35 Kata-kata Ucapan Belasungkawa, Tulus dan Menyentuh Hati

Bola.com, Jakarta - Kata-kata ucapan belasungkawa ditujukan kepada seseorang yang terkena musibah, baik itu berupa bencana atau ditinggalkan untuk selamanya oleh orang terdekat. Dengan adanya kata-kata ucapan belasungkawa dari orang lain, bisa membantu menenangkan dan mengurangi kesedihan yang dirasakan.

Hal tersebut juga sebagai bentuk rasa empati terhadap keluarga yang ditinggalkan atau terkena musibah.

Saat dalam kondisi ditinggal orang terdekat tentunya seseorang atau keluarga membutuhkan orang lain untuk menenangkan.

Di sisi lain, sikap empati itu bisa diwujudkan melalui tindakan atau ucapan. Dengan begitu, seseorang yang baru terkena musibah akan lebih kuat dan tenang dalam menghadapinya.

Namun, dalam memberikan ucapan belasungkawa tersebut perlu berhati-hati agar tidak menyinggung dan menambah beban masalah orang yang baru terkena musibah.

Ada banyak kata-kata ucapan belasungkawa yang bisa kamu temukan di berbagai media dan kamu gunakan.

Berikut ini kumpulan kata-kata ucapan belasungkawa, seperti disadur dari Brilio, Jumat (26/6/2020).

Kumpulan Kata-kata Ucapan Belasungkawa

Ilustrasi Foto R.I.P atau Beristirahat dengan Damai. (iStockphoto)

1. "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Turut berduka atas yang telah terjadi, berharap yang terbaik dan semoga kamu dan keluarga kuat untuk menjalani ini semua. Kami sekeluarga besar turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya".

2. "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Turut berduka cita sedalam-dalamnya untuk kamu dan keluarga. Semoga almarhum/almarhumah diberikan tempat terbaik di sisi Allah. Semoga kamu dan keluarga diberikan ketabahan dan keikhlasan, jangan larut dalam kesedihan ya, tetap semangat".

3. "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Sahabat kecilku, mengapa kamu meninggalkanku begitu cepat. Semua kebersamaan yang pernah kita lewati kini telah menjadi sebuah kenangan. Semoga segala amal ibadahmu diterima di sisi Allah. Yang tenang ya, sahabatku".

4. "Semua rasa sakit yang kamu alami selama ini sudah berakhir, Allah lebih menyayangimu daripada kita semua di sini. Selamat jalan sahabatku, semoga kamu sudah tenang di surga sana".

5. "Semoga segala doa-doa terbaik yang kupanjatkan dikabulkan oleh Allah. Hanya satu yang bisa aku lakukan saat ini, kini biarkan aku mengenang dan mendoakanmu. Selamat jalan sahabatku".

6. "Semangat ga usah ada duka lagi, beliau udah tenang di sana semangat kamu bahagia pasti beliau bahagia, jangan lupa selalu kirim doa untuk dia. Turut Berduka cita".

7. "Turut berduka cita atas musibah yang menimpa kamu dan keluarga. Semoga duka ini cepat berlalu".

8. "Turut mengucapkan duka cita yang mendalam atas yang menimpa kamu dan keluarga. Semoga musibah ini segera berakhir. Saya berdoa untuk kamu dan keluarga semoga diberikan kesabaran dan ketabahan hati dalam menghadapi musibah ini".

9. "Turut berduka cita atas musibah yang menimpa kamu dan keluarga. Mungkin musibah ini teguran, namun harus menjadi pelajaran yang sangat berharga juga untuk membuat hidup kamu menjadi kuat".

10. "Turut duka cita yang mendalam untuk beliau, semoga surga Tuhan tetapkan untuk beliau".

Ilustrasi Dukacita. (istockphoto.com)

11. "Aku turut berdukacita atas kepergian saudaramu. Aku akan selalu di sini jika kamu membutuhkan".

12. "Aku nggak bisa membayangkan betapa sedihnya kamu sekarang. Tapi, aku ingin kamu tahu, aku siap kamu telepon kapan saja. Turut berduka sedalam-dalamnya, ya".

12. "Kebaikan dan ketulusan hati beliau akan selalu aku ingat selamanya dalam hati. Semoga beliau sudah tenang di sisi-Nya ya. Aku turut bersedih dan berduka cita sedalam-dalamnya".

13. "Nggak ada yang bisa mengerti beratnya perpisahan, terutama perpisahan seperti ini. Turut berduka cita sedalam-dalamnya untuk kamu dan keluarga ya. Semoga diberikan ketabahan dan keikhlasan untuk melalui masa-masa sulit ini".

14. "Mendengar kabar sedih hari ini dan hatiku turut berduka sedalam-dalamnya. Andai saja aku tahu cara untuk menghiburmu. Doaku supaya kamu sekeluarga tabah dan kuat".

15. "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Aku turut berduka cita atas kehilangan yang telah menimpamu".

16. "Semua ini adalah rencana baik dari Allah. Kita harus menerima kepergiannya dengan ketabahan dan hati lapang".

17. "Turut berduka cita atas kepergian beliau. Semoga tabah dan Tuhan memberikan kesabaran dan penghiburan".

18. "Sangat prihatin dan turut berduka cita bagi seluruh korban peristiwa ini…. Kiranya Kasih karunia Tuhan menghibur dan memberikan kekuatan bagi keluarga duka dalam menerima peristiwa duka ini. Amin".

19. "Semoga Tuhan mengampuni segala salahnya di dunia dan di terima amal baiknya ketika masih hidup dan keluarga ikhlas ditinggalkan. Turut berduka cita atas wafatnya".

20. "Air mataku menetes di hari kepergianmu. Sungguh aku sangat kehilanganmu, terima kasih sudah mau menjadi sahabat terbaikku. Selamat jalan sahabat, semoga amal baikmu menjadi penerang di alam kuburmu".

Ilustrasi Dukacita. (AP Photo/Sakchai Lalit)

21. "Percayalah semua cobaan yang Allah berikan pastinya mengandung sebuah hikmah kehidupan. Kita boleh bersedih, tetapi kesedihan itu tak akan mengubah keadaan menjadi lebih baik dan tidak akan membuat ia yang telah meninggalkan kita kembali lagi. Sedih boleh, tapi ayo bangkit kembali".

22. "Sabar selalu Saudaraku, aku tahu ini menjadi hal yang sangat berat bagimu dan seluruh keluargamu. Tapi, janganlah berlarut-larut, ingatlah apa yang selalu diucapkan Rasulullah yang isi pesannya, yaitu sesungguhnya mayat itu disiksa karena tangisan dari keluarganya. Yang tidak bisa mengikhlaskan kepergiannya, maka ikhlaskanlah ia yang telah pergi".

23. "Tetesan air mata dari hati tidak akan pernah mampu mengembalikan seseorang yang telah pergi selama-lamanya. Tetaplah tegar sahabatku, anggaplah kepergian dia sebagai pengingat bahwa kita hanya manusia biasa yang juga akan menghadapi kematian. Jadi jalani hidup dengan keberanian dan ingatlah bahwa kita pun akan mengalami kematian..."

24. "Inna lillahi wainna ilaihi roji’un … Turut berduka cita atas meninggalnya ….. semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Percayalah pasti Allah akan mempertemukan kalian kembali kelak".

25. "Jika hari kemarin adalah sebuah hujan, di esok hari Tuhan selalu menjanjikan sebuah kesuburan dan kebahagiaan di atas tanah yang dihujani-Nya. Maka bersabarlah".

26. "Bagi orang yang sedang diberikan cobaan oleh-Nya janganlah membuat hujan tangis yang deras. Sebab Tuhan akan segera memberikan sebuah kebahagiaan untukmu di sana".

27. Sebuah kelahiran adalah kehendak Tuhan dan bukan sebuah kehendak kita. Kematian juga bukanlah kehendak dan pilihan kita. Namun, kehidupan kita adalah sebuah pilihan kita sendiri. Orang yang meninggalkan Anda lebih bahagia ketika melihat Anda bersukaria daripada bersedih. Hanya doa yang bisa kita panjatkan semoga semua kebaikannya diterima di sisi-Nya. Sebab, hanya itu saja yang pantas untuk segala jasanya selama masa hidupnya".

28. "Kehilangan seseorang untuk selamanya bukanlah suatu hal yang mudah. Rasanya sungguh berat. Tapi, tak ada jalan yang lebih baik selain mengikhlaskannya..."

29. "Temanku, kepulanganmu kepada Sang Pencipta sungguh terasa begitu cepat. Kebersamaan yang telah dilalui bersama, kini yang tinggal hanyalah kenangan. Semoga segala amal ibadahmu diterima oleh-Nya. Amin".

30. "Sesungguhnya Allah memiliki hak untuk memberi dan mengambil sesuatu dari hamba-Nya. Karena, segala sesuatu tersebut hanyalah sebuah titipan. Semoga engkau diberikan kesabaran dan ketabahan atas kepergian almarhum".

Ilustrasi Dukacita. (istockphoto.com)

31. "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Turut berduka cita. Segala sesuatu yang bernyawa sudah Allah tetapkan batas waktunya. Maka bersabarlah atas kejadian yang menimpamu ini. Percayalah pasti ada hikmah di balik semua ini".

32. "Inna lillahi wainna ilaihi roji'un … Kami turut berduka cita, semoga ini menjadikan kita makin taat beribadah kepada Allah SWT. Aamiin".

33. "Inna lillahi wainna ilaihi roji'un … Saya dan keluarga turut berduka cita. Semoga amal dan ibadah almarhum/almarhumah diterima di sisi Allah SWT dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan".

34. "Ya Allah ampunilah dia dan berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah dia dari beberapa hal yang tidak ia sukai di alam sana. Maafkanlah ia dan tempatkan ia di tempat yang terbaik, dan juga mulai yaitu surgaMu. Luaskan kuburnya dan mandikan ia dengan air salju dan air es. Bersihkan dia dari segala kesalahan yang telah dilakukannya".

35. "Peliharalah dia dengan rahmatMu dari siksaan neraka yang jahim, berilah rumah yang lebih baik dari rumahnya di dunia. Berilah ia keluarga yang lebih baik dari keluarganya di dunia, dan ampunilah para pendahulu kami, anak-anak kami, dan orang-orang yang mendahului kami dari keimanan".

 

Disadur dari: Brilio.net (Reporter: Lola Lolita. Published: 7/4/2020)