4 Alasan Anda Sebaiknya Berhenti Menggunakan Tisu Toilet

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Tisu toilet sepertinya sangat penting untuk kebersihan kamar mandi. Namun, kenyataannya, di banyak negara Asia, orang bahkan tidak memilikinya di kamar mandi mereka.

Ketika berbicara tentang tisu toilet, kebanyakan dari kita menginginkan gulungan tisu yang paling lembut dengan bau yang paling harum, tetapi kemungkinan besar dari kita tidak memikirkan bahwa itu mungkin bukan cara paling sehat untuk menjaga kebersihan.

Menggunakan tisu toilet mungkin bukan pilihan terbaik untuk kesehatan Anda. Dilansir dari Brightside, berikut deretan alasan mengapa Anda sebaiknya berhenti menggunakan tisu toilet.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

1. Bisa Mengiritasi Bagian Pribadi Anda

Aktivitas di Toilet Ini Berdampak Buruk Pada Kesehatan (Sumber: Pixabay)
Aktivitas di Toilet Ini Berdampak Buruk Pada Kesehatan (Sumber: Pixabay)

Penting untuk membaca label ketika Anda membeli produk tertentu. Namun bahan kimia berbahaya yang disebut formaldehida sering digunakan dalam tisu toilet untuk membuatnya lebih kuat dan lebih lembut. Formaldehida bisa sangat mengiritasi bagian pribadi Anda dan juga dapat menyebabkan mata, kulit, dan tenggorokan Anda menjadi lebih sensitif.

2. Dapat Memicu Alergi

Ilustrasi Toilet Umum (pixabay.com)
Ilustrasi Toilet Umum (pixabay.com)

Tisu toilet beraroma pasti harum dan bisa menjadi tambahan yang bagus untuk kamar mandi Anda, tetapi parfum yang menarik ini sebenarnya dapat menyebabkan alergi.

Untuk membuat tisu toilet berbau seperti taman musim semi, perusahaan sering menggunakan wewangian buatan yang dapat mengganggu pH sehat pada bagian pribadi Anda dan bahkan menyebabkan infeksi jamur.

3. Dapat Mempengaruhi Kesehatan Reproduksi Anda

Ilustrasi Toilet (pixabay.com)
Ilustrasi Toilet (pixabay.com)

Membeli tisu toilet daur ulang mungkin tampak seperti hal biasa, tetapi seringkali mengandung pengganggu endokrin kuat yang disebut bisphenol A, atau BPA.

BPA secara kimiawi mirip dengan hormon estrogen yang sangat penting untuk kesuburan dan fungsi rahim. Karena meniru estrogen, BPA dapat menyebabkan masalah dengan reproduksi. Faktanya, menghindari BPA adalah salah satu hal pertama yang direkomendasikan para ahli medis kepada wanita yang ingin memulai sebuah keluarga.

4. Tidak Membersihkan dengan Optimal

Ilustrasi (sumber: Pixabay)
Ilustrasi (sumber: Pixabay)

Meskipun tisu toilet seharusnya memberi Anda kebersihan, itu mungkin bukan cara yang paling efektif untuk membersihkan bagian pribadi Anda.

Selain menyebabkan iritasi, menyeka dengan tisu toilet juga berisiko menyebarkan kuman dan kotoran ke tangan dan kuku Anda. Menggunakan bidet, misalnya, mungkin merupakan cara yang lebih baik untuk tetap bersih, dan karena yang Anda gunakan hanyalah air, itu juga lebih lembut di kulit Anda.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel