30 Kata-Kata Sakit Hati Bahasa Jawa Beserta Artinya, Melegakan Perasaan

·Bacaan 5 menit

Bola.com, Jakarta - Kata-kata sakit hati bahasa jawa bisa kamu ungkapkan agar menjadi lebih lega. Sakit hati merupakan suatu hal yang sangat sulit dipahami.

Kamu mengalami sakit, namun tidak berdarah. Seperti ada yang mengganjal dan menyesakkan dalam diri.

Melepaskan sesuatu yang mengganjal dalam hati akan membuatmu lebih lega. Kamu tidak akan marah-marah atau sedih yang tidak jelas.

Selain itu, melepaskan unek-unek dalam hati akan bisa menghindarkan kamu dari stres dan depresi.

Jika kamu bingung bagaimana cara melampiaskan emosi, menggunakan kata-kata bahasa jawa bisa menjadi alternatif.

Bahasa Jawa dianggap punya keunikan tersendiri yang mampu mengubah sebuah kalimat jadi terlihat lebih santai dan bernada canda. Rasa sakit hatimu pun tak akan dianggap hiperbolis oleh orang lain.

Berikut kumpulan kata-kata sakit hati bahasa jawa beserta artinya, disadur dari Brilio, Jumat (20/11/2020).

Kata-Kata Sakit Hati Bahasa Jawa

Ilustrasi sakit hati. /Copyright pixabay.com/freestocks
Ilustrasi sakit hati. /Copyright pixabay.com/freestocks

1. "Move on kuwi dudu berusaha nglalekke ya, tapi ngikhlaske lan berusaha ngentukke sing luwih apik luwih seko sing mbiyen-mbiyen."

(Move on itu bukan berusaha melupakan ya, tapi mengikhlaskan dan berusaha mendapatkan yang lebih baik lagi dibandingkan dengan yang dulu-dulu)

2. "Ora penting mikir malam mingguan, seng penting malam lamaran."

(Tidak penting memikirkan malam minggu, yang penting adalah malam lamaran)

3. "Pacar iku kudune mendoakan ora malah menduakan."

(Pacar itu harusnya mendoakan bukan malah selingkuh)

4. "Kowe pancen pinter nggawe uwong sayang, tapi kenapa malah mbok tinggal pas aku lagi sayang-sayange?"

(Kamu memang pintar membuat orang sayang, tapi mengapa kemudian kamu tinggalkan saat aku sedang sayang-sayangnya?)

5. "Kenopo kowe isih bertahan karo wong sing wis nglarani kowe? Opo kuwi sing jenenge sayang?"

(Mengapa kamu masih bertahan pada orang yang telah menyakitimu? Apakah itu yang dinamakan sayang?)

6. "Ana siji wae sing bisa mbok tindakake kanthi apik, yaiku ngremukke ati."

(Hanya satu hal yang bisa kamu lakukan dengan baik, yaitu meremukkan hati)

7. "Aku trimo mundur timbang lara ati, wong tak oyak kono wis lali."

(Aku terima mundur daripada sakit hati, dia yang kukejar pun sudah lupa)

8. "Nelongso rasane, sing tak tresno ono sing nduwe."

(Sedih rasanya, yang aku cinta sudah ada yang punya)

9. "Dudu cinta nek ora cemburu. Tapi, dudu cinta barang nek terus nglarani."

(Bukan cinta kalau tidak cemburu. Tapi bukan cinta juga kalau terus menyakiti)

10. "Aku mikir kowe terus, yo mergo aku sayang kowe."

(Aku memikirkan kamu terus. Ya, karena aku sayang kamu)

Kata-kata Sakit Hati Bahasa Jawa

Ilustrasi Jawa. (Unsplash)
Ilustrasi Jawa. (Unsplash)

11. "Selamat pagi kowe, muga Tuhan maafke kekhilafanku, nek mben tiap moco doa selalu ndisikke jenengmu ketimbang Bismillah."

(Selamat pagi kamu, semoga tuhan memaafkan kekhilafanku, karena kalau tiap membaca doa selalu mendahulukan namamu ketimbang Bismillah)

12. "Abot dipikul bareng, enteng digowo bareng, nek abot loro karone dipaketno ae."

(Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing, kalo sama-sama berat dipaketin aja)

13. "Aku sing loro ati, ngopo wong liyo sing mbok obati?"

(Aku yang sakit hati, kenapa orang lain yang kamu obati?)

14. "Umpama pacar iso di-download, aku bakalan ora jomblo."

