35 Caption Senja, Miliki Makna Dalam dan Menciptakan Rindu

Bola.com, Jakarta - Senja boleh dibilang merupakan keindahan alam yang bisa dinikmati secara gratis. Senja atau rembang petang adalah pembatas siang dan malam. Senja di awali dengan matahari yang mulai tenggelam di ufuk barat.

Momen senja kerap menjadi panorama yang paling indah. Banyak orang berupaya mendapatkan senja. Bahkan ada yang diistilahkan sebagai "pemburu senja".

Senja juga menjadi momen tepat mendapatkan inspirasi, atau justru menjadi sumber inspirasi, satu di antaranya yang diungkapkan lewat kata-kata.

Akhir-akhir ini senja sangat ramai dibicarakan, dijadikan icon, diabadikan dalam sosial media, dicatat dalam lirik lagu, juga dicantumkan dalam puisi.

Senja menjadi momen di mana banyak menyimpan arti mendalam bagi sebagian orang.

Senja kerap melahirkan kenangan, senyum, rindu, bahkan air mata. Banyak yang bilang, ketika senja datang, hati kita dipenuhi dengan romantisme.

Mungkin karena hal tersebut yang menjadikan senja saat yang istimewa.

Banyak orang yang menunggu momen tersebut dengan hanya duduk santai sambil menatap ke cakrawala dan menikmati secangkir teh atau kopi dan sambil meluangkan kata-kata, sehingga ada sebagian orang terinspirasi membuat caption terkait senja.

Seolah semua orang tidak ingin melewatkan datangnya senja di sore hari.

Berikut deretan caption terkait senja yang dirangkum dari berbagai sumber, Rabu (20/5/2020).

1. "Ada yang tak tenggelam ketika senja datang, yakni rasa". -Rohmatikal Maskur

2. "Senja mengajarkan kita bahwa apa pun yang terjadi hari ini pasti akan berakhir indah". -Shroe

3. "Senja selalu seperti ini. Perlahan datang, lalu tiba-tiba hilang. Tergantikan keremangan malam, menyisakan kehampaan". -Suryawan W.P

4. "Setiap senja selalu menjanjikan kita awal yang baru". -Ralph Waldo Emerson

5. "Matahari tenggelam itu seperti masa kecil, dipandang dengan heran bukan hanya karena indah tapi karena ia datang sebentar".

6. "Karena senja tak pernah memintamu menunggu".

7. "Senja tak pernah salah. Hanya kenanganlah yang kadang membuatnya basah. Dan pada senja, akhirnya kita mengaku kalah".

8. "Sekalipun hanya sejenak, namun senja pergi meninggalkan rasa hidup ini amat teramat singkat. Titipkanlah asa".

9. "Malam membuatku ingin menulis rindu, bukan untuk kau baca. Karena rindu yang sesungguhnya telah kau tinggal di tepian senja. Maaf. Kisah kita, sekarang sudah berbeda. Jadi jangan samakan dengan keadaan kita yang sekarang".

10. "Ingat. Setia itu memang sulit, tapi lihatlah jingga. Selalu menggenapkan warna nya, demi senja di setiap harinya".

 

Ilustrasi Senja. / Sumber: Pixabay

11. "Kutunggu dirimu di bawah ungunya langit senja".

12. "Kata-kata senja yang terangkai lewat warna jingga di ufuk barat, adalah isyarat di mana aku menantimu tak kunjung lelah".

13. "Walaupun aku bukan senja yang kau tunggu, aku adalah langit yang siap menemani hari-harimu".

14. "Hadirmu bagaikan senja menenangkan, meski hanya sesaat".

15. "Seperti senja yang setia menanti matahari menepi. Seperti itulah aku menantimu kembali".

16. "Jauh adalah ketika kita duduk bersebelahan di bangku taman menatap senja, tapi hati kita di bangku yang berbeda".

17. "Ternyata, bukan hanya senja yang dapat padam. Yaitu amarah, ketika pelukmu merengkuh semua peluh. Aku terasa seperti bayi kecil di dadamu".

18. "Kebersamaan kita, sama seperti dua cangkir teh di saat senja, hangat dan manis".

19. "Senja masih tak berparas bagiku, saat luka bergoresan di ulu. Laraku mengalir di hilir tak berhulu".

20. "Ketika matahari mulai redup, sang awan pun dengan seksama jadi penguasa langit, terima kasih untuk hujan sore ini".

21. "Aku ingin kamu saja yang menemaniku membuka pagi hingga melepas senja, menenangkan malam dan membagi cerita". -Boy Candra

22. "Sama seperti matahari, tidak pernah membenci senja. Mengucapkan selamat tinggal ketika waktunya sudah habis". -Tere Liye

23. "Mungkin hanya mereka yang bersyukur, yang mampu menyeka air mata untuk melihat bintang". -Fiersa besari

24. "Hampa itu seperti langkah tak berjejak, senja tak jingga, dan cinta tapi tak dianggap". -Raditya Dika

25. "Jadilah seperti senja yang kehadirannya selalu membuat ketenangan dan kepergiannya selalu membuat kerinduan".

Ilustrasi Langit Senja / Sumber: Pixabay

26. "Dengan menyaksikan, aku menyadari bahwa ada cara yang sederhana untuk kita berbahagia".

27. "Menunggu senja mengajarkan kepadaku bahwa untuk mendapatkan sesuatu yang indah dan berharga melalui jalan yang terjal dan waktu yang lama."

28. "Dibanding senja, aku lebih bahagia jika senyumanmu yang menghiasi soreku". -Yowesneh

29. "Senja, kadang ungu cantik, kadang jingga keren, kadang hitam kelabu, tapi langit selalu menerima senja apa adanya". -Vatoben

30. "Karena kehidupan itu adalah putih, bersih tak berwana. Tinggal bagaimana dirimu menempatkan diri pada porsinya. Dengan sesuai porsi dirimu akan merasa bahwa kau sudah bahagia atas segalanya". -Rabrindanath Tagore

31. "Memang benar, senja ibarat sebuah rindu. Selalu ingin bertemu meskipun harus menunggu terlebih dahulu. Karena senja dan rindu itu sama. Sama halnya dengan dirimu. Harus menunggu untuk mengecup rindu".

32. "Akan tiba masanya di mana rindu tak lagi butuh temu, bukan pula termasuk hadirnya orang yang baru, namun hati yang telah beku; terlalu lama menunggu hadirnya dirimu". -Equeenta

33. "Begitu sama seperti dirimu. Datang membawa kabar gembira, pergi membawa luka".

34. "Menikmati duka yang kini kau rasa adalah sebuah asa yang tak kunjung ada, sebab kelak mungkin ia akan menjelma menjadi sesuatu yang begitu bermakna". -Karya Pemuda

35. "Ternyata dia bukan senja, semburat sinarnya tak hangatkan luka. Dia hanyalah angin yang sekedar singgah lalu pergi".

Sumber: Berbagai sumber