391 calon haji Kloter 2 Embarkasi Medan berangkat ke Tanah Suci

Sebanyak 391 calon haji Kloter 2 yang tergabung pada Embarkasi Medan, Sumatera Utara berangkat ke Tanah Suci Mekkah, Minggu (12/6), sekitar pukul 20.30 WIB.

Dari jumlah 391 calon haji itu, dari Labuhanbatu Selatan 119 orang, Kota Binjai 125 orang, Kota Tebing Tinggi 57 orang, Kabupaten Serdang Bedagai 74 orang, dan Kabupaten Karo 10 orang.

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi melepas keberangkatan 391 calon haji tahun 2022 Kloter I Embarkasi Medan ke Tanah Suci Mekkah.

"Para calon haji kloter satu ini diharapkan dapat melaksanakan ibadah haji dengan bersungguh-sungguh sehingga sukses," ucap dia dalam sambutannya ketika melepas jamaah calon haji Kloter I di Asrama Haji Medan, Sabtu (11/6).

Ia menyebutkan ibadah haji ini menyangkut fisik, karena itu jamaah haji agar benar-benar menjaga kesehatan sehingga tidak sampai mengalami sakit di Tanah Suci.

Baca juga: Petugas seksus tetap siaga di area tawaf tanpa seragam

Selain itu, jamaah calon haji agar mengikuti segala peraturan yang berlaku saat menunaikan ibadah haji.

"Saat melaksanakan tawaf, jamaah haji agar melaksanakan dengan baik dan bersungguh-sungguh," ucapnya.

Jamaah calon haji Kloter I berjumlah 391 orang, dengan rincian, dari Kabupaten Mandailing Natal 258 orang, Kabupaten Tapanuli Tengah 46 orang, Medan (Al-Mukhtar) 76 orang, dan Kabupaten Serdang Bedagai lima orang.

Data yang diperoleh, rombongan Embarkasi Medan yang akan diberangkatkan terdiri atas 3.777 orang haji regular, 20 orang PPIH kloter, 20 petugas kesehatan, lima pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) dan 20 petugas haji daerah (KDH).

Baca juga: Kabupaten Bogor berangkatkan 404 calon haji
Baca juga: Komisi VIII DPR: Pelayanan haji Embarkasi Medan harus maksimal
Baca juga: Lembaga Muthawif Haji Asia Tenggara tingkatkan layanan haji 2022

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel