39 Kata-Kata Bijak Berkelas Bahasa Jawa, Berkesan dan Penuh Makna

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Kata-kata bijak berkelas bahasa Jawa bisa menjadi motivasi dalam menjalani kehidupan. Selain itu, kata-kata tersebut memberikan ketenangan dan kegembiaraan ketika dimaknai dengan bijak.

Bahasa Jawa merupakan bahasa yang paling sering dituturkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Bahkan, tidak hanya bagi orang Jawa di Pulau Jawa, melainkan banyak orang Jawa di luar pulau Jawa dan hingga di luar negeri.

Ada banyak kata yang dipahami dan dipakai banyak orang yang bukan orang Jawa. Semisal, 'ambyar' yang merupakan bahasa Jawa dan memiliki arti 'hancur', sering digunakan mereka yang sedang patah hati atau galau karena cinta.

Sebagai bahasa yang sering digunakan sehari-hari, bahasa Jawa kerap memunculkan kata-kata bijak berkelas yang pas diunggah di media sosial. Ada banyak kata-kata bijak berkelas bahasa Jawa yang memberikan kesan dan penuh makna.

Berikut kumpulan kata-kata bijak berkelas Bahasa Jawa, disadur dari Brilio, Senin (31/5/2021).

39 Kata-Kata Bijak Berkelas Bahasa Jawa

Ilustras adat Jawa. (Photo by lanlanee on Pixabay)
Ilustras adat Jawa. (Photo by lanlanee on Pixabay)

1. "Manungsa mung ngunduh wohing pakarti."

(Kehidupan manusia baik dan buruk adalah akibat dari perbuatan manusia itu sendiri)

2. "Sak apik-apike wong yen awehi pitulung kanthi cara dedemitan."

(Sebaik-baiknya orang adalah yang memberi pertolongan secara sembunyi-sembunyi)

3. "Urip iku terus mlaku, bebarengan karo wektu, sing bisa gawa lakumu, supaya apik nasibmu."

(Hidup itu terus berjalan, bersamaan dengan waktu, yang bisa membawa tingkah lakumu biar nasibmu baik)

4. "Sabar iku ingaran mustikaning laku."

(Bertingkah laku dengan mengedepankan kesabaran itu diibaratkan sebuah hal yang sangat indah dalam sebuah kehidupan)

5. "Aja dadi uwong sing rumangsa bisa lan rumangsa pinter. Nanging dadiya uwong sing bisa lan pinter rumangsa."

(Jangan jadi orang yang merasa bisa dan merasa pintar, tetapi jadilah orang yang bisa dan pintar merasa)

6. "Yen urip mung isine isih nuruti nepsu, sing jenenge mulya mesti soyo angel ketemu."

(Jika hidup masih dipenuhi dengan nafsu untuk bersenang-senang, kemuliaan hidup akan makin sulit ditemukan)

7. "Aja mbedakake marang sak sapadha-pada."

(Hargai perbedaan, jangan membeda-bedakan sesama manusia)

8. "Ngapusi kui hakmu. Kewajibanku mung etok-etok ora ngerti yen mbok apusi."

(Berbohong itu hakmu. Kewajibanku hanya pura-pura tidak tahu kalau kamu berbohong)

9. "Ambeg utomo, andhap asor."

(Selalu menjadi yang utama, tapi selalu rendah hati)

10. "Witing tresno jalaran soko kulino. Witing mulyo jalaran wani rekoso."

(Bahwa cinta itu tumbuh lantaran ada kebiasaan, kemakmuran itu timbul karena berani bersusah dahulu)

39 Kata-Kata Bijak Berkelas Bahasa Jawa

Ilustrasi kata bijak bahasa Jawa (Photo by Fadhelife Photography Stock Photo Indonesia on Unsplash)
Ilustrasi kata bijak bahasa Jawa (Photo by Fadhelife Photography Stock Photo Indonesia on Unsplash)

11. "Dosa sing paling menyedihkan iku dosambat ora duwe duit."

(Dosa yang paling menyedihkan adalah saat mengeluh tidak punya uang)

12. "Uripmu koyo wit gedhang duwe jantung tapi ora duwe ati."

(Hidupmu seperti pohon pisang, punya jantung, tapi tak punya hati)

13. "Nek dipikir suwi suwi iku loro, nek dirsake yo tambah loro, loro tambah loro, papat."

(Kalau dipikir lama-lama sakit, kalau dirasakan tambah sakit)

14. "Nek ngomong ojo manis-manis, mundak cangkeme dirubung semut."

(Kalau bicara jangan manis-manis, nanti mulutnya diserbu semut)

15. "Kadang mripat iso salah ndelok, kuping iso salah krungu, lambe iso salah ngomong, tapi ati ora bakal iso diapusi."

(Terkadang mata bisa salah melihat, telinga bisa salah mendengar, mulut bisa salah mengucap, tapi hati tak bisa dibohongi dan membohongi)

16. "Sing wis lunga lalekno, sing durung teko entenono, sing wis ono syukurono."

(Yang sudah pergi lupakanlah, yang belum datang tunggulah, dan yang sudah ada syukurilah)

17. "Waktu adalah uang. Yen kancamu mbok jak dolan raono wektu, brarti wonge lagi ra duwe duit."

(Waktu adalah uang. Kalau temanmu tidak ada waktu untuk diajak jalan, artinya ia sedang tidak punya uang)

18. "Niat kerjo, ora golek perkoro. Niat golek rejeki, ora golek rai. Ora balapan, opo maneh ugal-ugalan."

(Niat bekerja, bukan cari perkara. Niat mencari rezeki, bukan cari perhatian belaka. Bukan balapan apalagi ugal-ugalan)

19. "Kacang iku gurih, tapi nek dikacangin iku perih."

(Kacang itu gurih, tapi kalau dikacangin itu perih)

20. "Gusti yen arek iku jodohku tulung cedakaken, yen mboten jodohku tulung jodohaken."

(Tuhan jika orang itu adalah jodohku tolong dekatkanlah dan jika bukan, tolong jodohkanlah)

Kata-Kata Bijak Berkelas Bahasa Jawa

Ilustrasi Jawa. (Unsplash/Agto Nugroho)
Ilustrasi Jawa. (Unsplash/Agto Nugroho)

21. "Akeh manungsa ngrasakaken tresna, tapi lali lan ora kenal opo kui hakekate atresna."

(Banyak manusia merasakan cinta, namun mereka lupa tidak mengenal hakikat cinta sebenarnya)

22. "Uwong duwe pacar iku kudu sabar ambek pasangane. Opo meneh sing gak duwe."

(Orang yang punya pacar itu haruslah bersabar dengan pasangan yang dimilikinya. Apalagi yang tak punya)

23. "Iso nembang gak iso nyuling, iso nyawang gak iso nyanding."

(Bisa nyanyi tidak bisa bermain seruling, bisa melihat tidak bisa mendampingi)

24. "Arek lanang iku kuoso milih, arek wadon kuoso nolak."

(Anak laki-laki bebas memilih, anak perempuan bebas menolak)

25. "Ben akhire ora kecewa, dewe kudu ngerti kapan wektune berharap lan kapan wektune kudu mandeg."

(Agar akhirnya tidak kecewa, kita harus mengerti kapan waktunya berharap dan kapan waktunya harus berhenti)

26. "Move on kuwi dudu berusaha nglalekke ya, tapi ngikhlaske lan berusaha ngentukke sing luwih apik luwih seko sing mbiyen-mbiyen."

(Move on itu bukan berusaha melupakan, tapi mengikhlaskan dan berusaha mendapatkan yang lebih baik dari sebelum-sebelumnya)

27. "Jarene wes ikhlas de'e karo sing liyo, kok iseh ngomong 'Nek Tuhan ra bakal mbales, karma sing mbales.' Mbok wes meneng wae luwih apik."

(Katanya sudah ikhlas dia dengan yang lain, kok masih bilang 'Kalau Tuhan nggak akan membalas, karma yang balas.' Udah diam saja lebih baik)

28. "Mbangun kromo ingkang satuhu, boten cekap bilih ngagem sepisan roso katresnan. Hananging butuh pirang pirang katresnan lumeber ning pasangan uripmu siji kui."

(Pernikahan yang sukses tidak membutuhkan sekali jatuh cinta, tetapi berkali-kali jatuh cinta pada orang yang sama)

29. "Nek jenenge sayang kuwi kudune ra nuntut pasangane dinggo 'dadi wong liyo' mung mergo kekurangane."

(Kalau namanya sayang itu harusnya tidak menuntut pasangannya jadi seperti orang lain hanya karena kekurangannya)

30. "Gusti iku cedhak tanpa senggolan, adoh tanpa wangenan."

(Tuhan itu dekat, meski tubuh kita tidak dapat menyentuh-Nya, jauh tiada batasan)

Kata-Kata Bijak Berkelas Bahasa Jawa

Ilustrasi Jawa. (Unsplash)
Ilustrasi Jawa. (Unsplash)

31. "Kawula mung saderma, mobah-mosik kersaning hyang sukmo."

(Lakukan yang kita bisa, setelahnya serahkan kepada Tuhan)

32. "Mohon, mangesthi, mangastuti, marem."

(Selalu meminta petunjuk Tuhan untuk meyelaraskan antara ucapan dan perbuatan agar dapat berguna bagi sesama)

33. "Natas, nitis, netes."

(Dari Tuhan kita ada, bersama Tuhan kita hidup, dan bersatu dengan Tuhan kita kembali)

34. "Ala lan becik iku gegandhengan, Kabeh kuwi saka kersaning Pangeran."

(Kebaikan dan kejahatan ada bersama-sama, itu semua adalah kehendak Tuhan)

35. "Gusti paring dalan kanggo uwong sing gelem ndalan."

(Tuhan memberi jalan untuk manusia yang mau mengikuti jalan kebenaran)

36. "Golek sampurnaning urip lahir batin lan golek kusumpurnaning pati."

(Kita bertanggung jawab untuk mencari kesejahteraan hidup di dunia dan akhirat)

37. "Gusti Allah paring pitedah bisa lewat bungah, bisa lewat susah."

(Allah memberikan petunjuk bisa melalui bahagia, bisa melalui derita)

38. "Urip kang utama, mateni kang sempurna."

(Selama hidup kita melakukan perbuatan baik maka kita akan menemukan kebahagiaan di kehidupan selanjutnya)

39. "Tresna kanggo manungsa mung amerga katresnane marang Gusti Allah sing nyipta'aken manungsa!"

(Cinta kepada seorang manusia hanya dikarenakan kecintaan kepada Allah Tuhan Semesta Alam yang telah menciptakan manusia)

Disadur dari: Brilio.net (Reporter: Dwiyana Pangesthi. Published: 12/10/2019)

Yuk, baca artikel kata-kata bijak berkelas lainnya dengan mengikuti tautan ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel