35 Ribu Penumpang Ditolak Naik Kereta Api selama Nataru, Ini Rinciannya

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menolak keberangkatan 35.306 pelanggan kereta api. Alasannya tak memenuhi persyaratan perjalanan yang berlaku selama masa Nataru tersebut.

Direktur Utama Didiek Hartantyo menyebutkan, selama Nataru 17 Desember 2021 sampai 4 Januari 2022, KAI konsisten menjalankan protokol kesehatan. Ia pun memastikan hanya pelanggan yang benar-benar memenuhi ketentuan yang boleh berangkat naik kereta api.

“Rinciannya yaitu belum vaksin kesatu dan kedua 5.931 pelanggan, pelanggan berusia di bawah 12 tahun belum PCR 15.863 pelanggan, sakit 139 pelanggan, dan tidak membawa hasil negatif antigen 13.373 pelanggan,” kata dia dalam keterangan resmi, Rabu (5/1/2022).

Guna membantu pelanggan melengkapi persyaratan naik KA di masa Nataru 2022, KAI telah menyediakan layanan tes PCR di 19 stasiun. Karena pada periode 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022, pelanggan berusia di bawah 12 tahun wajib menunjukkan hasil negatif PCR. Total peserta yang melakukan tes PCR di Stasiun adalah sebanyak 3.690 peserta.

Didiek mengatakan, keberhasilan dalam melayani pelanggan di masa Nataru 2022 ini tak lepas dari peran seluruh insan KAI dan kolaborasi dengan seluruh pihak dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggan yang mengutamakan pelayanan dan keselamatan.

“Terima kasih juga kami sampaikan kepada para pelanggan KAI atas pilihannya menggunakan transportasi kereta api selama masa Nataru 2022 dan telah mematuhi protokol kesehatan. KAI akan menjaga kepercayaan tersebut dengan terus meningkatkan pelayanan di tahun 2022 ini,” kata Didiek.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2,1 Juta Pelanggan

Penumpang kereta api dari Daops 3 Cirebon tercatat naik saat Nataru.Foto (istimewa)
Penumpang kereta api dari Daops 3 Cirebon tercatat naik saat Nataru.Foto (istimewa)

PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi menutup pelaksanaan posko Natal dan Tahun Baru 2022 yang telah berlangsung sejak 17 Desember 2021 sampai 4 Januari 2022. Selama masa Nataru, KAI melayani total 2.125.299 pelanggan KA atau rata-rata 111.857 pelanggan per hari.

Rinciannya, 931.525 pelanggan KA Jarak Jauh dan 1.193.774 pelanggan KA Lokal. Jumlah pelanggan di periode Nataru ini meningkat 49 persen dibanding periode Nataru 2021 dimana KAI melayani 1.428.059 pelanggan.

“Alhamdulillah, pelaksanaan posko Natal dan Tahun Baru tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan terkendali. Meski terdapat peningkatan volume pelanggan, namun pelayanan berjalan dengan baik dan kami tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat,” ujar Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo, dalam keterangan resmi, Rabu (5/1/2022).

Pada Nataru 2022, total perjalanan KA Jarak Jauh dan Lokal yang dioperasikan adalah sebanyak 7.213 perjalanan KA atau rata-rata 380 perjalanan KA per hari, naik 48% dibanding jumlah perjalanan KA pada periode Nataru 2021 sebanyak 4.860 perjalanan KA atau rata-rata 256 perjalanan KA per hari.

Didiek mengatakan, meski ada peningkatan dibanding Nataru tahun 2021, jumlah pelanggan yang KAI layani hanya 35 persen dibanding masa libur Nataru sebelum Pandemi yaitu masa Nataru 2020. Peningkatan pelanggan disertai pengawasan prokes secara ketat ini diharapkan dapat membangkitkan kinerja KAI dalam memasuki tahun 2022.

Puncak volume pelanggan pada periode Nataru 2022 terjadi pada Minggu, 19 Desember 2021 sebanyak 143.746 pelanggan dan Minggu, 2 Januari 2022 sebanyak 153.066 pelanggan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel