38 Ribu ASN Pemprov Jateng Diminta Belanjakan THR di Pasar Tradisional

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Sebanyak 38 ribu aparatur sipil negara (ASN) di Pemprov Jawa Tengah (Jateng) bakal mendapat uang tunjangan hari raya (THR) dan TPP sebesar 50 persen. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) mengimbau mereka untuk membelanjakan uang itu di pasar tradisional untuk membangkitkan ekonomi mikro.

"Kami imbau para ASN supaya uang THR mereka gunakan untuk dibelanjakan kebutuhan pokok di pasar. Dengan membelanjakan THR ke pasar,kita bisa ikut serta memulihkan ekonomi mikro para pedagang yang selama ini terdampak pandemi Covid-19," kata Kepala BKD Provinsi Jateng Wisnu Zaroh, Senin (18/4).

Begitu pun, pihaknya tidak dapat melarang ASN yang memilih membelanjakan ke mal atau toko modern. "Ya kalau keinginan belanja ke mal itu pribadi masing-masing, saya tidak bisa melarang. Kalau kita buat aturan justru kita yang sulit mengawasi di lapangan," ungkapnya.

Belum Cair

Meski Menteri Keuangan menyatakan THR ASN akan mulai cair 18 April 2022, sampai saat ini belum ada ASN di Pemprov Jateng yang menerimanya. "Kita masih menunggu juknis dari pusat. Kalaupun sudah cair, nantinya yang menggelontorkan dananya dari pihak Bappeda. Kita nanti akan menerima THR ditambah pemberian TPP sebesar 50 persen," jelasnya.

Menurutnya, alokasi pencairan THR saat ini masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari Kemenkeu. Proses pencairan THR dan TPP bagi ASN di wilayah Jawa Tengah akan dilakukan Bappeda untuk kemudian diteruskan kepada masing-masing kabupaten dan kota.

"Rinciannya THR diberikan bagi ASN untuk satu kali gaji. Sedangkan TPP diberikan sesuai masa kerja pegawai dengan tambahan bonus 50 persen,"ujarnya.

Terpisah, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyarankan kepada ASN untuk membeli parsel dari produk UKM. Produk yang dibeli mesti dilihat dari kualitas barangnya sehingga layak diberikan kepada orang-orang maupun relasinya.

"Kita memang sudah minta kalau setiap ASN yang sudah dapat THR jadi mesti dibelanjakan untuk parsel. Dan beli parselnya harus ke produk-produk UKM, sehingga semuanya bisa pulih dan merasakan manfaatnya saat momentum Lebaran," jelas Ganjar. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel