30 Ribu Lebih Pedagang Pasar Tanah Abang Sudah Divaksin Covid-19

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Direktur Utama PD Pasar Jaya, Arif Nasrudin mengatakan lebih dari 30 ribu pedagang Pasar Tanah Abang yang menerima vaksin Covid-19. Angka ini melonjak dua kali lipat yang ditargetkan yakni 15 ribu pedagang pasar.

"Kita sudah 30 ribuan lebih di Tanah Abang (yang terima vaksin). Awalnya kita cuma targetkan 15 ribu pedagang pasar," kata Arif dalam Dialog Rabu Utama: Geliat Transaksi Setelah Vaksinasi, Jakarta, Rabu (21/4).

Arif mengatakan membludaknya minat pedagang pasar untuk mendapatkan vaksinasi tidak terlepas dari komunikasi yang dilakukan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Selain itu, testimoni dari mulut ke mulut pedagang pasar membuat antusias terhadap vaksinasi ini menjadi tinggi.

"Vaksinatoe juga sampaikan keamanan vaksin dan hasil mulut ke mulut pedagang pasar ini membuat jumlah peminatnya banyak," kata dia.

Vaksinasi yang sama juga akan dilakukan untuk pedagang Pasar Kebayoran Lama dan Pasar Mayestik di Jakarta Selatan. Program ini diharapkan bisa membantu pelaku UMKM di pasar untuk bisa mulai bangkit.

Dampak Psikologis

Petugas menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada pedagang di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, Kamis (25/2/2021). Menkeu Sri Mulyani optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini ada pada 4,5-5,3 persen karena adanya dukungan program vaksinasi COVID-19 sebagai penentu. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Petugas menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada pedagang di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, Kamis (25/2/2021). Menkeu Sri Mulyani optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini ada pada 4,5-5,3 persen karena adanya dukungan program vaksinasi COVID-19 sebagai penentu. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Alasannya, program vaksinasi ini membawa dampak psikologis untuk masyarakat. Tercermin dari mulai banyaknya orang yang mau datang ke pasar untuk berbelanja. Jalan-jalan di Jakarta juga sudah menunjukkan keramaian.

"Pasar Tanah Bang ini sudah ada program vaksinasi dan memberikan efek psikologis mulai dari keramaian jalan," kata dia.

Munculnya geliat ini Arif memastikan nilai transaksi juga mulai merangkak naik. Pertumbuhan ekonomi pun sudah mulai meningkat.

"Kita juga harus memastikan perbaikan nilai transaksi. Saya harao ini segera selsai xan kita cepat bangkit," harapnya.

Tentunya, tambah Arif, para pedagang pasar diminta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan saat melakukan transaksi. "Saya minta pedagang buat perhatikan protokol kesehatan kita juga," kata dia mengakhiri.

Reporter: Anisyah Al Faqir

Sumber: Merdeka.com

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: