34 Hari Usai Dicela Rizieq FPI, Pak Dudung Melejit Jadi Letjen TNI

·Bacaan 2 menit

VIVA – Kabar bahagia datang dari Markas Besar Militer Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Cilangkap, Jakarta Timur, perwira tinggi Angkatan Darat yang namanya kondang di Jakarta meroket naik pangkat menyandang tiga bintang emas di pundaknya.

Rabu 23 Juni 2016, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyematkan satu bintang emas lagi di pundak Pak Dudung Abdurachman.

Satu bintang emas itu menambah tanda pangkat bintang Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) menjadi tiga bintang alias berpangkat Letnan Jenderal (Letjen).

Berdasarkan siaran resmi Penerangan Kostrad dilansir VIVA Militer, mantan Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya itu naik pangkat jadi Letjen sesuai dengan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/1397/VI/2021, tanggal 22 Juni 2021.

Dan memang seorang Panglima Kostrad TNI adalah seorang perwira tinggi TNI dengan pangkat Letnan Jenderal.

Letjen TNI Dudung Abdurachman dipercaya menjabat Panglima Kostrad TNI untuk menggantikan Letjen TNI Eko Margiyono yang dipromosikan untuk menjabat Kepala Staf Umum (Kasum) TNI.

Sekadar mengulas lebih jauh, nama Letjen TNI Dudung mulai melejit dan kondang dikenal masyarakat saat dia dipercaya menjabat Panglima Kodam Jaya. Apalagi setelah berhasil mengamankan Jakarta dari berbagai aksi massa.

Salah satu yang membuat nama Pak Dudung melejit ialah ketika mengambil tindakan tegas memerintahkan prajurit TNI untuk melucuti semua baliho liar bergambar pentolan organisasi terlarang FPI, Rizieq Shihab.

Rizieq sangat meradang dengan tindakan tegas Pak Dudung itu. Bahkan yang terbaru di pengadilan saat menjalani persidangan sebagai terdakwa, Rizieq FPI mencela Letjen TNI Dudung dengan menyebutnya tak bernyali.

"Mestinya tantangan semacam itu diarahkan Pangdam Jaya kepada para teroris separatis di Papua yang sedang merongrong NKRI dan membunuhi aparat dan warga sipil, bukan kepada FPI yang berisi ulama dan santri yang setia kepada NKRI dan Pancasila. Namun mungkin Pangdam Jaya tidak punya nyali, sehingga kelasnya memang hanya setingkat memerangi baliho saja. Wallahualam," kata Rizieq pada 20 Mei 2021 di PN Jakarta Timur.

Walau namanya diseret dan dicela Rizieq di muka umum. Namun, Mayjen TNI Dudung tetap sabar dan sama sekali tak menggubrisnya. Tak ada komentar diberikannya untuk menanggapi celaan itu.

Sebab, memang celaan Rizieq itu tak tepat sasaran. Karena perlu diketahui, TNI memilki aturan dalam memberikan penugasan kepada prajurit maupun perwira tinggi. Dan, kebetulan Mayjen TNI Dudung ditugaskan TNI untuk menjaga keamanan Ibukota Jakarta, bukan menumpas OPM.

Walau begitu, tepat lima hari berselang usai mendapat celaan. Allah SWT berkehendak lain, tiba-tiba saja pada 25 Mei 2021, berdasarkan siaran resmi yang diterima VIVA Militer, Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto menerbitkan Surat Keputusan tentang promosi dan mutasi di tubuh TNI.

Dan dalam SK Kep/435/V/2021 itu nama Mayjen TNI Dudung ada dalam daftar promosi. Yang tak disangka-sangka karier beliau melesat.

Karena diputuskan bahwa Mayjen TNI Dudung dipercaya untuk memegang tongkat komando panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad).

Dan kini genap 34 hari pasca celaan yang dilontarkan Rizieq itu, Pak Dudung meroket naik pangkat jadi Letjen TNI.

Baca: Luar Biasa, Prajurit Cantik TNI Bakal Guncang Olimpiade Tokyo

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel