4 Alasan Ada Kata-Kata Nyeleneh di Bagian Belakang Truk

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Saat sedang berkendara di Ibukota, Anda tentu sering melihat kata-kata nyeleneh yang tertulis di bagian belakang truk. Apalagi saat macet, kata-kata yang tertulis di kendaaran besar di depan bisa jadi sangat menghibur.

Kata-kata tersebut biasanya berupa sticker yang ditempel atau dilukis menggunakan cat. Ada yang berisi kata-kata bijaksana, himbauan berkendara, sampai curhatan galau si sopir.

Tidak sedikit dari kata-kata tersebut yang menggelitik hati dan jadi perbincangan di dalam mobil. Kata-kata nyeleneh ini bisa berisi makna yang mendalam bagi si pengukir atau sopir itu sendiri. Hal ini memang sudah umum bahkan sangat biasa jadi pemandangan di tengah jalan.

Memang belum ada jawaban pasti mengapa ada tulisan di truk. Berikut ini mungkin adalah alasan mengapa ada kata-kata nyeleneh di truk.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

1. Bosan

6 Tulisan di Belakang Truk Demi Istri Ini Romantis, Bikin Baper (sumber: 1cak)
6 Tulisan di Belakang Truk Demi Istri Ini Romantis, Bikin Baper (sumber: 1cak)

Pekerjaan selama berjam-jam bahkan berhari-hari di jalan bisa jadi sangat membosankan. Apalagi jauh dari orang-orang tercinta membuat pekerjaan terasa sangat berat untuk dijalani.

Dengan adanya sedikit hiburan di truk-truk lainnya di depan, kiri dan kanan, mungkin akan menghilangkan sedikit suntuk yang dirasakan oleh pengendara truk. TIdak hanya bagi sesama sopir truk, kita yang berkendara di belakang truk juga ikut terhibur. Selain itu, lukisannya juga bisa dianggap sebagai seni. Kira-kira, ada kompetisi melukis bak truk nggak ya?

2. Motivasi

6 Tulisan di Belakang Truk Demi Istri Ini Romantis, Bikin Baper (sumber: setia1heri)
6 Tulisan di Belakang Truk Demi Istri Ini Romantis, Bikin Baper (sumber: setia1heri)

Selain kata-kata nyeleneh yang dapat dijumpai di bak truk, kadang juga bisa ditemukan kata-kata motivasi bagi pengendara truk itu sendiri. Kata-kata tersebut tidak sedikit yang membuat kita haru saat membacanya. Tentu saja, masih dalam konteks humoris.

Memang menarik, mengingat bahwa sopir-sopir truk juga punya impian yang hendak dicapai. Kata-kata motivasi ini biasanya melibatkan kata 'istri' atau kata-kata lain terkait truk. Beberapa juga berhubungan dengan spiritual yang melibatkan ketuhanan. Sangat kreatif.

3. Bisa Jadi Iklan Layanan Masyarakat

6 Tulisan di Belakang Truk Demi Istri Ini Romantis, Bikin Baper (sumber: Twitter/peredastres)
6 Tulisan di Belakang Truk Demi Istri Ini Romantis, Bikin Baper (sumber: Twitter/peredastres)

Masih dalam selera humor mamang-mamang sopir truk, sebetulnya kata-kata di belakang truk sangat berkesan. Termasuk himbauan menggunakan masker pada masa pandemi yang dibalut dalam pantun lucu.

Jika pada iklan masyarakat dari pemerintah terkesan sangat membosankan, tulisan di bak truk ini mungkin menarik dan efektif. Jika dilihat lebih dalam, mengiklankan produk atau layanan masyarakat di truk bisa sangat potensial, kan.

4. Pertunjukan Humor

6 Tulisan di Belakang Truk Demi Istri Ini Romantis, Bikin Baper (sumber: 1cak)
6 Tulisan di Belakang Truk Demi Istri Ini Romantis, Bikin Baper (sumber: 1cak)

Banyak sopir yang punya sisi humoris, tetapi mungkin tidak sempat untuk disalurkan. Walaupun ada waktu untuk mengungkapkan sisi humornya, butuh konteks yang tepat.

Salah satu ajang humor yang tidak membutuhkan konteks khusus adalah dengan menampilkannya di belakang bak truk. Tidak sedikit sopir lain yang tergerak untuk membuat kata-kata yang lebih nyeleneh dari truk sebelah. Kata-kata berbahasa Inggris yang salah penggunaan secara tata bahasa biasanya menjadi favorit.

Terima kasih kepada para sopir truk dengan kreativitas tanpa henti mengukir kata-kata ini. Jasanya mengantarkan barang antarkota juga sangat berguna bagi negeri.

Penulis: Anastasia Merlinda

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel