4 Alasan Berhenti Menangisi Cinta Sepihak Bisa Mendewasakanmu

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Saat cinta kita ternyata bertepuk sebelah tangan, pastinya ada rasa sedih dan terluka yang teramat dalam. Tidak mendapatkan balasan cinta yang sama pastinya akan membuat kita merasa terabaikan. Namun, menangisinya terlalu lama pun hanya akan buang-buang waktu saja.

Bersedih secukupnya. Ambil waktu secukupnya untuk memulihkan perasaan. Tapi setelah itu jangan terlalu banyak menggantungkan diri pada harapan-harapan kosong. Berhenti menangisi cinta sepihak bisa membantumu jadi perempuan yang lebih dewasa.

1. Menyadari bahwa Urusan Hati dan Perasaan Tak Bisa Dipaksakan

Tak perlu terlalu lama mengorbankan perasaan untuk seseorang yang tidak bisa diharapkan. Cinta dan perasaan tak bisa dipaksakan. Memaksa dia untuk mencintaimu hanya akan melukai dirimu sendiri. Jika memang nantinya dia memang jodohmu, pasti akan ada jalan yang terbuka untuk mempermudah jalanmu. Sudahi tangismu dan rangkai kembali harapan hidup yang lebih baik.

2. Lebih Peka dengan Prioritas Hidup yang Lebih Penting

“Never fall in love with someone that won't fight for you because when the real battles begin they won't pull your heart to safety, but they will their own.”― Shannon L. Alder

Sudahi harapan kosong. Jika dia memang tak mencintaimu, maka tak perlu terlalu memaksakan diri. Justru ini jadi momen untuk lebih peka dengan prioritas hidup yang lebih penting. Saatnya untuk mengerahkan energi dan waktu untuk hal-hal yang lebih penting dan berharga dalam hidup.

3. Punya Lebih Banyak Kesempatan untuk Mencintai Diri Sendiri

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/wilaiporn+Hancharoenkul
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/wilaiporn+Hancharoenkul

Begini, saat cinta dan perasaanmu bertepuk sebelah tangan, maka berikan cinta pada seseorang yang tak akan menolak cintamu. Orang tersebut adalah dirimu sendiri. Ketika orang yang kamu suka tak punya perasaan istimewa padamu, di bakal melanjutkan dan menjalani hidupnya sendiri. Dia tak akan terlalu peduli lagi padamu. Jadi kalau masih menangisinya, ya kita sendiri yang bakal capek. Waktu kita akan terbuang percuma. Mending manfaatkan waktu dan kesempatan yang ada untuk lebih mencintai diri sendiri.

4. Berlatih untuk Tidak Terus Menerus Menyalahkan Keadaan

Relakan dan lepaskan saja cinta yang sepihak itu. Memang tidak mudah rasanya untuk bisa benar-benar pulih dari rasa galau bila terus menyalahkan keadaan. Hati dan perasaan seseorang tak bisa kita ubah semudah membalikkan telapak tangan. Kalau dia memang tak mencintaimu, maka kamu tak bisa terus menekannya. Selain itu, tak usah pula menyalahkan dia yang tak peka terhadap perasaanmu. Jangan juga menyalahkan dirimu sendiri yang telanjur mencintainya. Tak perlu menyalahkan keadaan atau situasi yang ada.

Semoga kamu bisa segera menemukan cinta sejatimu, ya. Selalu ada ruang dan kesempatan untuk memulihkan diri.

#ElevateWomen