306 Orang Tim DVI Polri Akan Identifikasi Korban Sriwijaya Air

Dusep Malik, Ahmad Farhan Faris
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono mengatakan ada ratusan personel gabungan Tim DVI yang dikerahkan untuk melakukan identifikasi terhadap korban penumpang Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di Kepulauan Seribu pada Sabtu, 9 Januari 2021.

"Telah bekerja Tim DVI sebanyak 306 personel terdiri dari instansi terkait," kata Rusdi di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati pada Minggu, 10 Januari 2021.

Ia mengatakan Tim DVI gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Kementerian Kesehatan dan Ikatan Dokter Ahli Forensi Indonesia.

Menurut dia, seluruh personel yang diterjunkan adalah orang-orang terbaik dibidangnya. Diharapkan, mampu melaksanakan tugasnya mengidentifikasi jasad korban penumpang Pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

"Semua kerja sama di RS Polri untuk identifikasi terhadap jenazah korban daripada kecelakaan pesawat tersebut," ujarnya.

Sementara ini, Rusdi mengatakan Tim DVI telah menerima tujuh kantong jenazah terkait penemuan jatuhnya Pesawat Sriwijaya. Kemudian, 21 sampel DNA juga telah diterima dari keluarga korban. Selanjutnya, tim akan mulai bekerja melakukan identifikasi terhadap kantong-kantong jenazah itu.

“Mulai besok, tim akan melaksanakan tugas identifikasi terhadap kantong-kantong jenazah atau hal lain yang terkait dengan kecelakaan pesawat tersebut,” jelas dia.

Sebelumnya diberitakan, pesawat Sriwijaya Air dengan rute Jakarta-Pontianak dikabarkan hilang kontak pada Sabtu, 9 Januari 2021. Terakhir terjadi kontak pada pukul 14.40 WIB.

"Telah terjadi lost contact pesawat udara Sriwijaya rute Jakarta-Pontianak dengan call sign SJ 182. Terakhir terjadi kontak pada pukul 14.40 WIB," kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati ketika dikonfirmasi.

Dari data manifest penumpang, Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 itu membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru. Dari jumlah tersebut, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi. Sedangkan 12 kru terdiri atas, enam kru aktif dan enam kru ekstra.