31,9 persen warga Aceh Utara sudah divaksinasi COVID-19

·Bacaan 1 menit

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyatakan sebanyak 146.096 orang atau 31,9 persen dari total sasaran 458.608 warga sudah divaksinasi COVID-19 dosis pertama.

Kepala Bagian Kehumasan Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Utara Hamdani di Aceh Utara, Rabu, mengatakan adapun target yang dibebankan hingga akhir Desember 2021 yakni 70 persen atau 321.026 orang.

"Capaian vaksinasi COVID-19 dosis pertama baru 31,9 persen atau 146.096 orang dari sasaran 458.608 orang. Sedangkan vaksinasi dosis kedua sudah mencapai 11,4 persen atau 52,219 orang," kata Hamdani.

Baca juga: Satgas: Cakupan vaksinasi COVID-19 Aceh Utara terendah di Aceh

Terkait rendahnya capaian vaksinasi, Hamdani mengatakan Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib sudah menegaskan akan mencopot kepala dinas dan camat yang tidak serius melaksanakan vaksinasi di ruang lingkup instansi yang dipimpinnya.

"Bupati sudah menyampaikan beberapa kali peringatan bagi kepala satuan kerja dan camat yang stafnya banyak belum mengikuti vaksinasi. Bahkan akan mencopot jabatan jika tidak serius menyukseskan program vaksinasi," kata Hamdani.

Baca juga: Polres Aceh Utara ungkap kasus perdagangan remaja 16 tahun

Menurut Hamdani, hal tersebut dilakukan Bupati Aceh Utara sebagai bentuk keseriusannya untuk mencapai target yang dibebankan yakni 70 persen guna membentuk kekebalan kelompok dalam ikhtiar melawan pandemi COVID-19.

Untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19, kata Hamdani, semua pihak harus bertanggung jawab sesuai tugas dan fungsi masing-masing untuk mencapai target vaksinasi yang sudah ditetapkan pemerintah.

"Pemkab Aceh Utara sudah menyediakan gerai vaksinasi di berbagai lokasi, oleh sebab itu diharapkan masyarakat dan ASN dapat mendatangi gerai tersebut untuk divaksinasi," kata Hamdani.

Baca juga: Lima desa di Aceh Utara terendam banjir

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel