39.223 Ribu Jumlah Peminat SNMPTN di UNM

Laporan Wartawan Tribun Timur, Suryana Anas

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Jumlah pendaftar pendaftaran mahasiswa baru Jalur Seleksi Nasional Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) ujian tulis di Universitas Negeri Makassar (UNM) menjelang hari terakhir pendaftaran. Seperti data yang disebutkan dari Pembantu Rektor I UNM Prof Sofyan Salam MA PhD, hingga Rabu 31 Mei kemarin peminatnya sudah mencapai
39.223 pendaftar.

"Peminat UNM melonjak tajam. Sampai sore ini telah mencapai 39.223 pendaftar," ujar Prof Sofyan Salam MA PhD PR I UNM yang juga ketua Panlok 80 UNM-UIN Alauddin di Makassar, Kamis (31/5/2012).

Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah karena hari ini merupakan hari terakhir pendaftaran SNMPTN jalur ujian tulis.

Sofyan mendambahkan, selain jumlah peminat di UNM meningkat, jumlah pendaftar yang mendaftar di Panlok 80 UNM-UIN Aluddin juga melonjak. "Jumlah pendaftar juga sangat melonjak sampai kami harus nambah lokasi ujian," tambahnya.

Selanjutnya, bagi peserta SNMPTN jalur undangan dapat melihat pengumuman peserta yang lolos pada laman resmi UNM di www.unm.ac.id. UNM merupakan salah satu panitia lokal pelaksana SNMPTN di Makassar yakni Panlok 80 bekerja sama dengan UIN Alauddin, dan Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk panlok 82.

Tahun ini UNM total mahasiswa baru yang akan diterima untuk jalur SNMPTN jalur tulis ini direncanakan sebanyak 3.946 orang. Berikut jumlah kuota yang disiapkan UNM per fakultas.

Kuota Penerimaan Maba jalur SNMPTN di UNM:
- Fakultas MIPA: 670 orang
- Fakultas Ilmu Sosial: 336 orang
- Fakultas Bahasa dan Sastra: 380 orang
- Fakultas Psikologi: 110 orang
- Fakultas Seni dan Desain: 312 orang
- Fakultas Ekonomi: 310 orang
- Fakultas Ilmu Pendidikan: 748 orang
- Fakultas Teknik: 400 orang
- Fakultas Ilmu Keolahragaan: 680 orang

Baca juga:

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.