36.920 Dosis Vaksin COVID-19 Sinovac Tiba di Sumatera Barat

Daurina Lestari, Andri Mardiansyah (Padang)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Sebanyak 36.920 dosis vaksin Sinovac tiba di Sumatera Barat dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian, Selasa pagi 5 Januari 2021. Vaksin Sinovac itu dimuat dalam 19 koli menggunakan satu truk kontainer.

Hingga saat pendistribusian dilakukan, vaksin Sinovac itu disimpan di Dinas Kesehatan Sumatera Barat. Menurut Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Sumatera Barat, Lila Yanwar, vaksin tahap pertama ini akan diberikan untuk tenaga kesehatan dan relawan.

“Jumlah yang kita terima 36.920 dosis. Disimpan dulu hingga ada instruksi pelaksanaan kegiatan vaksinasi dari pemerintah pusat. Disimpan di Dinkes Sumbar,” kata Lila Yanwar di Padang, Selasa 5 Januari 2021.

Menurut Lila Yanwar, untuk pelaksanaan vaksinasi sampai kini Kementerian Kesehatan juga masih menunggu perizinan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Jika sudah ada instruksi, maka akan segera dilakukan vaksinasi.

Baca juga: BPOM: Tidak Ada Bahan Berbahaya di Vaksin COVID-19 Sinovac

Untuk di Sumbar, target yang akan divaksin adalah tenaga kesehatan. Data yang dipunyai, tenaga kesehatan dan relawan yang terdaftar sebanyak 40 ribu orang. Namun, yang akan masuk ke dalam penerima vaksin sekitar 18 ribu orang.

“Karena, jumlah penerima vaksin hanya setengah dari jumlah dosis vaksin yang ada. Satu orang akan mendapatkan jatah dua kali penyuntikan vaksin,”ujar Lila Yanwar.

Lila Yanwar memastikan, untuk tahap pertama vaksinasi ini memang dikhususkan untuk tenaga kesehatan yang belum pernah terinfeksi COVID-19. Lalu, untuk tahap keduanya, baru akan diberikan untuk anggota TNI, Polri dan pada tahap ketiga baru untuk masyarakat umum.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Padang, Firdaus Umar menyatakan pihaknya siap mengawal ketat proses pelaksanaan vaksinasi Sinovac di Sumbar, jika nantinya sudah terbit izin edar. Selain itu, pihaknya akan memeriksa sampel vaksin secara acak untuk memastikan vaksin darurat itu dalam kondisi baik saat didistribusikan.

"Kami siap mengawal proses vaksinasi ini untuk menjaga keamanan dan mutunya. Kita juga nanti akan cek secara acak untuk memastikan vaksin Sinovac ini dalam keadaan baik,” kata Firdaus, Selasa 5 Januari 2021.

Menurut Firdaus, agar keamanan dan mutu Sinovac terjaga dengan baik, maka vaksin harus disimpan di dalam tempat dengan suhu 2 hingga 8 derajat celsius. (art)