36 Persen Penduduk Pontianak Tidak Memilih

Pontianak (ANTARA) - Ketua KPU Kota Pontianak Viryan Azis menyatakan, sekitar 36,05 persen atau sebanyak 150.454 orang penduduk kota itu tidak memilih atau tidak menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Kalimantan Barat periode 2013-2018.

"Ada sebesar 63,95 persen atau sebanyak 263.045 suara sah yang menggunakan hak pilihnya pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalbar periode 2013-2018," kata Viryan Azis seusai memimpin rapat pleno rekapitulasi Pilkada Kalbar di Pontianak, Selasa.

Data KPU Kota Pontianak, total suara sah pada Pilkada Kalbar periode 2013-2018 sebesar 263.045 suara atau sebesar 63,95 persen dari daftar pemilih tetap sebanyak 417.366 suara, dan tidak menggunakan hak pilihnya sekitar 150.454 orang atau sebesar 36,05 persen.

"Kami pada Pilkada Kalbar periode 2013-2018 menargetkan partisipasi pemilih sebesar 70 persen, dan hanya tercapai 63,95 persen, untuk itu akan kami evaluasi sebagai persiapan Pilkada Kota Pontianak tahun depan," ujarnya.

Viryan menjelaskan, ukuran tingkat partisipasi pemilih tidak tunggal dari penyelenggara saja (KPU), tetapi beberapa unsur, diantaranya penyelenggara pemilu, kemudian unsur warga, mau atau tidak menggunakan hak pilihnya.

Sementara itu, pada rapat pleno rekapitulasi Pilkada Kalbar, KPU Kota Pontianak menyatakan, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urutan dua, Armyn Alianyang-Fathan A Rasyid unggul di kota itu dengan dukungan sebanyak 110.107 suara atau sekitar 41,86 persen, kemudian pasangan urutan satu yang juga "incumbent" Cornelis-Christiandy Sanjaya berada diurutan dua dengan perolehan 90.447 suara atau 34,38 persen, disusul pasangan Morkes Effendi-Burhanuddin A Rasyid sebanyak 48.783 suara atau 18,55 persen, dan urutan keempat Abang Tambul Husein-Barnabas Simin, sebanyak 13.708 suara atau 5,21 persen.

Dari hasil rekapitulasi KPU Kota Pontianak, mencatat, pasangan nomor urutan dua, Armyn Alianyang-Fathan A Rasyid unggul di empat kecamatan dari enam kecamatan yang ada di Kota Pontianak, yakni di Kecamatan Pontianak Kota sebesar 50,80 persen, Pontianak Barat, 52,88 persen, Pontianak Timur sebesar 42,90 persen, dan di Kecamatan Pontianak Tenggara sebesar 48,02 persen.

Sementara itu, pasangan Cagub dan Cawagub urutan satu yang juga "incumbent" Cornelis-Christiandy Sanjaya unggul di dua kecamatan, yakni Kecamatan Pontianak Utara sebesar 46,61 persen, dan Kecamatan Pontianak Selatan sebesar 53,00 persen, kata Viryan.

"Hari ini juga hasil rekapitulasi penghitungan suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalbar periode 2013-2018, kami serahkan ke KPU Provinsi Kalbar untuk kembali dilakukan rekapitulasi di tingkat provinsi," ujar Viryan.

Pilkada Kalbar 2012 untuk memilih pasangan gubernur dan wakil gubernur Kalbar periode 2013-2018, diikuti empat pasangan calon yang terdiri dari nomor urut satu yang juga "incumbent" Cornelis-Christiandy Sanjaya, urut dua Armyn Alianyang-Fathan A Rasyid, urut tiga Morkes Effendi-Burhanuddin A Rasyid dan urut empat Abang Tambul Husein-Barnabas Simin.(rr)



Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.