(Kalau misalnya pacar itu bisa di-download, aku nggak bakal deh jadi jomblo)

15. "Sido sayang gak? Lek gak sido tak tinggal nggodok mi."

(Jadi sayang atau tidak? Kalau tidak jadi aku tinggal masak mi)

16. "Balikan karo mantan kuwi, koyo kowe njipuk tisu seng bar mbok nggo ngelap umbel, mbok lapke neng lambemu meneh."

(Kembali sama mantan itu, seperti kamu mengambil tisu yang sudah kamu pakai menghapus ingus, lalu kamu pakai untuk bibirmu lagi)

17. "Tresno ki kadang koyo criping telo, iso ajur nek kowe ora ngati-ati le nggowo."

(Cinta itu kadang seperti ceriping tal, bisa hancur kalau kamu tidak hati-hati membawanya)

18. "Yen kowe ra nduwe sego, yo ojo mangan konco."

(Kalau kamu tidak punya nasi, ya jangan makan teman)

19. "Nek kowe dikon milih de’e utowo aku, miliho de'e wae. Aku dudu pilihan. Mergo nek sing tenanan cinta kuwi ra bakal ninggal."

(Kalau kamu disuruh memilih dia atau aku, pilih dia saja. Aku bukan pilihan. Karena yang cinta beneran itu tidak akan pernah meninggalkan)

20. "Isih tetep bertahan karo wong sing isone mung nglarani kowe? Kuwi jenenge sayang? Opo ora iso golek sing luwih seko kuwi?"

(Masih tetap bertahan sama orang yang bisa membuatmu terluka? Itu namanya sayang? Apa tidak bisa mencari yang lebih baik lagi?)

Kata-kata Sakit Hati Bahasa Jawa

Ilustrasi patah hati. (dok. Kelly Sikkema/Unsplash/Adhita Diansyavira)
Ilustrasi patah hati. (dok. Kelly Sikkema/Unsplash/Adhita Diansyavira)

21. "Kowe iku bagaikan embun pagi sing menyejukkan, tapi sayang aku ora tau ngerti mergo tangiku awan."

(Kamu itu seperti embun di pagi hari yang menyejukkan, tapi sayangnya aku tidak pernah tahu karena bangunku selalu siang)

22. "Kowe nek sayang ngomong, ojo ngode terus. Aku dudu brangkas sing butuh kode."

(Kamu kalau sayang itu bilang, jangan terus mengode. Aku bukan brangkas yang butuh kode)

23. "Tresno kuwi pancen aneh. Contone aku tresno kowe, tapi kowe ora tresno aku."

(Cinta itu memang aneh. Contohnya aku cinta kamu, tapi kamu tidak cinta aku)

24. "Kowe nangis mergo diputus pacarmu? Senasib ro aku. Reneo, aku dodolan tisu beli satu gratis aku."

(Kamu menangis karena diputus pacarmu? Sama seperti aku. Kemarilah, aku jualan tisu beli satu gratis satu)

25. "Mbendino kok foto karo pacare, opo mbiyen tuku HP-ne urunan?"

(Setiap hari foto dengan pacar, apa dulu beli HP-nya iuran?)

26. "Ngenteni awakmu sayang karo aku bebasan koyo ngenteni udan ning mongso ketigo, ora mungkin."

(Menunggu dirimu sayang sama aku seperti menunggu hujan di waktu ketiga, tidak mungkin)

27. "Wis kadung ngomong sayang jebule wis nduwe gandengan, wis kadung tak sawang malah ninggal kenangan."

(Sudah terlanjur bilang sayang ternyata sudah ada gandengan, sudah terlanjur aku tatap ternyata meninggalkan kenangan)

28. "Cah wadon bar di puji tambah langsing, mangane malah tambah akeh."

(Seorang wanita setelah dipuji langsing, makannya malah jadi makin banyak)

29. "Nek mbendino kowe galau, terus kapan seneng-senenge? Umur kan awakdewe ramudeng."

(Kalau setiap hari kamu galau, lalu kapan senang-senangnya? Umur kita kan tidak ada yang tahu)

30. "Sing penting koe bahagia. Tapi karo nyong, udu karo wong liya."

(Yang penting kamu bahagia. Tapi sama aku saja, bukan sama orang lain)

Disadur dari: Brilio.net (Penulis: Nur Luthfiana Hardian. Published: 15/1/2020)

Yuk, baca artikel kata-kata lainnya dengan mengikuti tautan ini.