38 Kata-kata Suporter, Loyalitas Tinggi demi Klub Kebanggaan

Bola.com, Jakarta - Tak bisa dimungkiri, suporter merupakan elemen penting dalam pertandingan sepak bola. Keberadaan suporter kerap memberikan warna berbeda di stadion dan menambah keseruan pertandingan.

Tak hanya bernyanyi sepanjang laga, suporter terutama di Indonesia, kerap menunjukkan aksi kreatif dan menghibur.

Saat ini, sudah banyak kelompok suporter Indonesia yang menampilkan aksi koreografi layaknya pendukung klub-klub di Eropa.

Para suporter tak hanya datang mendukung, namun datang dengan gaya yang unik. Beragam gaya ditunjukkan, semisal mengenakan gaya layaknya superhero.

Bahkan, di Indonesia, ada suporter yang berdandan seperti pocong hingga tuyul. Selain bergaya nyeleneh tersebut, ada suporter yang membawa tulisan berisi kata-kata unik.

Hal tersebut tentunya untuk memberikan semangat kepada tim kebanggaan. Biasanya kata-kata suporter tersebut mengandung kritikan, menyemangati para pemain yang sedang bertanding, atau memberi tekanan pada tim lawan.

Tak hanya itu, kata-kata suporter tersebut juga terkadang untuk saling menyemangati sesama suporter.

Nah, apa saja kata-kata suporter tersebut? Berikut ini Bola.com akan menyajikannya, kata-kata suporter demi mendukung klub kebanggaan, seperti dikutip dari Liputan6, Rabu (3/6/2020). 

Kata-kata Suporter

Suporter tim Macan Kemayoran meneriakkan yel yel saat menyaksikan laga uji coba antara Persija melawan Barito Putera di Stadion Bea Cukai Rawamangun, Jakarta, Selasa (5/4/2016). Laga uji coba berakhir imbang 2-2. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

1. "Fanatisme berlebihan akan menghilangkan rasio, memperlemah kesabaran, dan kadang melupakan pentingnya hitungan".

2. "Tiada keberhasilan yang tidak bermodal tekad".

3. "Nyawa meregang, kadang tidak ikut dalam hitungan ketika sebuah semangat tinggi memproses nyali".

4. "Daya juang tumbuh kembang, ketika kata hati berkata lawan".

5. "Langkah awal untuk memulai adalah sebuah tekad, tanpa tekad maka semuanya berhenti".

6. "Manusia ketika berkumpul akan kehilangan entitas pribadinya".

7. "Orang menjadi terangsang untuk berang, ketika sudah berkerumun dan memiliki lambing yang sama untuk diperjuangkan".

8. "Fanatisme secara berkali-kali meningkatkan nyali dan selalu membenarkan dirinya sendiri".

9. "Fanatisme yang tidak terkontrol, kadang menghadirkan peristiwa konyol".

10. "Tak akan ada kata lelah".

Suporter Persib Bandung, Bobotoh, memberi dukungan saat melawan Sriwijaya FC pada laga Grup A Piala Presiden di Stadion GBLA, Bandung, Selasa (16/1/2018). Persib menang 1-0 atas Sriwijaya FC. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

11. "Tetaplah tenang dan lawanlah takdir yang dibikin manusia. Kalian punya Tuhan, jadi jangan takut".

12. "Kami haus gol kamu. Satu niat, satu tekat, satu semangat".

13. "Ketika waktu untuk tampil telah tiba, waktu untuk persiapan telah berlalu".

14. "Pemenang dalam hidup tidak selalu menang, mereka tidak menyerah".

15. "Jangan berencana untuk berhasil, bekerjalah untuk berhasil!"

16. "Juara didorong oleh keinginan, bukan didorong oleh rasa takut".

17. "Seorang juara sejati tidak dinilai dari seberapa besar ia dikagumi, tetapi oleh seberapa baik mereka dapat berdiri di hadapan kesulitan".

18. "Jika ingin menjadi juara, kamu harus rela membayar dengan perjuangan".

19. "Bakat memenangkan pertandingan, tetapi kerja tim dan kecerdasan memenangkan kejuaraan".

20. "Menang jelas menyenangkan. Tapi, menang bukan itu intinya. Intinya adalah jangan pernah menyerah. Jangan pernah puas dengan apa yang kamu lakukan".

Aksi Bonek, suporter Persebaya, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. (Bola.com/Aditya Wany)

21. "Rahasia untuk menang adalah manajemen yang konstan dan konsisten".

22. "Mereka yang berjuang akan menjadi juara".

23. "Ada banyak juara hebat di setiap generasi".

24. “Selalu ada tantangan baru yang lebih besar untuk dihadapi dan pemenang sejati akan merangkul masing-masing".

25. "Kekuatan tim adalah masing-masing anggota. Kekuatan masing-masing anggota adalah tim".

26. "Kerja tim dimulai dengan membangun kepercayaan dan satu-satunya cara untuk melakukan itu adalah untuk mengatasi kebutuhan kita akan pertahanan".

27. "Menemukan pemain bagus itu mudah. Membuat mereka bermain sebagai tim, itu cerita lain".

28. "Kerja tim membagi tugas dan melipatgandakan keberhasilan".

29. "Tim bukan sekelompok orang yang bekerja bersama. Tim adalah sekelompok orang yang saling memercayai".

30. "Tim yang baik menggabungkan kerja tim ke dalam budaya mereka, menciptakan blok bangunan untuk sukses".

Aremania di tribune VVIP dan VIP Stadion Kanjuruhan terlihat penuh saat pertandingan melawan Persija (23/11/2019). (Bola.com/Iwan Setiawan)

31. "Sendiri kita bisa berbuat begitu sedikit, bersama-sama kita bisa melakukan begitu banyak".

32. "Bila kegagalan bagai hujan, keberhasilan bagai pelangi. Maka butuh keduanya untuk melihat pelangi".

33. "Keringat plus pengorbanan sama dengan sukses".

34. "Sekali juara, selalu juara. Salam satu jiwa".

35. "Seorang juara adalah seseorang yang bangkit, bahkan ketika dia tidak bisa".

36. "Jika kamu seorang juara, kamu harus memilikinya di hatimu".

37. "Menang kusanjung kalah kudukung".

38. "Bersatu adalah awal. Tetap bersama adalah kemajuan. Bekerja bersama adalah kesuksesan".

 

Disadur dari: Liputan6.com (Reporter: Nisa Mutia Sari, Editor: Fadila Adelin. Published: 18/3/2020)