4.099 Keluarga Terdampak Banjir di Medan, 5 Orang Meninggal Dunia

Daurina Lestari, Putra Nasution (Medan)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan mencatat – hingga Jumat malam, 4 Desember 2020 pukul 20.20 WIB – sebanyak 4.099 kepala keluarga atau 12.383 warga terkena dampak banjir. Begitu pula ribuan rumah yang tersebar di 9 Kecamatan di Kota Medan, Sumatera Utara, terendam banjir.

Kesembilan kecamatan di Kota Medan yang terendam banjir, yakni Medan Helvetia, Medan Petisah, Medan Polonia, Medan Baru, Medan Selayang, Medan Johor, Medan Maimun, Medan Barat, dan Medan Labuhan.

"Kota Medan diguyur hujan kembali dari pukul 17.00 WIB hingga saat ini, dan debit air di beberapa lokasi sudah sudah mengalami penurunan yang signifikan," ungkap Sekretaris BPBD Kota Medan, Nurly.

Dia menjelaskan meski Kota Medan diguyur hujan, muka air daerah aliran sungai (DAS) Sunggal, Babura, Deli dan ?Denai sudah mengalami penurunan mencapai 200 cm. Sehingga kawasan yang digenangi air ikut berangsur surut juga.

"Sebanyak 4.099 KK atau 12.383 jiwa atau 2.246 rumah di 9 Kecamatan 13 Kelurahan yang terdampak pada banjir tersebut," tutur Nurly.

Baca juga: KPK Ungkap Fakta-fakta Korupsi Pengadaan Pesawat dan Mesin Garuda

Akibat banjir ini, dilaporkan lima orang meninggal dunia, terdiri anak-anak 1 orang, 3 pria dan seorang perempuan. Kemudian, dua orang dinyatakan hilang dalam musibah banjir ini. Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian dan evakuasi.

"Sebanyak 181 jiwa sudah berhasil dievakuasi dengan rincian, anak-anak 50 jiwa, balita 38 jiwa, dewasa 67 jiwa, dan lansia 26 jiwa," jelas Nurly.

Seanjutnya, BPBD beserta stakeholder terkait, TNI/ Polri ,PMI dan relawan kemanusiaan terus memantau dan stanby di seputaran DAS hingga situasi aman dan terkendali di lokasi banjir.

"PUSDALOPS BPBD terus memantau dan melakukan pengecekan dan pendataan di lapangan untuk menginventarisir kerusakan sarana prasarana. Aparat gabungan bersama-sama mengatasi dampak akibat bencana," katanya. (ren)