31.013 rumah tangga terdampak kebocoran pipa jargas di Tarakan

·Bacaan 1 menit

Tim Penanganan Gangguan (TPG) PGN segera melakukan penanganan atas laporan kebocoran pipa penyalur utama jaringan gas (jargas) berdiameter tiga inci di Jalan Kusuma Bangsa, Tarakan, Kalimantan Utara, yang terjadi pada Jumat (16/07) sekitar pukul 08.30 WITA.

"Sebagai upaya pengamanan dan safety, TPG PGN telah menjalankan SOP yang berlaku terkait jaringan distribusi yang terdampak kebocoran tersebut," kata Area Head PGN Tarakan Sheila Merlianty dalam keterangan tertulis diterima di Tarakan, Jumat.

TPG PGN melakukan identifikasi kebocoran dan menghubungi pihak pemasok di hulu selaku pemilik jaringan pipa untuk melakukan perbaikan.

“TPG melakukan mitigasi bersama pihak pemasok dengan melakukan penutupan valve yang menuju MRS Sebengkok Waru. Kemudian pada pukul 10.00 WITA dilakukan penutupan aliran gas untuk sementara pada pelanggan jargas PGN di Tarakan," kata Sheila.

Baca juga: Pemerintah tugasi PGN kelola gas di Tarakan

Sekitar pukul 13.00 WITA pipa pemasok dilakukan penggalian dan perbaikan. Waktu untuk selesainya proses perbaikan akan diberitahukan lebih lanjut dari pihak pemasok.

Insiden kebocoran pipa ini berdampak pada 31.013 pelanggan rumah tangga dan 23 pelanggan UMKM, yang tersebar di 18 kelurahan di empat kecamatan di Tarakan, karena aliran gas dihentikan. Rata-rata pemakaian per hari mereka biasanya sebesar 16.400 M3

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas insiden ini, termasuk kepada pelanggan PGN yang terkena dampak dalam insiden tersebut," kata Sheila.

PGN juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas sikap tanggap dari masyarakat sekitar lokasi kejadian yang langsung mengabarkan kepada petugas PGN, sehingga insiden ini dapat segera ditangani.

Dia juga informasikan jika terjadi insiden di jaringan gas bumi dapat menghubungi contact center PGN di 1500645.

Baca juga: PGN siapkan infrastruktur gas bumi terintegrasi

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel