3 Wonderkid Timnas Indonesia U-20 yang Berpotensi Bela Tim Senior di Piala AFF 2022

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia terus bersiap untuk menghadapi Piala AFF 2022 yang bakal berlangsung pada akhir tahun ini. Walaupun tanpa ada kompetisi, PSSI telah mempersiapkan pemusatan latihan Tim Garuda di Bali.

Walau begitu, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, masih belum bisa mendampingi tim. Ia masih sibuk menjalankan tugas di Timnas Indonesia U-20 yang tengah menjalani pemusatan latihan di Eropa.

Kesempatan tersebut seharusnya bisa dimanfaatkan pelatih asal Korea Selatan itu untuk melihat potensi para anak muda. Dengan kompetisi Piala AFF datang lebih dulu, ia bisa mempertimbangkan menarik mereka ke Timnas Indonesia.

Walau begitu, kesempatan untuk naik tingkat lebih cepat tentu bukan untuk sembarangan pemain. Diperlukan mental baja dan kemampuan teknis yang mumpuni untuk bisa bersaing dengan para pemain senior.

Melihat perkembangan pemain saat ini selama di Turki, ada setidaknya tiga nama yang berpotensi menembus Timnas Indonesia di Piala AFF 2022. Siapa saja mereka? Berikut ini ulasan selengkapnya.

 

Marselino Ferdinan (Persebaya Surabaya/18 Tahun)

Tampil dihadapan pendukung sendiri, anak asuh Shin Tae-yong berhasil menang dengan skor 3-2. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)
Tampil dihadapan pendukung sendiri, anak asuh Shin Tae-yong berhasil menang dengan skor 3-2. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Nama pertama dalam daftar ini sudah pasti adalah Marselino Ferdinan. Pemain Persebaya Surabaya itu merupakan satu di antara bakat terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini.

Pelatih yang akrab disapa STY tersebut juga menyadari potensi besar dari pemain berusia 18 tahun itu. Hanya saja, ia tak terburu-buru memplotnya sebagai pemain utama saat berada di Timnas Indonesia.

Dengan kemampuannya yang terus berkembang, satu slot sepertinya sudah pasti jatuh di tangannya. Apalagi, ia juga sudah cukup sering masuk Timnas Indonesia dalam beberapa laga.

 

M. Ferrari (Persija Jakarta/19 Tahun)

<p>Selebrasi pemain Timnas Indonesia U-20, Muhammad Ferrari usai menjebol gawang Vietnam dalam pertandingan Grup F Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (18/9/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)</p>

Selebrasi pemain Timnas Indonesia U-20, Muhammad Ferrari usai menjebol gawang Vietnam dalam pertandingan Grup F Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (18/9/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

M. Ferrari jadi nama selanjutnya yang pantas mentas di Piala AFF 2022. Kapten tim kelompok umur Indonesia U-20 ini bahkan sudah mendapatkan caps perdana saat diturunkan pada laga kontra Curacao, akhir September lalu.

Pemain berusia 19 tahun tersebut memiliki segudang kelebihan untuk bisa segera menembus tim senior secara teratur. Posturnya yang tinggi besar memberikan nilai plus tersendiri mengingat STY sangat concern dengan tinggi pemain.

Menembus Timnas Indonesia jelas bukan perkara mudah mengingat masih ada nama-nama seperti Fachruddin Aryanto, Rizky Ridho, hingga Elkan Baggott untuk menghuni lini belakang.

Namun, ia memiliki keuntungan lain ketimbang mereka karena terbiasa bermain tiga bek di klubnya, Persija Jakarta.

 

Robi Darwis (Persib Bandung/19 Tahun)

<p>Pemain Timnas Indonesia U-20, Robi Darwis saat pertandingan Grup F Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 melawan Timnas Vietnam U-20 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya,&nbsp;Minggu (18/9/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)</p>

Pemain Timnas Indonesia U-20, Robi Darwis saat pertandingan Grup F Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 melawan Timnas Vietnam U-20 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (18/9/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

STY sudah lama dikenal menyukai pemain yang memiliki kemampuan bermain di banyak posisi. Alfeandra Dewangga dan Rachmat Irianto merupakan beberapa pemain favoritnya di Timnas Indonesia.

Nah di tim kelompok umur Indonesia U-20, sosok tersebut ada pada diri Robi Darwis. Pemain asal klub Persib Bandung tersebut bahkan bisa dimainkan dalam tiga peran berbeda, yakni bek tengah, gelandang bertahan, hingga wing-back kanan.

Hal lain yang menjadi kelebihannya adalah kemampuan lemparan bola yang sangat jauh. Ia bisa bergantian dengan Pratama Arhan menimbulkan kepanikan di barisan belakang lawan dalam situasi lemparan ke dalam di sepertiga akhir lapangan.