pada duel Liga Champions, Rabu (3/11/2021) dini hari WIB. (Andreas Hillergren/TT News Agency via AP)
Pemain Chelsea, Hakim Ziyech (kanan) mencoba merebut bola dari penguasaan winger Malmo, Sergio Pena, pada duel Liga Champions, Rabu (3/11/2021) dini hari WIB. (Andreas Hillergren/TT News Agency via AP)

Pada model back to back, PSG sanggup menceploskan lima gol ke gawang pasukan Jesse Marsch. Nama terakhir menjadi sorotan, karena dianggap tak sanggup menyamai performa Leipzig kala ditangani Julian Nagelsmann.

Klub terakhir yang sempat mengejutkan adalah Malmo FF. Zona mengagetkan datang dari perjalanan tim asal Swedia tersebut masuk ke fase grup. Mereka menyingkirkan dua tim yang notebene sudah lebih berpengalaman, yakni Rangers dan Ludogorets Razgrad.

Performa menawan pada babak kualifikasi ternyata tak terjadi di area fase grup. Armada John Dahl Tomasson menjadi bulan-bulanan Juventus, Zenit St Petersburg dan Chelsea.

Sumber : UEFA

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel