389 Jemaah Haji Kloter Pertama Embarkasi Jakarta Mulai Masuk Asrama

Merdeka.com - Merdeka.com - 389 Jemaah haji kloter Pertama Embarkasi Jakarta masuk Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, hari ini (3/6). Mereka masuk ke asrama haji itu dengan menerapkan protokol Kesehatan.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latif menyebutkan mereka harus melalui proses pemeriksaan kesehatan. Hilman memastikan jemaah dalam kondisi sehat dan terbebas dari paparan Covid-19.

"Saya yakin jemaah yang masuk hari ini sehat-sehat dan terbebas dari Covid-19. Saya lebih baik keras di sini demi melindungi semua jemaah haji," tegas Hilman di Jakarta, Jumat, (3/6).

Dengan slogan ‘Mabrur, Sehat, Barokah’, Hilman mengajak para jemaah untuk beribadah dengan senang dan riang.

"Mari Bapak/Ibu, kita sama-sama meneriakkan Mabrur, Sehat, Barokah," tegas Hilman di sela-sela sambutannya.

Hilman lalu menjelaskan kesiapan para petugas haji untuk melayani Jemaah. Mereka sudah didukung database digital urutan keberangkatan dan informasi lain terkait pergerakan jemaah. Kloter pertama dan kloter-kloter berikutnya sudah selesai, termasuk validasi dokumen.

"Proses digitalisasi dokomen saat ini dilakukan guna membantu proses visa dan paspor selesai lebih cepat, sehingga ada akselarasi pelayanan," ungkap Hilman.

Jemaah kloter pertama akan diberangkatkan dari Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu, 4 Juni 2022, pukul 06.45. Mereka diperkirakan tiba di Bandar Udara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz Madinah pada 12.10 waktu Arab Saudi.

Keberangkatan jemaah kloter pertama ini akan dilepas oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta.

Turut hadir dalam penerimaan jemaah, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Saiful Mujab, Kepala Biro Humas, Data dan Informasi Akhmad Fauzin, dan Kepala Kanwil Kementerian Agama DKI Jakarta, Cecep Khairul Anwar. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel