3 Universitas Ivy League Dievakuasi Akibat Ancaman Bom

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, New York City - Tiga universitas Ivy League di Amerika Serikat terkena ancaman bom pada Minggu (7/11) waktu setempat. Salah satu ancaman bahkan tersebar di media sosial.

Dilaporkan New York Post, tiga universitas itu adalah Columbia University, Cornell University, dan Brown University. Ketiganya adalah bagian dari universitas Ivy League di wilayah timur laut AS.

Melalui Twitter, Universitas Cornell memberikan peringatan kepada warga kampus dan berkata pihak berwajib telah turun tangan akibat ancaman bom.

"Perimeter keamanan telah dipasang. Hindarilah pusat kampus," tulis pihak Universitas Cornell.

Beberapa kampus di Universitas Brown juga dievakuasi karena ancaman bom pada hari yang sama.

Totalnya, ada empat ancaman bom di universitas top AS sejak Jumat lalu. Yang pertama terkena ancaman adalah Universitas Yale yang juga sempat evakuasi. Polisi masih belum mengakui apakah insiden-insiden itu terkait.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Dibully Netizen

Ilustrasi Twitter. Kredit: Photo Mix via Pixabay
Ilustrasi Twitter. Kredit: Photo Mix via Pixabay

Salah satu ancaman kepada kampus itu muncul di Twitter, yakni ancaman kepada Universitas Columbia.

Akun bernama @JiaNakamura berkata ia dan partnernya telah memasang peledak di Universitas Columbia.

"@Columbia Hello partner saya dan diri saya @jiagod telah menempatkan 40 peledak IED," tulis akun itu.

Beberapa tempat yang disasar adalah Butler Hall (asrama mahasiswa baru), Carman Hall, Lerner Hall, dan toko buka.

Akun itu juga mengaku punya bom ANFO yang dapat membunuh orang-orang di jalur kampus.

Setelah memberi ancaman, akun itu ramai-ramai dibully netizen dan kini akunnya sudah disuspens.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel