35 Kata-Kata Bijak Penguat Hati, Obati Rasa Galau

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Kata-kata bijak penguat hati sangat pas digunakan untuk mengobati rasa galau. Perasaan tersebut kerap kali muncul karena masalah asmara yang bisa memengaruhi pada kondisi mental dan fisik.

Orang sedang mengalami kegalauan kerap kali kehilangan semangat dan uring-uringan dalam beberapa kesempatan. Itulah mengapa, butuh suntikan semangat dari orang-orang terdekat.

Selain mendapatkan suntikan semangat, teman yang baik juga rela menjadi pendengar yang baik.

Selain suntikan dari teman, kamu bisa mengobati hatimu dengan membaca kata-kata bijak penguat hati. Kata-kata ini memberikan motivasi agar tetap tegar dan kuat dalam menghadapi kenyataan.

Berikut koleksi kata-kata bijak penguat hati, dinukil dari Kozio dan Hargakata, Sabtu (29/5/2021).

Kata-Kata Bijak Penguat Hati, Obati Rasa Galau

Ilustrasi galau, sedih, kecewa. (Photo by Yuris Alhumaydy on Unsplash)
Ilustrasi galau, sedih, kecewa. (Photo by Yuris Alhumaydy on Unsplash)

1. "Jangan terlalu sering memikirkanku. Aku tidak mau membuatmu sedih. Hiduplah dengan baik. Aku akan terus mengiringi tiap langkahmu."

2. "Tak perlu menunggu dicintai untuk kemudian mencintai. Tapi, mulailah untuk mencinta, maka kamu akan disayang pun dicinta."

3. "Berpikir sebelum berbuat adalah satu kebijaksanaan, berpikir setelah berbuat adalah satu kebodohan, sementara berbuat tanpa berpikir adalah seribu kebodohan."

4. "Jangan menunggu waktu yang tepat untuk melakukan sesuatu karena waktu tidak akan pernah tepat bagi mereka yang menunggu."

5. "Kamu akan bertambah kuat dan dewasa jika kamu bersedia melepaskan orang-orang yang selama ini menahan dirimu."

6. "Aku tak tahan jika tak menatap langit. Mencoba membayangkan indahnya wajahmu di antara bintang-bintang."

Kata-Kata Bijak Penguat Hati, Obati Rasa Galau

Ilustrasi galau, sedih, kecewa. (Photo by Nik Shuliahin on Unsplash)
Ilustrasi galau, sedih, kecewa. (Photo by Nik Shuliahin on Unsplash)

7. "Jika kamu tidak suka apa yang ada di sekelilingmu, ubahlah, setidaknya ubahlah dirimu sendiri. Ingat, kamu bukan sebatang pohon."

8. "Terkadang, keinginan hati tak harus selalu dituruti. Ada saat di mana kamu harus menggunakan logika agar hati tidak terluka."

9. "Dunia ini ibarat sebuah lautan yang luas dan kita adalah kapal yang berlayar di lautan yang telah banyak kapal karam di dalamnya. Namun, andai muatan kapal kita adalah iman dan layarnya adalah takwa, yakinlah bahwa kita tidak akan pernah tersesat di lautan kehidupan itu."

10. "Aku tidak tahu apakah tempatku benar-benar di sini. Aku tidak punya seorang pun untuk diajak bicara."

11. "Tidak ada yang percuma. Tidak ada yang sia-sia. Meski, semua telah berlalu, kenangan indah itu tetap membiru di hatiku. Aku tetap merindukanmu."

12. "Bagiku, tidur bukanlah sekadar melepas lelah, melainkan sebuah pelarian."

Kata-Kata Bijak Penguat Hati, Obati Rasa Galau

Ilustrasi galau. /copyright unsplash.com/Allef Vinicius
Ilustrasi galau. /copyright unsplash.com/Allef Vinicius

13. "Aku mencoba untuk meluapkan amarahku. Tapi, jika hanya ada aku di sini, apa gunanya? Ketika pagi tiba, aku takut untuk membuka mataku. Bahkan, aku sangat takut hanya untuk sekadar bernapas."

14. "Mengapa kau tak mengerti jika aku ini terpaksa, bukannya benar-benar mencintai dia. Cintaku selamanya hanya untukmu."

15. "Manusia terbaik adalah yang selalu berusaha membuat orang lain senang. Lakukanlah, walau kamu harus meninggalkan mereka dan sendirian."

16. "Kita selalu punya pilihan tiap hari. Tinggal kita memilih, memulai niat baik yang kemarin ataukah menunggu dan mendapatkan rasa penyesalan besok."

17. "Ketika tiba di sebuah persimpangan dan harus memilih jalan yang dilalui, terkadang rasanya seperti berjalan di atas treadmill, berlarian di tempat yang sama."

18. "Tak perlu terburu-buru mendefinisikan apa yang kamu rasa. Lebih baik menunggu lebih lama daripada akhirnya kamu yang terluka."

Kata-Kata Bijak Penguat Hati, Obati Rasa Galau

Ilustrasi galau. /copyright unsplash.com/Larm Rmah
Ilustrasi galau. /copyright unsplash.com/Larm Rmah

19. "Masa depan yang cerah berdasarkan pada masa lalu yang telah dilupakan. Kamu tidak dapat melangkah dengan baik dalam kehidupanmu sampai kamu melupakan kegagalan dan rasa sakit hati."

20. "Lelah itu kini telah tampak di matamu yang dulu selalu menjadi salah satu alasan mengapa aku mencintaimu."

21. "Sakit sekali rasanya ketika Anda sudah melakukan yang terbaik, tapi ternyata masih tidak cukup."

22. "Mungkin, aku hanya ingin bercermin dan melihat seseorang yang berharga. Tapi. aku salah karena tidak dapat melihat apa-apa."

23. "Daripada mengkhawatirkan hal yang tak bisa kau kontrol, alihkan energimu untuk sesuatu yang bisa kau ciptakan."

24. "Standar hidup yang ditetapkan oleh dunia kini makin tinggi layaknya Gunung Everest. Makin tinggi mendekati puncak, makin membuatku merasa tertekan."

Kata-Kata Bijak Penguat Hati, Obati Rasa Galau

ilustrasi galau. /copyright pexels.com/José Luis Photographer
ilustrasi galau. /copyright pexels.com/José Luis Photographer

25. "Jangan pernah memercayai seseorang yang hanya berkata 'tapi', tanpa pernah berbuat karena ia mudah ingkar janji semudah ia berucap janji."

26. "Aku menatap sesuatu yang tak kau lihat. Aku mendengar sesuatu yang tak kau dengar. Aku merasakan sesuatu yang tak kau rasakan."

27. "Setiap kali orang bertanya padaku apakah aku baik-baik saja, hal ini makin mengingatkan bahwa aku tidak baik-baik saja."

28. "Aku pernah berharap untuk menghilang saja dari dunia ini. Dunia ini terlihat begitu gelap dan aku menangis sepanjang malam. Apakah aku akan merasa lebih baik jika aku menghilang?"

29. "Berjalan dan terus berjalan seorang diri, melewati setiap malam senyap tanpa arti, tanpamu."

30. "Orang menangis bukan karena mereka lemah. Tapi, mereka menangis karena telah berusaha kuat dalam waktu yang lama."

Sumber: Kozio, Hargakata

Yuk, baca artikel kata-kata bijak lainnya dengan mengikuti tautan ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel