4.837 di DKI Dapat Remisi Lebaran termasuk Anak dan Perempuan

·Bacaan 1 menit

VIVA – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) DKI Jakarta, Ibnu Chuldun mengatakan, sebanyak 4.837 orang narapidana (napi) di lembaga pemasyarakatan, rumah tahanan dan lembaga pemasyarakatan khusus anak (LPKA) di wilayah hukumnya memenuhi syarat untuk diusulkan remisi khusus Idul Fitri Tahun 2021.

Dia menjelaskan, lapas, rutan dan LPKA di wilayah DKI Jakarta yang berkapasitas sebesar 5.791 orang per tanggal 11 Mei 2021 berisikan penghuni sebanyak 18.138 orang. Jumlah tahanan sebanyak 5.411 orang dan narapidana sebanyak 12.727 orang.

"Sehingga, jumlah persentase narapidana yang menerima remisi sebanyak 38 persen," ucap Ibnu kepada wartawan soal remisi Lebaran, Kamis 13 Mei 2021.

Jika dirinci, napi paling banyak yang dapat remisi berasal dari Lapas Kelas I Cipinang dengan jumlah 1.067 orang. Disusul Lapas Narkotika Kelas II A Jakarta dengan jumlah 1.057 orang. Ketiga, adalah Lapas Kelas II A Salemba dengan total 1.014 orang. Kemudian, 936 orang dari Rutan Kelas I Cipinang.

Lalu ada 446 orang dari Rutan Kelas I Jakarta Pusat. Dibawahnya ada dari Rutan Kelas I Pondok Bambu dengan 143 orang. Selanjutnya ada 135 orang dari Lapas Perempuan Kelas II A Jakarta. Yang terakhir dari LPKA Kelas II Jakarta sebanyak 49 orang.

Dirinya menambahkan, perayaan Idul Fitri tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Meskipun masih dalam masa pandemi COVID-19 namun tahun ini perwakilan warga binaan mendapatkan kesempatan salat Idul Fitri berjamaah di lapangan di dalam lapas, rutan, dan LPKA.

Lanjutnya, saalat Idul Fitri berjamaah dilakukan dengan ketentuan menerapkan protokol kesehatan dengan jumlah hanya 50 persen dari kapasitas dan menjaga jarak antarjemaah. Hal ini tidak dilakukan pada Hari Raya Idul Fitri tahun 2020 yang saat pandemi baru terjadi.

"Tentu saja kebijakan ini menjadi suatu kebahagiaan tersendiri bagi warga binaan," katanya lagi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel