3 Tips Berpuasa dan Berolahraga dari Pebasket NBA pada Bulan Ramadan: Agar Tubuh Tetap Bugar

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Saat ini seluruh umat muslim di dunia tengah menjalankan ibadah puasa. Meski sedang berpuasa, kita tidak boleh abai dalam menjaga kesehatan fisik dengan tidak berolahraga.

Olahraga di saat kita harus menahan rasa lapar dan haus memang bukanlah hal yang mudah, tetapi tidak mustahil dilakukan. Para atlet muslim dunia seperti beberapa pemain NBA telah membuktikannya.

Misalnya pemain Boston Celtics Tacko Fall atau dua pebasket Portland Trail Blazers: Enes Kanter serta Jusuf Nurkic. Meski berpuasa, mereka tetap bisa bertanding di level tertinggi.

NBA sendiri memiliki kampanye #NBAFastBreak, sebuah kampanye Ramadan yang diadakan NBA untuk memotivasi Anda agar mempunyai gaya hidup aktif selama bulan puasa.

Melalui keterangan pers yang diterima Bola.com, Minggu (02/05/2021), beberapa pabasket NBA memberikan tips berpuasa dan berolahraga di bulan Ramadan. Yuk scroll ke bawah untuk mengetahuinya.

1. Memilih Waktu yang Tepat

Ilustrasi Jam. (NBA)
Ilustrasi Jam. (NBA)

Saat ingin berolahraga sambil berpuasa, hal penting yang harus kamu tentukan adalah waktu yang tepat untuk melakukannya. Jika kamu berolahraga pada saat perut kamu kosong dan jarak untuk makan masih terlalu jauh, maka akan membahayakan tubuh.

Lebih baik olahraga dilakukan saat menjelang berbuka puasa. Sehingga, kamu bisa langsung minum dan makan untuk mengisi energi setelah mengeluarkan keringat dan tenaga.

Kamu cukup ambil kurang lebih 60 menit sebelum berbuka. Kamu juga bisa melakukannya setelah berbuka puasa, tetapi kamu harus pastikan tubuh kamu sudah mencerna dengan baik makanan yang baru saja masuk.

2. Perhatikan Asupan Saat Sahur

Enes Kanter, pebasket NBA asal Turki yang bermain untuk klub Portland Trail Blazers merupakan seorang keturunan muslim Turki yang lahir di Swiss. Sebagai seorang pebasket profesional, Kanter juga merupakan sosok yang taat beragama. (Foto: AP/Carlos Osorio)
Enes Kanter, pebasket NBA asal Turki yang bermain untuk klub Portland Trail Blazers merupakan seorang keturunan muslim Turki yang lahir di Swiss. Sebagai seorang pebasket profesional, Kanter juga merupakan sosok yang taat beragama. (Foto: AP/Carlos Osorio)

Asupan yang akan dikonsumsi sangat penting untuk memastikan tubuh memiliki energi yang cukup untuk beraktivitas seharian ditambah dengan berolahraga. Maka dari itu, Sahur sangat krusial dan tidak boleh diremehkan apa lagi dilewatkan.

Pastikanlah makanan yang kamu konsumsi memberikan cukup nutrisi dan energi. Pemain Portland Trail Blazers, Enes Kanter memberikan saran untuk tetap makan makanan yang berat, seperti dirinya yang mengkonsumsi kurma, minuman berprotein, granola bar, dan pasta.

"Saat saya meminta nasihat kepada legenda NBA Hakeem Olajuwon, ia mengatakan ia hanya makan kurma, oatmeal, dan satu liter air mineral di saat Sahur," kata Enes.

"Saya pun takjub dan penasaran 'bagaimana dia melakukannya bahkan bisa memenangkan pertandingandan menjadi MVP?'. Namun, bagi saya, saya akan memastikan tubuh saya mendapatkan banyak makanan agar tidak lapar selama seharian,” lanjutnya.

3. Berlatih Berpuasa

Bintang NBA, Enes Kanter saat beraksi di Britama Arena, Jakarta, Kamis (18/5/2017). Meet and greet bersama Enest Kanter tersebut sekaligus coaching clinic dari rangkaian tournya ke Indonesia. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)
Bintang NBA, Enes Kanter saat beraksi di Britama Arena, Jakarta, Kamis (18/5/2017). Meet and greet bersama Enest Kanter tersebut sekaligus coaching clinic dari rangkaian tournya ke Indonesia. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Ya, kamu tidak salah baca. Berlatihlah berpuasa dan berolahraga di waktu yang bersamaan sebelum Ramadan benar-benar tiba. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membiasakan tubuh kita beraktivitas termasuk berolahraga di saat harus menahan lapar dan haus.

Hal ini juga menjadi cara Enes mampu bertahan dalam pertandingan NBA hingga selesai saat berpuasa. "Biasanya saya mempersiapkan diri dengan berpuasa satu sampai dua hari seminggu pada saat musim reguler NBA atau sebelum bulan Ramadan tiba,” katanya.

Kamu juga bisa mencobanya dengan hal yang sama. Latihlah tubuh kamu dengan mencoba berpuasa. Cobalah mulai berpuasa beberapa hari sejak satu sampai dua bulan mendekati bulan Ramadan. Lalu, pilihlah satu atau dua hari dalam seminggu untukberpuasa dan berolahraga.

Saksikan Video Pilhan Kami: