3 Wisatawan Terseret Arus di Pantai Manggar Balikpapan, 1 Orang Belum Ditemukan

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Balikpapan - Suasana suka cita di Pantai Manggar, Balikpapan Timur, Minggu (14/11/2021), tiba-tiba berubah jadi duka. Tiga orang wisatawan tenggelam saat berenang, dua orang berhasil diselamatkan, sementara satu orang masih hilang hingga berita ini diturunkan.

Kedua korban selamat antara yakni Asraf (5) dan Leoni (20) warga Kelurahan Graha Indah Balikpapan Utara. Keduanya langsung dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif. Sedangkan korban hilang atas nama Zalfa (12), masih dalam pencarian Tim SAR gabungan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kelas A Balikpapan Melkianus Kotta menjelaskan, pihaknya masih terus melakukan penyisiran di lokasi kejadian di Pantai Manggar.

Melki mengatakan, berdasarkan informasi awal yang diterima, peristiwa tersebut bermula saat para korban berenang di pantai sekitar pukul 11.00 Wita. Gelombang pantai membuat mereka terseret arus.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Keluarga Korban Histeris

Proses pencarian korban yang hilang di Pantai Manggar Balikpapan Kaltim.
Proses pencarian korban yang hilang di Pantai Manggar Balikpapan Kaltim.

Di sela kegiatan pencarian, seorang perempuan yang merupakan keluarga korban histeris dan kesurupan. Perempuan itu menunjuk jari telunjuk ke arah laut sembari meminta petugas untuk mencari ke arah itu.

"Ya, itu keluarga korban kesurupan, nunjukan lokasi tenggelam ya mudahan bisa ditemukan," timpal Iwan, seorang petugas BPBD Balikpapan di lokasi.

Hingga Minggu menjelang malam (14/11/2021), pencarian korban belum membuahkan hasil. Petugas akhirnya menghentikan sementara pencarian karena minimnya penerangan. Rencananya pencarian akan kembali dilakukan hari ini, Senin (15/11/2021).

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel