3 Tips Maksimalkan Hasil Olahraga Saat Puasa

Liputan6.com, Jakarta Banyak masyarakat yang terus melakukan olahraga saat berpuasa. Tentu olahraga yang dilakukan harus menghasilkan sesuatu yang maksimal bagi tubuh, jangan sampai sia-sia.

Untk itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Terutama dari segi jenis latihan hingga nutrisi yang sebaiknya dikonsumsi. Karena, ibadah puasa ini mewajibkan tidak makan dan minum hingga 14 jam, yang biasanya membuat kondisi tubuh menurun.

Jika Anda sedang dalam program pembentukan otot atau sedang program olahraga lainnya, maka ada baiknya untuk memperhatikan beberapa tips olahraga saat berpuasa ini. 

Mungkin terdengar tidak meyakinkan, mengingat kondisi nutrisi yang kurang dan justru ditakutkan akan menyusutkan massa otot. Padahal, dengan mengikuti beberapa tips olahraga saat berpuasa ini, penyusutan tersebut juga dapat dihindari.

Beberapa tips olahraga saat berpuasa ini disesuaikan dengan kondisi tubuh yang mengalami kekurangan nutrisi. Sehingga, ada beberapa jenis latihan yang juga harus di kurangi intensitasnya dibandingkan dengan hari-hari biasa.

Di bawah ini Liputan6.com telah merangkum beberapa tips olahraga saat berpuasa yang bisa dilakukan untuk memaksimalkan hasil latihan Anda, Kamis (7/5/2020).

1. Atur Intensitas saat Olahraga

ilustrasi olahraga di rumah/copryight by TORWAISTUDIO (Shutetrstock)

Walaupun sedang dalam bulan Ramadan dan berpuasa, Anda tentu saja masih tetap dapat menjalankan kegiatan olahraga. Namun, yang perlu diperhatikan adalah intensitas dari olahraga tersebut.

Akan lebih bijak jika Anda berolahraga dengan intensitas yang rendah. Mengingat cadangan energi Anda tentu sangat berkurang pada bulan puasa. Selain itu, kadar gula dalam darah Anda juga akan lebih rendah dibandingkan dengan hari-hari biasa saat tidak berpuasa.

Memang, faktor gula darah dan cadangan energi tersebut sangat tergantung dan juga dapat berbeda dari masing-masing orang. Namun, demi menjaga kelancaran saat berpuasa dan menghindari batalnya puasa karena lemas hingga pingsan ketika berolahraga, maka ada baiknya tetap menjaga intensitas olahraga Anda tetap rendah.

2. Perhatikan Jenis Olahraga yang Dilakukan

Ingin berat badan turun secara efektif? cari tahu kapan waktu terbaik untuk berolahraga. (Foto: Istockphoto)

Selain melihat dari sisi intensitas olahrga yang dilakukan, Anda juga harus memperhatikan mengenai jenis olaharaga yang Anda akan lakukan. Mengingat, walaupun intensitas dari olahraga yang Anda jalani cukup rendah, namun bisa saja jenis olahraga tersebut cukup menguras tenaga.

Sebagai contoh, mungkin Anda terbiasa angkat beban dengan berat yang berlebihan, memang gerakan yang di lakukan tidak intens dan sebenarnya sangatlah sedikit. Namun beban yang digunakan sangatlah berat dan tetap saja membutuhkan tenaga ekstra dalam proses melakukannya, dan jika dipaksakan paka dapat menyebabkan tubuh menjadi kekurangan cairan tubuh dan gula darah dapat turun drastis.

Bahkan jika gula darah Anda terlalu cepat turun, dapat menyebabkan pusing, mual, dan muntah hingga pingsan yang tentu akan membuat puasa Anda justru batal.

3. Atur Waktu untuk Olahraga

Orang-orang berolahraga di pantai sembari menunggu waktu berbuka puasa selama bulan suci Ramadan, meskipun lockdown karena pandemi COVID-19, di ibu kota Tripoli, Libya pada Jumat (8/5/2020). (Photo by Mahmud TURKIA / AFP)

Jika dihari-hari biasa saat tidak berpuasa Anda berolahraga satu hingga dua kali dalam sehari, maka akan lebih bijak jika Anda berlatih sekali saja pada waktu sebelum berbuka. Hal ini dimaksudkan agar tubuh tetap mendapatkan asupan nutrisi sesaat setelah olahraga selesai dilakukan.

Namun, jika memang Anda tetap ingin berolahraga dua kali dalam sehari, maka Anda dapat berolahraga pada malam hari setelah tarawih. Tapi, jangan terlalu malam juga untuk menjalankan olahraga tersebut. Karena, jika terlalu malam justru akan mengganggu waktu tidur Anda, dimana waktu tidur yang cukup sangat dibutuhkan oleh tubuh dan penting dalam memaksimalkan hasil olahraga Anda.