32 Kata-Kata Cinta Bahasa Jawa, Ungkapan Isi Hati Terdalam

·Bacaan 6 menit

Bola.com, Jakarta - Kata-kata cinta bahasa Jawa dapat kamu jadikan sebagai bentuk ungkapan isi hatimu yang terdalam, saat kamu jatuh cinta atau sebaliknya, kecewa dan dibuat kesal karena cinta.

Selain menjadi bahasa yang sering dituturkan oleh kebanyakan masyarakat Indonesia, kata cinta bahasa Jawa penuh arti yang mendalam.

Bahasa Jawa banyak digunakan di Indonesia untuk berinteraksi sehingga banyak ungkapan berbahasa Jawa yang sering dijadikan sebagai motivasi atau sekadar unggahan di media sosial.

Seperti halnya kehidupan percintaan, banyak ungkapan berbahasa Jawa yang dapat dijadikan sebagai ungkapan isi hati sekaligus pelajaran bagi yang lain.

Berikut 32 kata-kata cinta bahasa Jawa, yang dapat dijadikan sebagai ungkapan isi hati terdalam serta pelajaran, seperti disadur dari Brilio, Kamis (18/2/2021).

Kata-Kata Cinta Bahasa Jawa

Ilustrasi cinta. /copyright unsplash.com/@bartlarueeppler
Ilustrasi cinta. /copyright unsplash.com/@bartlarueeppler

1. "Ben akhire ora kecewa, dewe kudu ngerti kapan wektune berharap lan kapan wektune kudu mandeg."

(Agar akhirnya tidak kecewa, kita harus mengerti kapan waktunya berharap dan kapan waktunya harus berhenti)

2. "Kowe lungo nggowo kenangan, kowe teko maneh nggowo undangan."

(Kamu pergi membawa kenangan, kamu datang lagi membawa sebuah undangan)

3. "Omonganmu koyo telo, empuk ning nyereti."

(Perkataanmu seperti ketela, halus tapi nyesek)

4. "Ora perlu muni selamat pagi, lek ujung-ujung e kok uneni selamat tinggal."

(Tidak perlu mengucap selamat pagi, kalau ujung-ujungnya kamu mengucapkan selamat tinggal)

5. "Seumpomo diwenehi loro yo panggah tak tompo, diwenehi cidro yo panggah tak trimo, ora dihargai aku yo sadar diri, tapi yen aku wes muni ora peduli senajan koe muni cinta mati, aku mung biso muni hoee, tangio koe mung ngipi."

(Seumpama dikasih sakit, tetap kuterima, dikasih cobaan ya tetap kuterima, tidak dihargai aku ya sadar diri. Tapi, kalau aku sudah biang tidak peduli kamu bilang cinta mati, aku hanya bisa bilang Hoee, Bangun kamu hanya mimpi)

6. "Jaremu lungo tuku sego, lha muleh malah gowo lanangane tonggo."

(Katanya pergi beli nasi, lha pulang malah bawa pasangannya tetangga)

7. "Matur suwun wis tau gae ati iki nyaman ngantek enek roso wegah kelangan, tapi saiki garek kenangan mergo roso iki wis kabur kanginan."

(Terima kasih sudah buat hati ini nyaman sampai ada rasa takut kehilangan, tapi sekarang tinggal kenangan karena rasa ini sudah terkikis angin)

8. "Opo ngene iki yen terjebak zona nyaman, ora nek kabar rasane koyo kelangan."

(Apa seperti ini kalau terjebak zona nyaman, tidak ada kabar rasanya seperti kehilangan)

9. "Susu yo susu, keju yo keju, yen ketemu konco karo mantanmu, bengok ono sing banter, Hooeee kui turahanku."

(Susu ya susu, keju ya keju, kalau ketemu teman sama mantanmu, teriakin yang keras, Hooeee,, itu bekasku)

10. "Kopi kui ora legi, yen gulo yo legi, lek koe pancen cinta mati, yo ojo mbok larani, mergo loro ati kui ora sepenak turu karo ngimpi."

(Kopi itu tidak manis, kalau gula ya manis, kalau kamu memang cinta mati, ya jangan kau buat sakit hati karena sakit hati itu tidak seenak tidur sambil bermimpi)

Kata-Kata Cinta Bahasa Jawa

Ilustrasi percintaan. /copyright Unsplash/Katarina Šikuljak
Ilustrasi percintaan. /copyright Unsplash/Katarina Šikuljak

11. "Move on kuwi dudu berusaha nglalekke ya, tapi ngikhlaske lan berusaha ngentukke sing luwih apik luwih seko sing mbiyen-mbiyen."

(Move on itu bukan berusaha melupakan ya, tapi mengikhlaskan dan berusaha mendapatkan yang lebih baik dari sebelum-sebelumnya)

12. "Pengenku, aku iso muter wektu. Supoyo aku iso nemokne kowe lewih gasik. Ben Lewih dowo wektuku kanggo urip bareng sliramu."

(Aku berharap, aku bisa memutar waktu kembali. Di mana aku bisa lebih awal menemukan dan mencintaimu lebih lama)

13. "Saat dewe podo–podo adoh, siji sing kudu koe ngerti, bakal tak jogo tresno iki sampe matek."

(Saat jarak memisahkan kita, satu hal yang harus kamu tahu, aku akan menjaga cinta ini sampai mati)

14. "Sak umpamane koe iso ngrasakke kepriye rasane dadi awakku pasti koe ora bakal ngerti opo rasane, sakit lan kecewa."

(Misalkan kamu bisa merasakan bagaimana rasanya jadi diriku, pasti kamu nggak bakal ngerti apa rasanya, sakit dan kecewa)

15. "Mergo seng gaene ngekek'i cokelat bakal kalah karo seng ngewehi seperangkat alat salat karo nyanyi lagu akad."

(Karena yang sering memberi cokelat akan kalah dengan yang memberi seperangkat alat salat dan nyanyi lagu akad)

16. "Aku duduk cah romantis sing iso berkata kata manis, nanging aku mung bocah humoris sing iso berkata manis."

(Aku bukan orang romantis yang bisa berkata kata manis, tetapi aku hanya orang humoris yang bisa berkata manis)

17. "Padahal de'e mek konco, tapi angger de'e cedak karo wong liyo. Rasane cemburu."

(Padahal dia hanya berteman, tapi setiap kali dekat dengan orang lain. Rasanya cemburu)

18. "Janji tresnomu gede, nyatane saiki mbok tinggalne."

(Janji cintamu besar, kenyataannya sekarang kamu tinggalkan)

19. "Kowe wis tak wanti wanti ojo nganti ninggal janji, ojo nganti medot taline asmoro, welasno aku sing nunggu awakmu nganti awakku tinggal balung karo kulit."

(Kamu sudah aku ingatkan jangan melupakan janji, jangan sampai memutuskan ikatan cinta ini, ingatlah diriku yang menunggu dirimu sampai badanku hanya tersisa tulang dan kulit)

20. "LDR kuwi ya kaya pacaran karo medi, langka wujude."

(LDR itu ya seperti pacaran sama makhluk halus, tak ada wujudnya)

Kata-Kata Cinta Bahasa Jawa

Ilustrasi cinta. (Photo by Kristina Litvjak on Unsplash)
Ilustrasi cinta. (Photo by Kristina Litvjak on Unsplash)

21. "Arek lanang kuoso milih, arek wedok kuoso nolak."

(Anak laki laki bebas memilih, anak perempuan bebas menolak)

22. "Berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian, mantan wes neng penghulu aku iseh kesepian."

(Berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian, mantan sudah di penghulu aku masih kesepian)

23. "Nek koe tenanan tresno, ojo koe nggawe eluh banyu motone, ojo nyakiti atine, ojo nggawe atine loro."

(Jika kamu benar-benar cinta padanya, jangan hiasi matanya dengan air mata, telinganya dengan dusta, hatinya dengan luka)

24. "Akeh manungsa ngrasakake tresna, tapi lali lan ora kenal opo iku hakikate tresno."

(Banyak orang merasakan cinta, tapi lupa dan tidak kenal apa itu hakikat cinta)

25. "Tresna kanggo manungsa mung amerga katresnane marang Gusti Allah sing nyiptaaken manungsa."

(Cinta kepada seorang manusia hanya dikarenakan kecintaan kepada Allah Tuhan Semesta Alam yang telah menciptakan manusia)

26. "Mbangun kromo ingkang satuhu, boten cekap bilih ngagem sepisan roso katresnan. Hananging butuh pirang pirang katresnan lumeber ning pasangan uripmu siji kui."

(Pernikahan yang sukses tidak membutuhkan sekali jatuh cinta, tetapi berkali kali jatuh cinta pada orang yang sama)

27. "Koe kuwi koyo bintang, sing indah didelok tapi susah untuk digapai."

(Kamu itu seperti bintang, yang indah dilihat, tapi susah untuk digapai)

28. "Tresno iku mergo ati, ora bakal owah tekane mati."

(Cinta ini datang dari hati, tak bakal berubah sampai mati)

29. "Cinta dudu perkoro sepiro kerepe kowe ngucapke, tapi sepiro akehe seng mbok buktike."

(Cinta bukan perkara seberapa sering kamu mengucapkannya, tapi seberapa banyak kamu membuktikannya)

30. "Akeh manungsa ngrasakake tresna, tapi lali lan ora kenal opo iku hakikate tresno."

(Banyak orang merasakan cinta, tapi lupa dan tidak kenal apa itu hakikat cinta)

31. "Tresno iku kadang koyo kopi ijo, legi ning yo enek pait-paite."

(Cinta itu terkadang seperti kopi hijau, manis tapi ada pahit-pahitnya)

32. "Yen pancen tresno kudune dijogo ora malah ditinggal gendak an karo wong liyo."

(Kalau memang cinta harus dijaga jangan malah ditinggal pacaran sama orang lain)

Disadur dari: Brilio.net (Penulis: Lola Lolita. Published: 13/1/2020).

Yuk, baca artikel bahasa Jawa lainnya dengan mengeklik tautan ini.