30 Siswa India Disuntik Vaksin Covid dengan Satu Suntikan yang Sama

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang petugas kesehatan di India sedang diselidiki lantaran dia menyuntik vaksin Covid-18 kepada 30 siswa dengan satu suntikan yang sama. Peristiwa itu terjadi di sebuah sekolah di Distrik Sagar, Negara Bagian Madhya Pradesh.

Kementerian Kesehatan India mengharuskan "satu jarum, satu suntikan, hanya untuk satu kali" untuk pelaksanaan penyuntikan vaksin Covid-19.

India sejauh ini sudah menyuntikkan 2,3 miliar vaksin Covid-19.

Suntikan sekali pakai banyak digunakan di India untuk menghindari penyebaran penyakit mematikan seperti HIV. Namun ada beberapa kejadian di mana satu suntikan dipakai lagi di rumah sakit karena minimnya stok peralatan.

Jitendra Rai, petugas yang memvaksin anak-anak itu, mengatakan kepada media dia hanya diberi satu suntikan oleh departemen kesehatan dan dia hanya menjalankan tugas.

Laman BBC melaporkan, Kamis (28/7), orang tua siswa yang menemani anaknya ketika disuntik melaporkan kejadian itu kepada pihak sekolah.

Ketika pejabat pemerintah mendatangi sekolah Rai menghilang dan ponselnya dimatikan.

Departemen Kesehatan kemudian mengajukan kasus kelalaian ini seraya menggelar penyelidikan terhadap para petugas yang membagikan perlengkapan untuk vaksinasi.

Seorang juru bicara dari partai oposisi menuntut menteri kesehatan mundur karena kejadian ini.

India menjadi negara kedua setelah China yang sudah memberikan lebih dari 2 miliar vaksin kepada rakyatnya.

Menurut Kementerian Kesehatan, 98 persen orang dewasa di India sudah menerima setidaknya satu dosis vaksin COvid-19 dan 90 persen warga sudah divaksin dua dosis.

Kemarin India melaporkan 18.313 kasus positif dalam 24 jam terakhir dan 57 kematian. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel